
Mereka berphoto bersama dengan sangat bahagia, berbeda dengan Rose yang masih tampak bersedih walaupun ia yang sudah berusaha bahagia.
“Kak Rose, terima kasih udah Lepasin kak Kevin, Fanie yakin kak Rose akan mendapatkan orang yang lebih baik”ucap stefanie yang duduk bersama dengan Rose.
“Iya sama-sama”ucap Rose yang hanya bisa bicara seperti itu, memang tak segalanya apa yang kita inginkan harus menjadi kenyataan.
Rose mencoba makan tapi rasa mualnya yang tak tertahankan, rasanya ia ingin muntah sekali.
“Gue ketoilet yah”ucap Rose yang berlari begitu saja dan membuat semua orang yang berada di sana tampak bingung.
“Kak Rose kenapa?”tanya stefanie khawatir.
“Udahlah Biarin aja, palingan dia masuk angin”ucap edwar yang biasa saja.
Pak Richad dan Bu meylani juga datang walaupun mereka kecewa karena Kevin yang tidak menikah dengan Rose tapi sebagai rekan bisnis ia juga harus datang untuk menghormati orang yang mengundangnya.
“Terima kasih pak richad sudah hadir”ucap pak David yang walaupun masih terasa canggung dan bersalah karena membatalkan perjodohan antara Kevin dan juga Rose.
“Terima kasih bu meylani sudah datang, semoga Rose mendapatkan orang yang lebih baik dari pada Kevin yah”ucap bu liliana yang merasa bersalah karena anaknya yang tidak menikah dengan Rose.
“Iya makasih bu liliana sudah mendoakan Rose. Selamat juga yah akhirnya Kevin menemukan jodohnya juga”ucap bu meylani yang sudah tidak kebetanan, namanya juga perjodohan bisnis ada yang berjalan sesuai keinginan ada yang tidak.
“Makasih om udah datang. Maaf Kevin mengecewakan om”ucap Kevin bagiaman pun juga dia sudah kenal dengan keluarga Rose.
“Tenang aja Vin, om memakluminya, om harap kalian bahagia”ucap pak richad yang tidak bisa mempermasalahkannya.
Mereka turun dari pelaminan begitu banyak tamu yang datang teman sekolahnya Kevin yang cukup banyak begitupun dengan kayla belum juga rekan kerja mereka yang datang.
Kayla sudah sangat pegal karena sedari tadi ia berdiri karena tamu yang tak kunjung selesai.
__ADS_1
“Kak kayla pegel?”ucap kayla yang duduk karena pegal.
“Sabar sayang bentar lagi yah”ucap Kevin mencoba menguatkan kayla.
Tak lama di sela-sela obrolan mereka Rose baru datang dan mengucapkan selamat, Rose reflek memeluk Kevin karena kapan lagi ia bisa memeluk Kevin. Ini mungkin adalah pelukan terakhir kalinya karena kedepannya ia tidak bisa berdekatan dengan Kevin karena dia tak ingin menjadi pelakor sedangkan kayla yang melihat Kevin di peluk oleh orang lain tampak kaget karena ia yang tak berpikir kalau akan memeluk suaminy tersebut.
“Rose lepasin”ucap Kevin yang malu dan juga tak enak dilihat orang apalagi kayla.
“Vin. Gue cuma mau peluk lo aja untuk terakhir kalinya”ucap Rose memeluknya dengan erat. Orang yang sangat ia cintai menikah dengan orang lain.
“Lepasin”ucap Kevin mencoba melepaskan keliannya Rose dan Rose akhirnya melepaskan pelukan dari Kevin.
“Selamat yah kayla, kamu pemenangnya”ucap Rose dengan tersenyum tipis.
“Iya kak terima kasih udah datang, semoga kak Rose segera mendapatkan pendamping yang terbaik”ucap kayla tersenyum.
“Aamiin kayla”ucap Rose yang turun dari pelaminan setelah memberikan selamat kepada Kevin dan juga kayla.
