Jakarta love Story

Jakarta love Story
Sekolah


__ADS_3

Setelah perjalanan 30 menit dari sekolah menuju rumah di dalam mobil hening tidak ada pembicaraan, sesudah sampai kayla dan lisa pun turun dari mobil yang dikendarai oleh kak Ervan, lisa yang masih kesal dengan sikap kakanya dan kedua temannya memasuki rumah begitu pun dengan kayla.


“Assalamualaikum mah lisa pulang”ucap lisa


“Waalaikumsalam” ucap Bu wulan


“Assalamualaikum nyonya” ucap kayla


“Waalaikumsalam kayla” ucap nyonya


“Bagaimana kalian di sekolah?”tanya bu wulan


“Kurang baik mah, lisa kesel sama Kaka dan kedua sahabat Kaka, masa kita gak di kasih tanda tangan jadinya dihukum”ucap lisa


“Ervan kamu kebiasaan, kan kasihan adik kamu sama kayla” tegur mamah kepada Ervan


“Biarin aja” sambil menaikin tangga


“Dasar Kaka tega sama adiknya”ucap lisa “ lisa ke atas dulu mah, ucap lisa


“Iya istirahat nak pasti cape”ucap mamah


“Nyonya, kayla ke belakang dulu yah”ucap kayla


“Iya kamu juga istirahat kayla”ucap bu wulan


Kayla dan lisa pun meninggalkan ruang tamu menuju kamar masing-masing untuk istirahat.


****


Keesokan paginya masih dengan aktivitas yang sama dimana kayla membantu bu Aminah untuk mempersiapkan makanannya. Dan Ervan dan lisa pun bersiap-siap memakai seragam tak lama mereka turun dari ke bawah menuju meja makan menghampiri bu wulan dan pak Farhan yang sudah menunggu di meja makan. Setelah selesai makan mereka berjalan bersama untuk ke sekolah dengan menaiki mobil yang dikendarai oleh Ervan tak lama mobil mereka pun sampai di sekolah. lisa, kayla dan Ervan pun turun dari mobil.


Kayla yang berjalan di belakang tanpa sadar datang motor yang menyerempet badannya sampai terjatuh.


“Awet sakit”lirih kayla


“ kamu kenapa kayla” ucap lisa


“Keserempet motor itu” menunjuk motor yang di kendarain oleh Kevin


“Gak apa-apa kan” ucap Ervan dengan wajah datar


“Tidak kak”ucap kayla


Kevin langsung turun dari motor setelah memarkirkan motornya.


“Loe gak lihat apa ada motor, lain kali pakai mata kalau jalan”ucap Kevin


“Maaf kak” ucap kayla


Kevin dan Ervan pergi meninggalkan lisa dan kayla.


“Dasar dua kulkas” cetus lisa


“Inget masih ada satu kulkas lagi” ucap kayla sambil tertawa


“Kalau itu mh kulkasnya bikin adem” ucap kayla


Kayla dan lisa berjalan, tak lama datang stefanie dan Rizky mereka berjalan beriringan. terlihat dari jauh Nathan sedang berjalan.


“Kak Nathan” panggil lisa” gue nyamperin dulu Nathan yah”ucap Lisa


Sedangkan Nathan santai saja tanpa peduli ada yang memanggil,


“ oh oke” ucap ketiga temannya


“Kak Nathan tunggu Lisa”ucap Lisa


Nathan tetap tidak peduli dengan Lisa, tetapi Lisa semakin mendekati Nathan

__ADS_1


“Apaan sih panggil-panggil”ucap Nathan


“Jangan jutek-jutek nanti Kaka sayang sama aku” ucap lisa


Nathan tetap berjalan tanpa memperdulikan lisa sama sekali sampai keruang kelasnya.


“Yaudah kak aku pergi yah” pamit lisa


Dan Nathan masih tetap tidak menghiraukan lisa, lisa pun beranjak pergi dari kelas Nathan menuju kelasnya lalu masuk ke kelas.


“Gimana sukses”ucap stefanie


“Gagal”ucap lisa


“Emngnya kamu suka banget yah lis sama Ka Nathan” tanya kayla


“Gue udah suka sama Nathan dari kecil, tapi tidak dihiraukan dia”ucap lisa


“Kasihan”ucap Rizky meledek


Udah diam guru sudah masuk tuh”ucap kayla


Mereka pun belajar dengan fokus tapi ntah dengan lisa yang hanya sibuk memikirkan Nathan. Tak lama terdengar suara bel tanda istirahat.


“Ke kantin yu”ajak lisa


“Ayo” Rizky dan stefanie bersamaan


“Aku gak kekantin deh, aku mau ke perpustakaan ada yang belum aku pelajari”ucap kayla padahal hanya alasan semata dimana dia tidak memiliki uang, uang yang di kasihkan ibunya buat jajan kayla tabungkan takutnya suatu hari nanti butuh.


“Bener”ucap stefanie


“Iya” angguk kayla


Lisa, Rizky dan stefanie berjalan menuju kantin sedangkan kayla ke perpustakaan untuk mengisi waktu senggang, kayla mengambil buku fisika dan mulai belajar.


