Jakarta love Story

Jakarta love Story
Reynad drop


__ADS_3

Semua orang terdiam dan berpikir apakah mereka yang tidak salah mendengar bahwa Rizky dan Nabila yang akan menikah.


“Lo gak tanam saham dulu kan?”tanya edwar yang penasaran karena ini terlalu mendadak apalagi Rizky yang belum Lulus dan bekerja sedangkan Nabila juga begitu.


“Apaan sih gila yah lo, emangnya gue cewek apaan”ucap Nabila memukul edwar yang asal dalam berbicara.


“Bukan begitu tapi ini terasa mendadak aja”ucap edwar memberikan penjelasan.


“Iya lo buru-buru amat masih bocah ini”ucap Kevin sambil melihat ke arahnya Rizky.


“Gue bukan bocah kak, gue udah dewasa, lo aja yang udah dewasa tapi masih jomblo”ucap Rizky mengejek Kevin yang masih saja jomblo dan statusnya dengan Rose pun tidak tau apakah mereka pacaran atau tidak.


“Ky lo gak lagi kesambet kan?”tanya Ervan yang juga tak menyangka.


“Enggak, gue sama Nabila mau nikah 2 minggu lagi, gue harap kalian datang semua”ucap Rizky yang sangat berharap bahwa sahabatnya akan datang di hari bahagianya.


“Kita pasti datang kok tenang aja”ucap stefanie tersenyum”kita akan jadi saksi lo bahwa lo orang yang kedua menikah setelah Lisa”ucap stefanie.


“Tapi kalian jangan salah, kayla juga udah di lamar sama kak Reynad loh”ucap Lisa yang sudah memberikan Arsen makan dan Arsen di bawa oleh pengasuhnya karena Arsen yang terlihat mengantuk.


“Beneran tuh?”tanya stefanie yang terlihat kaget tapi dia juga bahagia, tetapi dia juga melihat Kevin arah Kevin yang juga kaget dan terlihat berkaca-kaca.


“Iya beneran, tuh lihat aja jari kayla”ucap Lisa yang mengangkat tangannya kayla dan terlihat sudah ada cincin terpasang di jari manisnya.


“Kapan kay Reynad nge lamar lo?”tanya Ervan yang penasaran, ia yang terlalu sibuk sampai-sampai dia yang tidak tau kabar apapun tentang kayla.


“Beberapa hari kebelakang kak”ucap kayla menjelaskan.


“Tapi lo udah kasih tau mamah sama papah?”tanya Ervan takutnya orang tua nya mendengar itu kaget seperti dirinya.


“Enggak kak, lagian kayla juga belum siap menikah dan kak Reynad memberikan kayla waktu agar kayla siap”ucap kayla menjelaskan.

__ADS_1


Kevin yang mendengar itu tampak lega setidaknya dia masih ada kesempatan untuk bersama kayla walaupun hanya beberapa persen saja tetapi ia akan berusaha membuat kayla kembali kepadanya dengan sendirinya.


“Orang lain udah ada yang melamar, nah gue kapan yah”ucap Nasya yang ingin Ervan peka bahwa dia juga ingin segera di lamar apalagi mereka yang sudah pacaran cukup lama.


“Ia nas, gue juga kok gak di lamar yah”ucap edwar dengan wajah polosnya dan lesunya.


“Bukan lo yang di lamar tapi lo yang melamar Bego”ucap Kevin yang kesal kepada sahabatnya tersebut.


Sedangkan Ervan yang mendengar itu semua pura-pura tidak mendengar karena dia yang masih ingin berkarir apalagi dia laki-laki yang harus mempunyai penghasilan sendiri karena dia tidak ingin merepotkan ayahnya terus.


“Gue masih ada urusan, gue pamit yah”ucap Ervan sambil melihat ke jam tangannya dan ia memang ada janji.


“Van lo kemana?”tanya Kevin karena Ervan yang beranjak dari tempat duduknya.


“Gue ada kerjaan”ucap Ervan berteriak.


“Gue juga pamit yah. Makasih kay udah undang gue”ucap Kevin tersenyum dan berpamitan kepada mereka semua.


