Jakarta love Story

Jakarta love Story
39


__ADS_3

Ervan dan nasya yang baru datang karena tadi mampir sebentar ke toko buku langsung datang kesini dan alangkah terkejutnya saat melihat bahwa cafe ini adalah cafe terapat kayla bekerja Ervan yang sudah mulai gelisah ada yang tidak beres dia langsung masuk ke dalam cafe meninggalkan nasya.


“Van tungguin”ucap nasya heran kenapa Ervan buru-buru masuk


Ervan masuk dan seperti yang dia pikirkan kayla yang sedang di marahan oleh Silvi dan teman-temannya.


“Loe apain adik gue”ucap Ervan yang sudah emosi


“Ternyata loe tau adik loe kerja disini”ucap Silvi


“Loe gak apa-apa kan?”tanya Ervan sambil berjalan menghampiri kayla


“Enggak kak”ucap kayla


“Van loe tau kayla kerja disini?”tanya Nathan


“Iya gue tau”ucap Ervan


“Kenapa loe gak bilang sama gue bahwa kayla kerja disini?”tanya Kevin


“Aku yang minta kak Ervan buat rahasiain ini dari kak Kevin”ucap kayla


“loe gak pernah anggap gue ini ada hah”ucap Kevin yang mulai marah


“Maafin kak, bukan maksud kayla begitu”ucap kayla


“Udahlah gue gak mau dengerin loe lagi”ucap Kevin seraya berjalan meninggalkan kayla


“Kak”panggil kayla


“Ada apa ini?”tanya nasya”kayla kenapa ?”tanya nasya


“Gak apa-apa kok kak”ucap kayla


“Kayla kejar dulu kak Kevin yah”ucap kayla sambil meninggalkan mereka semua


“Eh loe pelayan mau kemana, tanggung jawab ini”ucap Silvi


“biar saya yang beresin aja mbak”ucap Nadya


“Gak usah, gue pengen ya kayla”ucap Silvi


“Dari pada loe marah-marah terus lebih baik kita pesen gue lapar”ucap Nabila


“kalian pesen aja sepuasnya”ucap Silvi


Di luar cafe.


“Kak Maafin aku”ucap kayla


Kevin yang masih terdiam tak menghiraukan ucapan kayla.


“Kaka please Maafin aku, aku salah kak”ucap kayla sedangkan Kevin melaju dengan motornya sambil menahan emosi yang memuncak.


“Dia Anggap gue apa hah”batin Kevin


Lalu Kevin kembali ke dalam.


”loe gak apa-apa kan ?”tanya Nathan

__ADS_1


“Enggak kak”ucap kayla


“Gue gak tau loe kerja disini”ucap stefanie


“iya Maafin kita yah”ucap Lisa


“Gak apa-apa kalian makan aja”ucap kayla


“Yakin gak apa-apa?”ucap Rizky


“Gak apa-apa, kak Ervan, kak Nathan, kak edwar, kak nasya kalian juga makan yah jangan hiraukan kayla, kayla beres ini dulu yah”ucap kayla seraya memunguti pecahan kaca dan mengelap lantai.


“Dasar gadis miskin”ucap Silvi


”so so an kaya sekolah di tempat elit, ternyata miskin”ucap Sarah


“Apa loe bilang hah”ucap Nathan”nyesel gue kesini”


“Emang kenyataan nya kan”ucap Silvi


“Kak udah kak, kayla gak apa-apa kok”ucap kayla


“Kayla loe pulang sekarang juga sama Kaka”ucap Ervan


“Tapi kak, kayla kerja”ucap kayla


“Iya kayla pulang sekarang”ucap Lisa


“Gue gak mood van, gue juga pulang”ucap edwar


“Kan aku kerja, bagaimana kalau di pecat?”tanya kayla


“Bentar kak, kayla ganti baju dulu”ucap kayla yang mau tidak mau harus mengikuti Ervan


“Ayo Lisa, nasya pulang”ucap Ervan


“Kita juga pulang aja”ucap stefanie


“Iya gue juga pulang”ucap Rizky


Mereka pun akhirnya pulang, sedangkan Silvi bahagia bagaimana tidak dia sudah bisa menghancurkan hubungan kayla dan Kevin.


