
Hari ini pak Farhan sudah siap-siap dan terlihat sangat rapih, padahal pak Farhan sudah pensiun dari pekerjaannya dan sudah di gantikan oleh kayla, sedangkan Ervan masih saja dengan hobbynya dan masih memikirkan kisah cintanya yang entah akan di bawa kemana, ia masih cinta sama nasya hanya saja ia juga ingin mengejar nasya ke luar negeri.
Sedangkan Lisa masih dengan tugas akhir kuliahnya dan juga sambil menjaga Arsen serta Nathan yang masin saja coas sehingga setiap pagi di rumah tampak sibuk dengan kegiatan mading-mading dan persiapan akan berangkat bekerja tapi mereka selalu menyempatkan sarapan bersama agar kehangatan di keluarganya masih sangat terasa.
“Pah mau kemana kok udah rapih?”tanya Lisa saat melihat sang ayah yang sudah rapih padahal biasnya ayahnya selalu memakai pakaian santai karena ia yang sudah pensiun menikamati masa Tuanya dengan bermain bersama sang cucu kesayangannya.
“Papah ada urusan sayang”ucap pak Farhan yang makan sambil melihat jam tangannya. “Oh yah kayla, gimana kerjaan?”tanya pak Farhan sambil melihat ke arahnya kayla yang Sedang duduk terdiam, karena dari kejadian kemarin Kevin kayla lebih banyak berdiam diri.
“Baik pah. Nanti siang juga kayla akan ke sekolah untuk melihat keadaan sekolah”ucap kayla menjelaskan, yah pak Farhan adalah pengusaha sukses di bidang pendidikan dan juga properti, tadinya ia ingin Ervan yang menghandel semua pekerjaannya tapi apa daya Ervan malah memilih bekerja sesuai passionnya.
“Makasih sayang, papah titip perusahaan”ucap pak Farhan tersenyum dan melanjutkan makannya.
“Pah, kalau papah mau kayla bahagia, papah restuin kayla sama kak Kevin dong”ucap Lisa ikut berbicara karena dia tau kalau kayla pasti takut untuk berbicara sehingga Lisa saja yang mulai.
“Papah gak restuin kayla dan Kevin?”tanya Ervan yang kaget dan ia yang seketika berhenti makan.
__ADS_1
“Udah van, kamu jangan ikut campur urusan kayla kamu urusin diri sendiri aja, sampai sekarang film kamu belum ada yang sukses dan juga bukannya kamu nikah malah nasya yang kabur”ucap pak Farhan yang sudah mulai kesal kepada anak laki-lakinya yang bukannya membantunya tapi malah dengan hobbynya yang tidak pernah menghasilkan, pak Farhan juga sangat kesal kepada Ervan mengapa sebagai laki-laki tidak mau mengejar nasya.
“Kenapa jadi Ervan sih pah”ucap Ervan juga yang kesal karena orang sanga yang mengungkit masalah pekerjaannya yang tak kunjung sukses.
“Iya van, kamu juga harus pikirin masa depan kamu, mamah harap kamu bekerja saja di perusahaan dan menikah dengan nasya jangan kerja yang aneh-aneh kalau gak ada hasilnya”ucap Bu wulan yang ia berharap kalau Ervan akan sadar dan bekerja di perusahaan karena kasihan juga sama kayla yang sa harus bekerja seorang diri mengurus semuanya.
“Tapi mah, mamah sama papah kan udah setuju sama keputusan Ervan untuk karirnya Ervan kenapa sekarang berbeda?”tanya Ervan sambil melihat ke arah sang ayah dan juga ibunya.
“Karena sampai sekarang jamu gak ada hasilnya van, gak ada prestasinya yang kamu raih”ucap pak Farhan yang sudah selesai makannya”papah berangkat van, papah harap kamu ingat ucapan dari mamah dan papah”ucap pak Farhan yang pamitan kepada semuanya, begitupun juga dengan kayla yang berangkat ke kantor karena pagi ini ada meeting, sedangkan Lisa hari ini ia menjaga Arsen karena memang tidak ada kelas, sedangkan Ervan dan juga Nathan masih ada di ruang keluarga hendak ngobrol.
“Van apa gak sebaiknya kamu lo dengerin papah dan mamah yah”ucap Nathan memberikan sarannya kepada sang kakak ipar.
“Tapi lo gak kasihan sama kayla van, kayla juga pasti tertekan harus meneruskan perusahaan”ucap Nathan yang kasihan melihat kayla yang sangat sibuk dan terkadang lembur hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya sedangkan ia juga tidak dapat membantu karena sama-sama sibuk.
“Tapi Nath, percuma aja karena gue jurusan gue juga gak akan nyambung sama dunia kerja, udah yah gue mau ke kamar dulu”ucap Ervan yang berjalan meninggalkan Nathan ia yang malas kalau membahas masalah pekerjaannya.
__ADS_1
Nathan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya terhadap pemikiran Ervan.
Sedangkan di tempat lain pak Farhan ada janji dengan seseorang di tempat yang privat karena ada hal yang memang harus mereka bahas secara rahasia tanpa banyak orang yang tau.
Pak Farhan duduk sambil menunggu orang yang akan dia temuin sambil sesekali pak Farhan membaca majalah yang berada di sana.
“Selamat pagi pak Farhan. Maaf saya terlambat”ucap pak David yang datang dengan terburu-buru yah yang akan di temuin oleh pak Farhan adalah pak David karena harus ada hal yang mereka bicarakan.
“Tidak apa-apa pak, saya juga baru saja sampai, Silahkan duduk”ucap pak Farhan mempersilahkan duduk.
“Terima kasih pak”ucap pak David yang duduk berhadapan dengan pak Farhan.”mohon maaf pak Farhan. Sebenarnya ada apa yang tidak biasanya pak Farhan meminta saya menemui bapak?”tanya pak David dengan sopan, karena memang pak Farhan tumben sekali meminta pak David bertemu di luar biasanya kalau ada urusan mereka akan bertemu di kantor saja.
“Sebelumnya saya minta maaf pak saya sudah lancang, hanya saja saya ingin tau mengapa pak David tidak merestui kayla dan juga Kevin, apa ada yang kurang dari anak saya?”tanya pak Farhan to the point karena memang sangat penasaran.
Pak David hanya diam dia tak menyangka kalau pak Farhan ingin menemuinya Hanya untuk membahas antara kayla dan juga Kevin.
__ADS_1
“Mohon maaf pak Farhan. Saya hanya ingin anak saya menikah dengan yang satu level dengan Kevin. Saya juga berharap orang yang menikah dengan Kevin adalah orang yang sepadan dan yang lantas masuk ke dalam keluarga besar saya”ucap pak David dengan tegas.
“Saya mengerti pak, tapi Kevin dan kayla juga saling mencintai dan saya pikir kayla juga sudah satu level dengan Kevin, karena kayla juga anak saya yang sama di mata saya dengan Ervan dan juga Lisa, saya juga tidak pernah membeda-bedakan antara kayla, Lisa dan juga Ervan”ucap pak Farhan yang mencoba meyakinkan pak David, ia terpaksa begitu karena ingin kayla bahagia, ia tak ingin kalau sampai kayla murung kembali,