“Gue juga ikut vin”ucap edwar yang segera beranjak karena dia yang tak ingin ada pertanyaan dari Stefanie kapan melamar dia.


“Sabar yah kak nasya, maaf kalau kak Ervan belum melamar kakak”ucap Lisa yang merasa bersalah karena kakaknya bersikap seperti itu.


“Enggak kok lis, tenang aja gue cuman bercanda”ucap nasya tersenyum padahal dalam hatinya dia juga sakit karena Ervan yang tak kunjung memberikan kepada nya bukti keseriusan.


“Iya kak, mudah-murahan aja kita cepat di lamar yah”ucap Stefanie tersenyum dan tau perasaan dari nasya.


“Jangan sedih dong, aku yakin lo kalian akan cepat di lamar juga”ucap kayla yang tersenyum dan memberikan kekuatan untuk mereka.


**


Sedangkan di rumah sakit Nathan tampak sibuk karena terlalu banyak pasien dan membuatnya tidak dapat istirahat tetapi saat dia ingin istirahat datang pasien yang keadaanya sudah memperhatinkan.

__ADS_1


“Rey bangun jangan buat mamah khawatir”ucap Bu Amelia yang menangis sambil anaknya yang tidak sadarkan diri.


“Rey”ucap Nathan yang mendengar itu semua dan segera melihat ke arah pasien tersebut dan benar yang ia lihat adalah sahabatnya yang sedang kritis.


Nathan mencoba mengikuti dan ingin ikut bergabung dengan dokter lain dan ia juga ingin tau tentang penyakitnya Reynad. Reynad di bawa keruangan dan beberapa perawat serta dokter masuk sedangkan wali yang membawa Reynad tampak menangis dan khawatir.


“Mah yang sabar yah. Kita berdoa untuk Reynad”ucap pak Revan yang mencoba membuat istrinya itu tidak terus menangis.


“Iya pah, tapi Rey pah”ucap Bu Amelia sambil menangis.


“Om, tante maaf menganggu waktunya”ucap Nathan dengan sopan.


“Iya kenapa dok?”tanya pak Revan karena sang istri yang sudah tidak bisa menjawab pertanyaan dari orang lain.


“Saya temannya Reynad, kalau boleh tau Reynad sakit apa?”tanya Nathan yang penasaran.


“Reynad mempunyai penyakit kanker otak dok”ucap pak Revan yang hanya bisa menjelaskan itu semua.


“Kanker otak? Apa kayla tau bahwa Reynad sakit?”tanya Nathan yang ia takutkan bahwa kayla tidak mengetahui bahwa Reynad sedang sakit.


“Kayla pacarnya Reynad?”tanya Bu Amelia yang seketika berhenti menangis karena mendengar nama kayla di sebut.


“Iya kayla, kayla adalah adik ipar saya tante”ucap Nathan menjelaskan.


“Kayla belum tau dok, dan saya mohon jangan kasih tau kayla yah”ucap Bu Amelia memohon.


“Iya dok saya harap tidak memberitahukan keadaanya Reynad kepada kayla yah”ucap pak Revan.


“Tapi kenapa om? Lebih baik kayla tau”ucap Nathan menjelaskan.


“Saya harap kamu jangan memberi tahu kayla karena pesan Reynad untuk tidak memberitahukan kayla tentang semua ini atau kalau kita memberitahukan kepada kayla Reynad akan marah”ucap pak Revan yang sambil memohon.

__ADS_1


“Tapi kayla berhak tau tante, om, kayla juga gak akan meninggalkan Reynad tetapi kayla akan dengan tulus menjaga Reynad”ucap Nathan mencoba membujuk orang tua Reynad agar mereka memberitahu kayla tentang penyakit Reynad.


“Kami belum bisa memberitahukan kayla apalagi kayla yang sangat sibuk, jadi saya harap kamu jangan pernah memberitahukan kondisi Reynad kepada kayla”ucap Bu Amelia memohon, padahal dia juga ingin memberitahukan kayla hanya saja Reynad tidak mengizinkan itu semua dan Bu Amelia berharap Reynad segera membaik saja.


__ADS_2