
Kayla yang bingung karena mendengar Reynad yang sudah menjelaskan semuanya.
“Om sama tante gak mempermasalahkan kok, selagi Reynad menyayangi kamu dan kamu menyayangi dia kita akan selalu dukung”ucap pak Revan karena tak ingin kayla menambah beban pikirannya dengan ketakutan yang sederhana.
“Yaudah sayang, ayo aku ajak kamu berkeliling rumah aja”ucap Reynad menarik tangannya kayla dan membawa nya berjalan-jalan karena takutnya saat bersama orang tuanya mereka keceplosan dan berbicara yang seenggaknya.
“Tumben datang kesini?”tanya Reynad sambil melihat kayla.
“Enggak kak, cuman kakak kan udah beberapa hari gak ada kabar”ucap kayla yang khawatir.
“Jadi kamu kangen nih sama kakak?”tanya Reynad saat mereka berada di balkon lantai atas ruang tengahnya.
“Enggak, cuman khawatir aja”ucap kayla yang tidak menjelaskan alasan dia datang, dia yang takut kalau sampai Reynad tau Kevin selalu mengejarnya kembali dan akan terjadi kesalahpahaman.
“Tenang aja, kakak gak kenapa-kenapa kok, cuman kakak kan baru mulai kerja jadi sibuk sayang, maaf yah”ucap Reynad yang memeluk kayla, Rasanya dia sangat sedih dan juga tak ingin jauh dari kayla tetapi apa boleh buat keadaan dia yang harus membuat dia beberapa hari ini tidak bertemu dengan kayla.
Baginya kayla adalah penyemangatnya dalam hal apapun, dalam hidup dan segala sesuatu yang dia lewati, Reynad juga sangat bersyukur bisa memiliki kayla di hidupnya walaupun entah berapa lama lagi mereka akan selalu bersama, tetapi Reynad berharap dia akan bersama dengan kayla sampai ajal mereka menjemputnya.
“Kenapa kakak nangis?”tanya kayla saat melepaskan pelukannya dari Reynad dan melihat Reynad yang menetaskan air matanya.
“Kakak gak kenapa-kenapa kok sayang, cuman kelilipan aja”ucap Reynad berbohong.
“Eum, Yaudah kayla pamit yah, takut kesiangan”ucap kayla karena memang dia yang harus berkuliah.
“Bentar yah, kakak anterin, kamu tunggu kakak mandi sama ganti baju yah, gak akan lama kok”ucap Reynad yang khawatir kalau kayla berangkat sendirian.
“Gak usah kak, kayla bisa sendiri kok, kan tinggal pesen ojek aja”ucap kayla yang tak ingin merepotkan Reynad.
“Enggak kok, ayo sini, kamu tunggu disini yah”ucap Reynad menunjuk sofa yang ada di kamarnya.
__ADS_1
“Iya kak”ucap kayla dan Reynad pun masuk ke toilet, kayla melihat sekeliling kamarnya Reynad dengan di pajang banyak photo dia, dari dia memakai baju SMA sampai dia yang memakai baju yang sederhana saat dia berada di rumah.
Kayla berpikir sebegitu sayang dan cinta kah Reynad sampai setiap kenangan dan kebersamaan nya dia simpan dengan sangat baik, apakah sebegitu berartinya dia untuk Reynad sehingga Reynad sebegitunya.
Kayla menangis karena terharu, dia orang yang bodoh kalau sampai dia menyia-nyiakan cintanya Reynad yang sudah sangat mencintainya dengan sangat baik.
“Kenapa sayang nangis?”tanya Reynad yang sudah bersiap-siap dan menghampirinya.
“Enggak apa-apa kok, cuman kangen aja”ucap kayla yang kembali memeluk Reynad, dan mungkin saja dengan seperti ini bayang-bayang Kevin akan menjauh darinya dan kayla mencintai Reynad dengan tulus dan akan selalu ada untuk Reynad.
“Yaudah jangan nangis, ayo berangkat nanti telat”ucap Reynad melepaskan pelukan kayla dan mengusap air mata sang kekasih yang turun.
