Jakarta love Story

Jakarta love Story
Reynad bertemu Kevin


__ADS_3

Kayla yang keluar dengan tersenyum bahagia karena Reynad yang sudah sadar dan dia hendak memberitahukan kepada orang tuanya.


“Tante, om, kak Reynad sadar”ucap kayla yang baru saja keluar dari ruangannya Reynad dan memberitahukan keadaan Reynad bahwa Reynad yang sudah sadar.


“Bener sayang Reynad sadar?”tanya Bu Amelia yang kaget karena mendengar anaknya yang sadar padahal tadi ia belum sadar.


“Iya tante kak Rey udah sadar kok, tante temuin kak Rey aja dulu, nanti kayla kesana lagi”ucap kayla yang mempersilahkan Bu Amelia masuk karena memang seharusnya orang tuanya yang harus berada disana bukan dirinya karena kasihan juga karena Bu Amelia yang sudah menunggu sang anak sadar sedari kemarin.


“Yaudah tante sama om masuk yah, kamu tunggu dulu”ucap Bu Amelia yang masuk bersama dengan pak Revan sedangkan kayla dan yang lainnya menunggu di luar, sebenarnya kayla masih rindu kepada Reynad tetapi ia tidak boleh egois karena pasti orang tuanya juga ingin menemuinya.


Bu Amelia dan pak Revan masuk ke dalam ruangannya Reynad dan benar saja Reynad memamg sudah sadar walaupun kondisinya yang masih belum membaik tetapi Bu Amelia berharap ini adalah keajaiban dari Tuhan. Bu Amelia berharap anaknya panjang umur dan dapat menemaninya sampai tua nanti.


“Rey sayang kamu sadar nak”ucap Bu Amelia sambil berlari menuju anaknya karena dia Masih tak percaya kalau Reynad sudah sadar.


“Iya mah Rey udah sadar, Maafin Rey yah mah pah karena Rey buat kalian khawatir”ucap Reynad yang merasa bersalah karena dia lagi dan lagi membuat orang tuanya khawatir.


“Jangan bilang begitu Rey, papah gak pernah merasa di repotkan oleh kamu, papah berharap kamu sembuh sayang”ucap pak Revan yang tidak pernah keberatan walau apapun yang harus ia lakukan agar anaknya yang sembuh total.


“Iya Rey, jangan mikirin apa-apa yah, pokoknya mamah pengen kamu semangat untuk sembuh”ucap Bu Amelia sambil menggenggam tangan anaknya itu.


“Iya mah. Semoga Rey sembuh yah mah”ucap Reynad sambil tersenyum kepada kedua orang tuanya dan ia juga yang bahagia karena dia masih di berikan kesempatan untuk sadar kembali.


“Iya sayang, Maafin mamah yah Rey karena mamah gak bisa jaga amanat buat Enggak kasih tau kayla, karena kayla sendiri yang datang kerumah sakit bersama dengan Ervan dan Nathan”ucap Bu Amelia menjelaskan mengapa kayla berada disini.

__ADS_1


“Gak apa-apa mah, Rey juga bahagia karena melihat kayla, dan karena kayla pun Rey semangat untuk hidup”ucap Reynad tersenyum agar orang tuanya tidak merasa bersalah.


“Itu ada temen kamu juga nunggu kamu mau ketemu mereka ?”tanya Bu Amelia takutnya Reynad ingin bertemu dengan sahabatnya agar ia juga semangat dalam menjalani hidup.


“Memangnya di luar ada siapa mah?”tanya Reynad sambil melihat ke jendela luar.


“Di luar ada Kevin juga Rey, dia tampak khawatir sama kamu”ucap bu Amelia berbicara.


“Mah boleh Reynad berbicara dengan Kevin?”tanya Reynad karena dia ada hal yang harus ia bicarakan dengan Kevin.


“Boleh sayang, Yaudah mamah sama papah keluar dulu yah panggil Kevin, kalau ada apa-apa kamu panggil mamah aja yah”ucap Bu Amelia yang hendak keluar karena harus bergantian bertemu dengan Reynad.


