
Sesampainya di sekolah seperti biasa mereka sudah di sambut oleh kedua temannya yaitu stefanie dan Rizky yang sedari tadi terlihat sedang berdebat.
“Ingat yah jangan di kasih tau sama kayla”ucap stefanie tak kala rizky dengan gigih ingin memberitahukan sesuatu kepada kayla.
“Tapi Fanie lo gak kasihan apa sebagai sahabat sama kayla, lo jangan egois mentang-mentang kak Kevin saudara lo”ucap Rizky dengan gigihnya ingin memberitahukan itu semua kepada kayla.
“Bukannya begitu, tapi gue takut kayla sakit hati Ky, gue gak mau kayla sakit hati dan dengan begitu gue pun akan merasa bersalah”ucap Stefenie yang tetap akan menutupi itu semua. Karena dia takut kayla patah hati oleh Kevin, bagaimana pun dia yang sangat menyayangi kayla dan tak ingin kayla sakit hati.
“Fanie, cepat atau lambat pun kayla akan tau, bagus kalau kayla tau setidaknya dia tidak akan mengharapkan kak kevin dan dia akan berusaha move on dari kak kevin”ucap rizky yang menurutnya lebih cepat lebih baik karena kasihan kayla kalau harus menunggu Kevin sedangkan kevin bersama dengan orang lain.
Lisa dan kayla turun dari mobil tak lupa Reynad pun ikut turun dari mobilnya untuk membukakan pintu kayla, Reynad cenderung sangat perhatian sehingga sedikit demi sedikit kayla tidak merasa kesepian, walaupun tetap di hatinya kevin selalu ada, bagaimana pun kevin adalah cinta pertamanya kayla yang dimana-mana cinta pertama akan sangat sulit untuk dilupakan.
“Makasih kak”ucap kayla tak kala ia sudah turun dari mobilnya Reynad ia tersenyum dengan manis.
“Yaudah kakak pulang dulu yah”ucap Reynad tersenyum dan berpamitan kepada kayla.
“Hari-hati kak”ucap kayla sambil melambaikan tangannya tak kala Reynad masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan mobilnya.
Lisa dan kayla menghampiri stefanie dan rizky yang masih saja berdebat entah berdebat tentang apa yang membuat kayla dan Lisa bingung.
“Kalian kenapa?”tanya kayla menghampiri rizky dan stefanie.
“Enggak kok”ucap stefanie dengan cepat agar kayla tidak curiga terhadap apa yang coba ia tutupi.
“Ada apa sih, gue tau kalian berbohong kenapa sih bilang aja”ucap Lisa yang penasaran hal apa yang coba stefanie tutupi darinya dan kayla.
__ADS_1
“Enggak ah ayo”ucap Stefenie sambil menarik tangan kedua sahabatnya sedangkan Rizky hanya menghela napasnya dan mengikuti mereka dari belakang, Rizky yang sebagai teman laki-laki mereka merasa kesal atas apa yang terjadi dan ingin memberitahukan kepada kayla hanya saja Stefenie yang berkata tidak boleh sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa.
Kayla dan yang lainnya tengah berjalan karena setelah selesai ujian selalu ada lomba-lomba antar kelas sehingga kayla yang seorang osis harus mengurus apa yang dibutuhkan dan membuat acara ini berlangsung meriah dan lancar.
Kayla yang sudah mempersiapkan apa yang di perlukan dengan di bantu oleh beberapa pengurus osis, hari pertama adalah tanding basket antar kelas dan Rizky pun ikut mewakili bermain basket antara kelas tersebut.
“Gimana udah pada beres persiapannya?”tanya kayla kepada pengurus yang sudah bertugas untuk acara tersebut.
“Udah kay. Tinggal bertanding aja”ucap salah satu pengurus tersebut.
“Yaudah kita mulai”ucap kayla menyuruh panitia olahraga untuk memulai perlombaan demi perlombaan yang akan diikuti.
