Jakarta love Story

Jakarta love Story
Tertidur bagai di pengungsian


__ADS_3

Kayla terbangun dari tidurnya karena merasa haus, dan dengan heran tangan nya tetap di genggam oleh Kevin, kayla ingin beranjak bangun tapi takut mengganggu Kevin yang sedang tertidur, lalu kayla melihat sekitar dimana sahabatnya telah terlelap tidur ada rasa haru bagi kayla, dimana di saat seperti ini dia mempunyai orang-orang yang menyayangi dia, yang selalu ada buat dia, yang selalu mendukung dia.


“Makasih buat kalian”gumam kayla sambil menitihkan air mata lalu kayla melepaskan genggaman tangan Kevin untuk mengusap air matanya. tanpa kayla ketahui Kevin pun sudah terbangun.


“Kenapa nangis?”tanya Kevin dengan pelan


“Gak kenapa-kenapa kok kak”ucap kayla


“Eum Yaudah, kenapa bangun?”tanya Kevin


“Aku haus kak”ucap kayla, kayla merasa heran akhir-akhir ini Kevin bersikap sangat manis beda dari biasanya yang selalu menyebalkan.


“Yaudah Kaka ambilin, ini”ucap Kevin sambil memberikan segelas air putih


“Makasih kak”ucap Kayla


“Kamu lapar gak?biar Kaka yang beli?” Tanya kevin


“Enggak kak, makasih udah jaga kayla”ucap kayla sambil menitihkan air mata.


“Jangan menangis”mengusap air mata kayla lalu mencium bibir kayla


Tak mereka sangka diluar ada seseorang yang melihat ke arah mereka yang sedang berciuman, yah orang itu adalah Nathan, Nathan kembali meminta izin kepada orang tua nya selesai bermain dengan sang adik untuk pergi kerumah sakit, tapi apa daya yang dia lihat pemandangan yang enggan dia lihat.


“Apakah mereka saling mencintai”gumam Nathan sambil melihat ke arah kayla dan kevin.


“Kaka kebiasaan main cium-cium aja”ucap kayla


“Haha maaf replek”ucap kevin


Sedangkan kayla cemberut atas tindakan kevin yang dengan tiba-tiba sekali,


“Maafin Kaka, Kaka janji gak akan cium kamu lagi”ucap kevin


“Janji yah kak”ucap kayla


“Iya iya, tidur lagi aja sok, pagi masih lama”ucap kevin


Tak lama masuk Nathan ke dalam kamar rumah sakit.


“Eh kak Nathan, kenapa kesini lagi?”tanya kayla


“Urusannya sudah selesai jadi khawatir sama kamu makannya Kaka kesini”ucap Nathan


“Padahal Gak usah kak, ini juga banyak yang jaga”ucap kayla


“Kalau ini sih bukan jaga tapi tidur berjamaah”ucap Nathan seraya melihat keseliling kamar tersebut.

__ADS_1


“Yaudah loe juga ikutan tidur aja”ucap kevin


“Yaudah gue juga ngantuk banget”ucap Nathan sebenernya dia enggan untuk tidur dia ingin melihat kayla tapi niatnya diurungkan dia tidak mau kalau harus mencintai orang yang sahabatnya cintai, cukup sekali dia harus bermusuhan dengan sahabatnya.


“Yaudah kak, makasih udah datang kesini”ucap kayla


Semua orang dikamar itu tengah tertidur kecuali kayla dan kevin yang belum tidur kembali,


“Istirahat lagi”ucap kevin seraya mengusap rambut kayla


“Udah gak bisa tidur lagi kak, kayla pengen belajar”ucap kayla yang sebentar lagi ujian dia harus giat belajar.


“Jangan dulu banyak pikiran kayla, kamu fokus sembuh”ucap kevin


“Nanti gimana kalau nilai kayla turun, aku gak mau mengecewakan pak Farhan dan Bu wulan”ucap kayla


“Gak akan, gue percaya loe selalu bisa mendapatkan nilai terbaik”ucap kevin


“Eumm Yaudah deh kak”ucap kevin


Dan tak lama mereka tertidur kembali yah dengan tangan yang saling berpegangan, terkadang apakah mereka saling menyukai ataukah tidak.


Sekarang pukul 05.00 Bu wulan dan pak Farhan sudah datang kerumah sakit karena khawatir dengan keadaan kayla, ketika mereka memasuki kamar rumah sakit alangkah terkejutnya melihat Anak-anak tertidur seperti orang yang berada di pengungsian lalu melihat ke arah kayla dimana mereka tidur sambil berpegangan tangan.