“Iya Rey papah keluar dulu yah”ucap pak Revan berpamitan dan ia juga keluar sedangkan kayla masih terus berdoa semoga saja Reynad beneran sembuh.


“Nak Kevin, kalau mau melihat Reynad boleh masuk”ucap pak Revan menyampaikan pesannya dari Reynad.


“Tidak nak Kevin, Reynad sendiri yang ingin menemuin nak Kevin”ucap pak Revan menjelaskan.


“Yaudah kalau begitu, saya masuk dulu”ucap Kevin yang akan segera masuk ke dalam ruangannya Reynad.


“Kak Kevin ingat yah jangan bertengkar”ucap kayla karena setaunya mereka suka bertengkar ketika bertemu.


“Iya kayla siap”ucap Kevin yang berjalan menuju ruangannya Reynad dan ia masuk, Reynad melirik ke arah Kevin yang masuk, Kevin pun duduk di kursi dekat ranjangnya Kevin agar enak untuk berbicara.

__ADS_1


“Gimana keadaan lo?”tanya Kevin memulai obrolan padahal dia juga yang masih canggung ketika harus bertemu dengan Reynad.


“Gue udah lumayan”ucap Reynad berbicara sambil melirik ke arahnya kevin yang duduk disampingnya.


“Oh yah, kata om Revan ada yang mau lo bicarakan sama gue?”tanya kevin karena dia yang masih penasaran mengapa Reynad menyuruhnya masuk.


“Gue cuman mau minta tolong sama lo, lo mau kan tolongin gue?”tanya Reynad karena takutnya kevin akan menolak.


“Minta tolong apa? Selagi gue bisa pasti gue tolongin jangan khawatir”ucap kevin yang sudah memaafkan Reynad apalagi dengan keadaan Reynad yang seperti ini.


“Gue mau tanya dulu sama lo, lo beneran tunangan sama Rose?”tanya Reynad yang terbaring.


“Kenapa lo tanya begitu”ucap kevin karena penasaran mengapa Reynad tiba-tiba bertanya seperti itu hal yang sangat tidak penting baginya dan sangat malas untuk dia membahasnya.


“Jawab aja Vin”ucap Reynad yang kesal karena kevin yang malah bertanya kembali.


“Enggak, gue gak tunangan sama dia kok, Amit-amit gue sama dia”ucap kevin yang memikirkannya pun sudah membuatnya merinding apalagi kalau sampai benar ia bertunangan dengan Rose yang ada dia demam.


“Tapi lo masih sayang sama kayla?”tanya Reynad yang ingin tau perasaan kevin apakah kevin masih menyayangi kayla atau tidak.


“Apaan sih ko nanya aneh terus. Efek obat kali yah”ucap kevin karena makin lama sahabatnya makin bertanya yang aneh-aneh.


“Gue gak aneh. Gue bertanya yang bener sama lo”ucap Reynad yang kesal karena lagi-lagi kevin yang tidak menjawabnya apalagi dia yang sudah lelah untuk bertanya.

__ADS_1


“Enggak, lo santai aja gue gak akan Rebut kayla dari lo”ucap kevin yang ia berpikiran bahwa Reynad takut kalau ia mengambil kayla kembali sebenarnya kevin ingin kembali bersama dengan kayla hanya saja dia tak mungkin nikung sahabatnya apalagi sahabatnya yang sedang sakit parah. Kalau memang kayla bisa menjadi obat untuk sahabatnya semangat hidup ia akan mencoba merelakan kayla bersama dengan orang lain walaupun hatinya sangat sulit menerima ini semua.


“Bukan begitu Vin, seandainya lo masih suka sama kayla gue akan kembaliin kayla buat lo”ucap Reynad yang sudah pasrah dengan apa yang terjadi karena memang dia yang tidak ada harapan hidup, walaupun ia tidak bisa bersama kayla tetapi dia sudah sangat lega karena kayla yang masih dicintai oleh orang lain sehingga hidup kayla tidak akan kesepian.


__ADS_2