
Setelah kepergian Bu wulan dan pak Farhan mereka semua berkumpul untuk menjaga kayla. entah apa yang ada dipikiran mereka, seakan-akan ini acara piknik semua orang ingin tinggal disini sungguh heran bukan.
“Kalian mau semuanya disini?”tanya kayla
“Iya”jawab semuanya
“Aku pusing kalau kebanyakan orang, aku gak bisa istirahat”ucap kayla
“Terus mau di jaga sama gue aja”ucap Kevin
“Sama gue aja”ucap Nathan
“Mulai terjadi cinta segitiga akankah menjadi cinta segi empat”ucap edwar yang langsung melihat ke arah Lisa.
“Udah jangan malah berantem berisik,biar gue aja yang jaga kayla”ucap Ervan
“Atau akankah jadi cinta segi enam”ucap edwar
“Berisik loe”ucap Kevin
“Ka Ervan anterin Ka nasya dulu udah malem kak”ucap kayla yang kasihan dengan kayla
“Tapi kamu gimana?”tanya Ervan
“Aku gak apa-apa kok, kalian juga lebih baik pulang belajar buat ujian”ucap kayla yang kasihan kepada temannya harus menjaga dia
“Kalau gue gak usah belajar udah pinter”ucap Kevin
“Gue juga gak perlu belajar, lebih baik gue disini kalian pulang aja”ucap Nathan
“Sudah mulai kembali”ucap Rizky
“Fanie, Lisa kalian pulang aja, aku gak apa-apa kok, kalian harus belajar”ucap kayla
“Kita gak akan pulang, kita akan jagain loe kok, kita akan selalu ada di saat loe susah dan senang”ucap Lisa
“Iya kayla, jangan khawatir”ucap stefanie
“Kalau banyak kalian disini gue pulang aja yah, kebanyakan orang kaya di panti asuhan aja sempit-sempitan”ucap edwar
“Iya kak edwar hati-hati yah, makasih”ucap kayla
“Oke gue pamit yah”ucap edwar sambil bersalaman kepada sahabat-sahabatnya.
“Kalau gitu Kaka anterin nasya dulu yah”ucap Ervan
“Gak usah sayang, aku bisa sendiri”ucap nasya
“Gak apa-apa kok lagian kayla disini banyak orang”ucap Ervan
Nasya dan Ervan keluar dari ruangan rumah sakit untuk pulang.
“ jadi kalian mau nungguin aku”ucap kayla
“Iya” jawab bersamaan.
“Yaudah kalian makan dulu gih ke kantin, pasti kalian belum makan malam”ucap kayla
__ADS_1
“Eumm Yaudah yu kita makan dulu lapar”ucap Rizky
“Iya ayo”ucap stefanie
“Gak apa-apa kan kayla”ucap Lisa
“Gak apa-apa kok”ucap kayla
Mereka bertiga pun berjalan menuju kantin, hati Lisa merasa sakit melihat Nathan begitu perhatian terhadap kayla, apakah harus berputus asa dan merelakannya atau harus berjuang, sedangkan stefanie yang dihatinya selalu ada Ervan merasakan cemburu saat Ervan bersama wanita lain.
“Kak Kevin sama kak Nathan gak akan makan?”ucap kayla
“Enggak”ucap mereka bersamaan.
Tak lama ada suara telpon
Drt drt ternyata itu bunyi telpon nya Nathan.
“Nath masih dimana?”tanya mamah
“Nathan dirumah sakit mah, temen Nathan sakit”ucap Nathan
“Kapan kamu pulang? Ini adik kamu nyariin kamu nangis katanya pengen main game gak ada temen”ucap mamah
“Nathan kayanya nginep mah”ucap Nathan
“Tapi ini adik kamu gak Diem, mamah please kamu pulang, mamah udah cape dari tadi pengen main game di temenin sedangkan mamah gak bisa dan mamah jadi tidak fokus bekerja”ucap mamah Nathan, yah Nathan memang mempunyai adik umur 9 tahun yang begitu nempel kepadanya.
“Yaudah mah”ucap Nathan seraya mematikan telponnya, rasanya dia tidak mau pulang tapi apa daya kasihan ibunya dan adiknya.