“Kita lanjut makan aja”ucap Silvi kepada yang lainnya


Mereka pun akhirnya makan tanpa menghiraukan yang lainya yang pulang.


Sementara Ervan, nasya, kayla dan Lisa pun pulang menggunakan mobilnya.


“Kak boleh kayla di turunan di depan gak?”tanya kayla


“Kamu mau kemana?”tanya Ervan


“Mau ke rumah Ka Kevin dulu”ucap kayla yang merasa tidak enak terhadap Kevin


“Kevin gak akan ada di rumahnya kalau lagi galau gini”ucap Ervan


“Terus dimana?”tanya Ervan


“Di Apartemen tempat kita kumpul”ucap Ervan

__ADS_1


“Boleh kayla kesana kak”tanya kayla


“Nanti Kaka anterin aja selesai nganterin nasya”ucap Ervan


“Gue pengen ikut juga, gue pengen tau apartemen tempat kalian kumpul”ucap Nasya


“Iya gue juga pengen, ya kali aja ada kak Nathan”ucap Lisa


“Modus loe”ucap Ervan


“Namanya juga usaha”ucap Lisa


Perjalanan sekitar 40 menit akhirnya sampai di Apartemen tempat mereka berkumpul dan benar saja di sana sudah ada Kevin, Nathan dan edwar.


“Ngapain loe kesini bawa mereka segala”ucap Nathan


“Kak Nathan jangan jutek-jutek aku kan jadi tambah suka”ucap Lisa


Sedangkan Kevin yang sedang asik main game lalu di hampiri oleh kayla.


“Kak boleh bicara?”tanya kayla


“Gue sibuk”ucap Kevin dengan dinginnya


“Kak please, bicara sama aku yah”ucap kayla memohon.


“Bicara kek sama dia kalau enggak gue rebut nih dia”ucap edwar”kayla sini jangan deketin dia lebih baik loe sama gue aja, gue juga gak kalah ganteng nya sama dia”ucap edwar yang ingin membuat sahabatnya kepanasan


“Memangnya adik gue barang apa”ucap Ervan


“Loe mau bicara gak sama adik gue, kalau enggak gue gak akan restuin loe sama dia”ucap Ervan


“Iya gue juga gak mau punya adik ipar kaya loe, yang kaya kulkas”ucap Lisa


“Kak lihat dulu kayla dong”ucap kayla


Sedangkan Kevin gak merespon ucapan kayla dan teman-temanya.


“Yaudah kak, kalau kaka gak mau bicara sama kayla, kayla pamit aja”ucap kayla seraya berjalan keluar dari apartemen


“Gue juga pamit, ayo sayang, Lisa”ucap Ervan sambil meninggalkan apartemennya.


“Loe udah gak suka lagi sama kayla?”tanya Nathan


“Kalau loe udah gak suka udah loe putusin dia aja gak usah gantung”ucap edwar


“Kalau loe memang gak mau sama dia buat gue aja, gue masih suka sama dia”ucap Nathan


“Enak aja loe, gue gak akan pernah lepasin dia”ucap Kevin


“kalau loe gak mau lepasin dia, kenapa loe cuekin dia”ucap Nathan


“Gue pengen dia ngerasa gak bisa kehilangan gue, dan gue pengen dia gak pernah bohong lagi sama gue”ucap Kevin


“Tapi bukan dengan gini Vin, perempuan itu gak bisa loe cuekin terus menerus”ucap edwar


“Kalau loe udah kehilangan dia, loe yang nyesel”ucap Nathan


Kevin yang mendengar ucapan Nathan dan edwar pun memikirkan bahwa omongan sahabatnya itu memang benar, bagaimana kalau kayla meninggalkannya sama saat Rose meninggalkannya untuk keluar negeri, apa jadinya kalau kayla juga meninggalkannya.

__ADS_1


“Yaudah gue pergi dulu”ucap Kevin seraya berjalan keluar untuk menyusul kayla tapi sesampainya di parkiran dia sudah tidak melihat lagi kayla.


__ADS_2