“Kalian gak ada niatan pulang?”tanya Kevin dan kayla yang mendekat ke arah meja mereka yang sedang berbincang asik.
“Santai aja kali Vin. Gak usah ngusir”ucap edwar sambil melihat ke arahnya Kevin.
“Iya Vin, lo gak sabaran banget pengen unbo**** kayla, santai dulu napa”ucap Nathan sambil melihat ke arahnya Kevin sedangkan kayla tampak memerah karena menahan rasa malunya.
“Iya kak Kevin udah mau e**k-e**k yah? Ngobrol dulu kak gak sabaran banget”ucap Lisa yang memang sudah mengerti.
“Apaan sih aku gak ngerti?”tanya stefanie dengan polosnya.
“Itu panik pokoknya enak deh nanti ketagihan”ucap Nabila yang semakin memperjelas saja apa keinginan Kevin.
__ADS_1
“Udah ah, aku gak ngerti”ucap Stefanie yang malas berpikir.
“Ajarin ed”ucap Rizky tertawa sedangkan stefanie tampak kesal, kayla tampak memerah.
“Udahlah, nanti juga kalian ngalamin”ucap Nathan yang tidak memperpanjang.
“Vin? Lo gak undang nasya?”tanya Nabila karena tidak ada kehadiran nasya di pernikahan kayla dan juga Kevin.
“Gue undang kok, cuman gue gak tau kenapa dia gak datang”ucap Kevin yang memang hampir semua temannya dia undang termasuk nasya.
“Mungkin malas ketemu lo van”ucap edwar sambil melihat ke arahnya Ervan.
“Van lo belum bujuk nasya ?”tanya Nathan yang memang di rumah tidak ada waktu untuk mengobrol bersama dengan Ervan.
“Gue belum ada waktu lain kali aja”ucap Ervan yang cenderung cuek.
“Lo gila yah van, lo gak sayang apa sama nasya? Lo pacaran bukan hanya satu bulan atau dua bulan tapi lo udah hampir 9 tahun”ucap Nabila yang tak habis pikir dengan pikiran dari Ervan laki-laki yang cuek ya minta ampun.
“Udahlah gue gak mau bahas dia, kalau jodoh pun pasti bertemu lagi”ucap Ervan dengan cueknya.
“Tapi van, jodoh juga harus di jemput sebelum keduluan orang lain, kalau Enggak mungkin kayla juga gak akan nikah sama gue dan bakalan nikah sama Joseph tapi gue berusaha buat dia balik lagi”ucap Kevin yang tak habis pikir dengan pemikiran dari sang kakak iparnya tersebut.
“Iya kak bener, gue juga kan sama Nabila, gue yang jemput walaupun kita beda usia dan sering berantem”ucap Rizky sambil tersenyum melihat sang istri ia tak menyangka kalau ia akan menikah dengan Nabila, padahal dahulu geng Nabila yang selalu membuatnya marah karena menganggu kayla terus.
“Udahlah gue gak mau bahas, kalau bukan jodoh gue yah apa boleh buat, gue pamit masih banyak urusan”ucap Ervan yang pergi meninggalkan semuanya. ”oh yah Vin, lo pelan-pelan yah jangan sampai kayla kesakitan”ucap Ervan pergi begitu saja.
“Iya bener gue baru ingat, jangan kasar-kasar yah, kasihan kayla”ucap Nathan sambil tertawa.
“Apaan sih kalian nakut-nakutin kayla, kalau gini kan gue bisa gagal”ucap Kevin.
__ADS_1
“Udahlah, selamat un****ng, gue balik, ayo sayang kita juga udah seminggu Enggak”ucap Rizky yang menarik tangannya Nabila.
“Makin aneh aja. Ayo kak pulang, jangan ganggu kak Kevin, kayla aku pamit yah”ucap stefanie berpamitan, ia juga yang sebentar lagi juga anak menikah.