Pertandingan basket pun di mulai kayla dan sahabatnya melihat ke arah lapangan untuk mendukung Rizky dan teman-teman antar kelasnya. Kayla yang melihat itu semua merasa kesepian karena satu tahun kebelakang di hari dimana perlombaan basket sekolah kayla bisa melihat sang pujaan hatinya bermain basket, kayla yang selalu bersorak ria mendukung Kevin, kayla mengingat dimana Kevin yang ada di lapangan tersebut dengan senyum manis dan ketampanannya yang membuat semua kaum hawa terpesona tetapi apa sekarang orang yang sangat dia cintai dan hargai sudah tidak ada bersamanya hanya bayang-bayang saja yang melintasi pikiran kayla.
“Kay lo kenapa?”tanya Lisa tak kala melihat kayla yang berkaca-kaca.
“Eh Enggak ini ada debu”bohong kayla karena dia tak ingin Lisa tau bahwa sebenarnya hatinya sedang sakit menahan rasa kecewa terhadap Kevin tetapi juga ada rasa rindu yang teramat mendalam.
“Yaudah kalau begitu”ucap Lisa yang melihat kembali kedepan dengan berteriak memanggil Rizky.
Sedangkan stefanie yang melihat kayla ia merasa bersalah karena sudah menyembunyikan apa yang seharusnya kayla tau tetapi ia masih berharap bahwa kayla akan terus bersama dengan Kevin apapun yang terjadi.
“Lo bengong aja”ucap Rizky tak kala menepuk pundaknya kayla karena tak terasa babak pertama permainan basket selesai sedangkan kayla sama sekali tidak fokus.
“Udah istirahat?”tanya kayla tak kala Rizky datang menghampirinya.
__ADS_1
“Udah kayla, lo itu harusnya teriak-teriak kaya yang lain dukung gue”ucap Rizky yang kesal karena sedari tadi kayla hanya terdiam tidak memberinya semangat sama sekali.
“Maaf Ky, gue lagi gak fokus”ucap kayla yang merasa bersalah karena dia mengabaikan sahabatnya dan tidak memberikan dukungan sama sekali.
“Udah-udah santai”ucap Rizky yang ia pun mengerti bagaimana keadaan kayla padahal kayla belum tau apa yang terjadi terhadap Kevin.
“Kak maaf mau tanya ada minum?”tanya adik kelas kepada kayla yang dimana memang yang bermain basket akan mendapatkan minum dari panitia.
“Oh iya itu minumnya, tolong bagiin yah”ucap kayla tersenyum bagaimana pun ia harus profesional dan menjalankan pekerjaannya sebagai osis yang harus senantiasa mempunyai mood yang baik.
“Baik kak”ucap adik kelas tersebut membawa air minumnya dan membagikannya kepada yang lain.
“Kay lo kenapa sakit?”tanya Lisa khawatir karena sedari tadi kayla tidak banyak bicara dan hanya diam saja dan tidak membantu menyemangati Rizky yang tengah bertanding.
“Enggak kok lis, cuman kecapean aja”ucap kayla yang selalu menutupi apapun masalahnya.
“Yaudah kalau ada apa-apa lo bilang kita yah”ucap Lisa sambil memeluk kayla, ia tau kayla pasti sangat merindukan Kevin yang sampai sekarang tidak ada kabarnya tetapi ia tidak dapat bertanya lebih jauh lagi karena takut menyinggung kayla dan malah membuat kayla tambah sakit hati.
“Iya kay, kita kan teman”ucap Stefenie yang ikut memeluk juga.
“Ah gue juga mau ikutan”ucap Rizky yang memeluk sahabatnya.
“Bau Rizky, lo kan Abis olahraga”ucap Lisa berteriak karena Rizky yang memang bau keringat karena ia yang habis bermain basket.
“Haha”ucap Rizky tertawa begitu pun dengan kayla tertawa, hal receh pun ketika dengan sahabat menjadi hal yang lucu.
__ADS_1