“Gue pamit dulu yah, maaf gak bisa jagain, nyokap telpon”ucap Nathan
“Dari tadi kek”ucap kevin dengan bahagia
“Gue pamit Vin, awas loe apa-apain dia”ucap Nathan yang berjalan meninggalkan kevin dan kayla yang ada di dalam kamar rumah sakit.
“Mau makan?”tanya kevin
“Enggak kak”ucap kayla
Terus mau apa?mau dicium?”tanya kevin sambil tersenyum
“Mesum”ucap kayla
“Gak apa-apa mesum juga ganteng”ucap kevin
“Duh Percaya diri banget”ucap kayla
“Udah gak ada yang sakit?”tanya kevin
“Enggak kak makasih”ucap kayla
“Kayla mungkin ini bukan saat nya yang tepat tapi mungkin lebih cepat lebih baik, sebenernya gue suka sama loe”ucap kevin
Sedangkan kayla hanya diam saja.
“Maukah kamu jadi pacar aku?”tanya kevin
__ADS_1
“Kayla gak tau kak”ucap kayla yang memang merasa bingung, karena gak mau pacaran itu adalah amanat dari orang tuanya.
“Yaudah nanti aja jawabannya”ucap kevin dengan pasrah
“Aku istirahat dulu yah kak”ucap kayla yang sudah mulai menguap
“Iya selamat tidur”ucap kevin seraya mencium kening kayla
“Idih mesum”ucap kayla yang tak terima telah dicium kevin
“ Yaudah tidur”ucap kevin
Sekitar 20 menit akhirnya kayla tidur disusul kevin yang tidur sambil duduk dan memegang tangan kayla, tak lama ketiga sahabat kayla pulang dari kantin.
“Yah kok sepi”ucap Rizky
“ suttt kayla tidur”ucap Lisa
“Sebenarnya mereka pacaran atau enggak sih?” Tanya Rizky
“Kalau gue berharap mereka pacaran agar kevin gak teringat terus sama mantan pacarnya, gue gak mau lihat kak kevin menderita lagi”ucap kayla
“Emng mereka putus kenapa?”tanya Rizky
“Pacarnya lebih milih sekolah diluar negeri dan meninggalkan kevin”ucap stefanie
“Tapi gue gak mau, nanti punya saudara mirip kutub utara sudah cukup dirumah ada kulkas pun”ucap Lisa
“Jangan begitu kalau mereka saling cinta bagaimana?”tanya Rizky
“Iya loe restuin aja mereka, loe gak lihat mereka pegangan tangan gak lepas”ucap stefanie
“Yah gimana kayla aja sih, gue gak mau dia disakitin sudah cukup beban yang dia pikul”ucap Lisa.
“Lalu Nathan kemana?tumen memberikan kesempatan kepada kak kevin?”tanya stefanie
“Mana gue tau”ucap Lisa
“Cieee yang kesepian pujaan hatinya gak ada”ucap Rizky
“Mungkin nyerah”ucap Lisa
“Ciee masih ada kesempatan buat loe”ucap Rizky
“Berisik, kita tidur aja”ucap Lisa
Mereka bertiga tidur karena rasa kantuk sudah menyerang Lisa dan stefanie tidur di sofa, untungnya sofanya ada 2 sedangkan Rizky di atas karpet. Tak lama datang Ervan yang Abis mengantarkan nasya.
“Apakah mereka saling mencintai”gumam Ervan melihat tangan kevin dan kayla berpegangan.
“Biarin aja mereka udah Gede ini”gumamnya lagi tak lama melihat ke arah sofa.” Gue heran mereka disini mau ngapain? Apakah mau menjaga kayla atau mau ngungsi, melihat mereka seakan-akan korban banjir yang tidak ada lagi tempat tinggal. “Padahal kalau mau pada tidur gak usah dirumah sakit di rumah sendir aja lebih nyaman” gumam Ervan.
“Apakah gue juga harus tidur, atau harus ngapain?”alangkah baiknya tidur dahulu biar besok bisa sekolah yang nyaman, kapan-kapan kan, bisa tidur di karpet kaya korban banjir lagi mengungsi.
Dan akhirnya pun Ervan tertidur di karpet karena rasa lelah dan kantuk nya.
***
__ADS_1
Terima kasih yang sudah mau membaca, terima kasih dukungan nya, mohon untuk kritik dan sarannya karena baru. Belajar menulis.