Reynad membawa kayla keluar dari kamarnya dan menghampiri kedua orang tuanya yang tengah duduk di ruang keluarga karena hari ini ayahnya siang masuk ke kantornya.
“Pah, mah. Rey dan kayla pamit yah”ucap Reynad berpamitan kepada orang tuanya.
“Enggak mah. Rey bawa sendiri, Yaudah Rey berangkat”ucap Reynad berpamitan kepada ayah dan ibunya.
“Kayla pamit yah tante”ucap kayla berpamitan juga kepada kedua orang tuanya.
“Hati-hati Rey, jangan ngebut yah”ucap pak Revan sambil melihat anaknya yang pergi bersama dengan kayla.
“Pah, mereka terlihat bahagia yah”ucap Bu Amelia melihat kayla dan Reynad yang berjalan sambil berpegangan tangan.
“Iya mah, semoga saja Allah selalu memberikan kesehatan untuk Reynad”ucap pak Revan sambil melihat anaknya.
Kayla dan Reynad masuk ke dalam mobilnya, Reynad berusaha menyetir walaupun ia yang sedang tidak baik-baik saja.
“Kak, biar kayla yang nyetir aja yah”ucap kayla karena dia melihat wajahnya Reynad yang tampak kelelahan.
__ADS_1
“Gak usah, kakak baik-baik aja kok, kamu hanya perlu ada di samping kakak, semuanya akan baik-baik saja”ucap Reynad yang tersenyum kepada kayla. Ia yang tak ingin kekasihnya sedih kalau sampai dia tau kondisinya.
“Yaudah,”ucap kayla yang hanya bisa menuruti saja semua keinginannya Reynad takutnya kalau dia memaksa Reynad akan marah.
Reynad melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sambil terus mengengam tangannya kayla, rasanya dia tak ingin melepaskan tangan orang yang selalu membuatnya bahagia dan semangat, setelah sekian lama tepatnya hampir 3 tahun mereka berpacaran sangat jarang sekali mereka bertengkar apalagi Reynad yang selalu perhatian kepada kayla hanya saja cemburu nya Reynad yang selalu membuat mereka bertengkar.
“Lepasin kak,, kakak harus fokus nyetir”ucap kayla karena sang kekasih yang terus mengenggam tangannya.
“Katanya tadi kangen”ucap Reynad mengejek kayla.
“Yah kangen, tapi kan gak begini juga, oh yah kak kok di rumah dan di kamar banyak photo-photo aku yah”ucap kayla yang sangat ingin mempertanyakan itu semua kepada Reynad.
“Namanya juga pamer sama mamah dan papah. Sekalian kan juga kalau ada keluarga yang bertanya siapa kamu, aku bisa jawab pacar dan otomatis semua orang kenal kamu”ucap Reynad yang tersenyum dan bangga bahwa dia memiliki kayla.
“Ah so sweet”ucap kayla sambil tersenyum.
“Memangnya di kamar kamu gak ada photo aku?”tanya Reynad yang melihat ke arahnya kayla.
“Ada tenang aja, lihat kedepan jangan lihat aku”ucap kayla yang takut karena Reynad memandangnya.
“Iya”ucap Reynad, dan tak perlu waktu yang lama mereka akhirnya sampai ke kampusnya kayla dan masih dengan semangat yang sama sahabatnya menunggu kayla datang.
“Kalian belum ke kelas”ucap kayla yang sudah turun dari mobilnya menghampiri Rizky dan Stefanie yang sedang duduk.
“Gue nunggu lo”ucap stefanie yang penasaran dan ingin cepat berbicara tentang Kevin kepada kayla.
“Yaudah, kakak pamit yah, belajar yang rajin, nanti kalau pulang hubungi kakak yah, biar Kakak jemput lagi”ucap Reynad berpamitan kepada kayla karena dia harus ke kantor.
“Iya kak hati-hati”ucap kayla tersenyum kepada Reynad sambil melambaikan tangannya. Kayla terlihat sangat bahagia bersama dengan Reynad begitupun dengan Reynad apakah cinta mereka akan bertahan dengan segala godaan yang ada.
__ADS_1