“Kamu gak ke kantin” seseorang menghampiri kayla


“Boleh duduk disini”ucap Nathan, yah laki-laki yang menghampiri kayla adalah nathan


“Boleh kak” ucap kayla


Tanpa disadari kayla nathan pun terus memandangi kayla, dari awal melihat kayla nathan sudah kagum dengan sikap kayla yang manis dengan wajah cantik naturalnya serta pintar.


***


Sedangkan di kantin lisa, Rizky dan stefanie pun sedang makan, tak lupa geng stranger juga makan tetapi minus nathan.


“Kak edwar nathan mana?”tanya lisa


“ntahlah”sambil mengangkat bahu tak tahu


Sedangkan stefanie terus memandang wajah Ervan yang sedang makan dengan kekasihnya yaitu nasya, stefanie memang menyukai Ervan tapi di urungkan niatnya karena Ervan sudah memiliki kekasih.


“Van, kamu makan dulu sayang” ucap nasya


“Iya nas, makasih” ucap Ervan


“Kulkas pun kalau deket pawangnya gak dingin lagi”ucap edwar ngeledek Ervan


“Bisa diam gak ed”ucap Ervan


Tak lama datang geng flower menghampiri meja geng stranger yah karena Silvi sangat menyukai Kevin


“Hai Kaka cantik” panggil Rizky


Sedangkan Silvi tidak menghiraukannya


“Loe suka sama dia?”tanya lisa

__ADS_1


“Iya gue suka sama dia” ucap Rizky


“Loe suka sama nenek sihir”ucap lisa


Rizky dan lisa terus berdebat tentang Silvi


Sedangkan Silvi sedang menggoda Kevin tapi tak di hiraukan oleh Kevin.


“Kevin boleh duduk disini”ucap Silvi


“Terserah”jawab kevin meninggalkan kantin


Tak lama bel tanda masuk pun berbunyi mereka keluar dari kantin dan nathan serta kayla keluar dari perpustakaan


“Boleh minta no hp kamu”pinta nathan


“Buat apa kak?”tanya kayla


“Takut nanti da perlu aja”ucap nathan


Kayla mengetik no hp nya di hp nathan mungkin bagi kayla tak memikirkan kenapa nathan meminta no hp nya, kayla berjalan dengan cepat karena takut telat masuk, kevin pun berjalan tanpa sadar mereka bertabrakan lagi dan kayla hampir jatuh dan dengan sigap kevin menangkap badan kayla mereka pun berpandangan dari jauh terlihat Silvi mengepalkan tangan tanda cemburu.


“Maaf kak”ucap kayla, kayla segera membenarkan posisi berdirinya


“Makannya kalau jalan lihat-lihat”ucap kevin


“Ganteng tapi galak” gumam kayla yang masih bisa terdengar oleh kevin


“Apa kata loe? Tanya kevin


“Enggak kak” kayla berlari karena takut dengan muka jutek kevin.


Mereka semua sudah masuk di dalam kelas dan mereka pun belajar dan tak lama bel tanda pulang pun berbunyi, mereka keluar meninggalkan kelas.


“Lisa kayla kalian naik taksi aja yah, Kaka mau nganter kak nasya beli buku” ucap Ervan


“Eumm oke kak”ucap lisa


Ervan dan nasya meninggalkan lisa dan teman-temannya.


“Gua duluan yah” ucap stefanie” atau kalian mau ikut aku”


“Gak makasih stef, kita naik taksi aja”ucap lisa


Rizky dan stefanie pun pulang duluan


Tak lama nathan datang sedang menggunakan motornya, ini kesempatan buat lisa untuk pura-pura tidak ada yang menjemput pulang sehingga bisa di Anter pulang oleh nathan


“Kak nathan stop” ucap lisa


Nathan memberhentikan motornya, tanpa anggukan tanpa bertanya lisa menaiki motor nathan.


“Loe mau apa?” Tanya nathan


“Anterin gue balik, gak ada yang jemput”ucap lisa


“Naik taksi aja, gak usah ganggu gue”ucap nathan, “lagian kayla gimana pulang sendiri” ucap nathan agar lisa tidak pulang bersama dia


“Kayla, kamu gak apa-apa kan pulang sendiri? Tanya lisa


“ gak apa-apa kok lis, kamu duluan aja” ucap kayla


Dari pada pusing mendengarkan lisa terus berbicara nathan mau tidak mau mengantar Lisa pulang agar cepat terbebas dari wanita itu meninggalkan kayla seorang diri.


Kayla berjalan menuju jalan raya untuk mencari angkot, karena tidak mungkin naik taksi uang nya gak bakalan cukup, dari jauh kevin melihat kayla sedang duduk di halte menunggu angkot, kevin menghampiri kayla.


“ ngapain loe duduk disana?tanya kevin


“Lagi nunggu angkot kak”jawab kayla

__ADS_1


“Disini gak ada angkot, loe balik sama gue aja” ajak kevin


Kayla mah tidak mau naik ke motor kevin karena dari pada dia tidak bisa pulang.


__ADS_2