“Pah, apakah kayla menyukai Kevin?”tanya Bu wulan


“Tapi terlihat mereka saling menyukai pah, bagaimana?”ucap Bu wulan


“Tidak apa-apa sayang, ini bagus buat kayla agar kayla perlahan melupakan kesedihan dan kembali bangkit”ucap pak Farhan


“Sepertinya iya bagus pah”ucap Bu wulan


“Kalau kalian disini mau tidur lebih baik kemarin malam mamah aja pulang”ucap Bu wulan membisikkan kepada Ervan


“Mamah”dengan replek Ervan terbangun dengan suara yang agak keras


“Suut, kayla masih tidur van”ucap Bu wulan”bangunin suruh mereka sekolah”


Ervan membangunkan mereka semua untuk bangun tak terkecuali Kevin saat Kevin dibangunkan kayla pun bangun karena mendengar suara yang lumayan berisik.


“Tuh kan gara-gara kalian kayla bangun”ucap Bu wulan dan segera mereka melihat ke arah kayla.


“Enggak kok mah, kayla juga udah mau bangun”ucap kayla


“Kalian ini kalau mau tidur kenapa dirumah sakit di rumah mading-masing aja, kaya di pengungsian kan jadinya”ucap pak Farhan


“Maaf om”ucap mereka bersama-sama

__ADS_1


“Yaudah kalian pulang dulu sekolah, biar tante yang jaga kayla”ucap Bu wulan


“Kayla kita balik duluan yah”ucap stefanie


“Gue juga balik yah, gue harus belajar agar bisa ngalahin loe”ucap Rizky


“Yaudah kalian pulang, hati-hati”ucap kayla dan Rizky dan stefanie pun keluar dari kamar rumah sakit.


“Udah kali pegangan terusnya”ucap Lisa yang melihat ke arah kayla dan Kevin


“Biarin aja”ucap Kevin sedangkan kayla berusaha melepaskan genggaman Kevin


“Sudah-sudah Lisa, kamu dan kak Ervan pulang sekolah”ucap Bu wulan


“Baik mah”ucap Lisa


“Kalau gitu kita pamit yah, cepet sembuh kayla”ucap Ervan seraya berpamitan kepada orang tuanya


“Kita pamit kayla, kalau ada apa-apa hubungi gue”ucap Lisa seraya berjalan menuju luar


“Nathan pamit yah tante, om, kayla, Kevin”ucap Nathan yang meninggalkan mereka karena dia merasa bingung harus berbuat apa sedangkan teman-temannya pulang, ingin menjaga kayla tapi enggan ribut dengan Kevin lebih baik pulang saja.


“Kamu gak pulang Vin?”tanya Bu wulan


“Enggak tante mau jaga kayla”ucap Kevin


“Mau pulang aja kayla kita yang jaga”ucap pak Farhan.


“Tapi saya khawatir sama kayla om”ucap Kevin


“Gak apa-apa biar kita yang jaga”ucap Bu wulan


“Kalau mencintai kayla itu setidaknya kamu harus lebih pintar dari pada kayla, kamu harus sukses baru om akan restuin kamu sama kayla”ucap pak Farhan sambil tersenyum


“Apa-apaan ih papa”ucap kayla dengan muka merah yang sudah mulai malu dengan tingkah papahnya itu.


“Siap om. Kevin akan berjuang dengan keras untuk sukses agar bisa mendapatkan cintanya kayla”ucap Kevin


Sedangkan kayla hanya tersenyum malu dengan apa yang terlihat hari ini,”apakah sungguh Kevin menyukainya”batin kayla


“Yaudah saya pamit yah om, tante , dan kayla”ucap Kevin seraya berpamitan dan keluar dari ruang kamar kayla.


“Cieee papah gak nyangka anak papah pandai membuat orang tergila-gila”ucap pak Farhan


“Enggak kok papah”ucap kayla


“Kalaupun bener, mamah gak akan nge larang kamu, mamah ingin kamu bahagia”ucap Bu wulan seraya bahagia akhirnya dia tersenyum lagi setelah kepergian bi Aminah.

__ADS_1


Walaupun mana mungkin melupakan seorang ibu tapi setidaknya kayla harus melanjutkan hidup menuju masa depan yang cerah.


__ADS_2