Jakarta love Story

Jakarta love Story
Nathan tidak setuju


__ADS_3

Nathan dan keluarga nya sudah sampai di rumah sakit dan sekarang memang sudah malam sekitar jam 7an. Disana masih ada kayla dan juga Ervan karena mereka yang masih ingin menemani orang Tua mereka di rumah sakit karena kayla tidak akan menunggu Lisa karena besok sudah di mulai perkuliahan mereka sehingga pak Farhan meminta kayla untuk pulang.


Mereka masuk ke dalam ruangannya Lisa setelah mengetuk pintu tetapi semua orang kaget apalagi Ervan yang tidak tau dengan kedatangan Nathan karena Bu wulan dan pak Farhan tidak memberitahukan ervan, kalau Ervan sampai tau mungkin Ervan akan marah apalagi Ervan yang tidak merestui mereka.


“Assalamualaikum pak Farhan”ucap pak Dimas tak kala masuk dan seketika mereka semua kaget.


“Waalaikumsalam, Silahkan duduk pak Dimas”ucap pak Farhan mempersilahkan tamu untuk duduk dan seketika Ervan dan kayla berdiri karena memang sofanya yang sedikit untuk duduk.


Pak Dimas duduk serta istri dan penghulu sedangkan Nathan juga berdiri, Ervan yang masih bingung ada apa mengapa pak Dimas datang seketika melihat ke arah kayla dan ia tau dari raut wajahnya kayla bahwa dia sudah tau.


“Kita keluar dulu, Kakak mau bicara”ucap Ervan sambil menarik kayla dan kayla pun mengikuti kakaknya dari pada Ervan yang marah dia pasrah saja kalau Ervan marah kepadanya karena tidak memberitahukan apa yang terjadi.


“Kay kakak mau tanya sebenarnya ada apa?”tanya Ervan saat mereka sudah berada di luar ruangan Lisa.


”Nanti kakak juga akan tau”ucap kayla karena dia bingung harus menjawab apa takutnya dia salah menjawab, kalau dia bercerita apa yang terjadi pasti Nathan marah.


“Jawab kakak yang jujur kayla ada apa? Atau gak kakak juga gak akan mengizinkan kamu bersama dengan Reynad”ucap Ervan terpaksa mengancam kayla karena dia ingin tau apa yang terjadi dan mengapa pak Dimas serta keluarga datang kesini dengan rapih seakan-akan ada hal yang sangat penting.

__ADS_1


“Kak nathan mau nikahin Lisa kak”ucap kayla yang terpaksa menjawab dari pada Ervan yang semakin marah kepadanya.


“Nikah? Nathan gila kali”ucap Ervan sambil memegang kepalanya karena dia yang merasa pusing atas apa yang ia dengan dari kayla.


“Udah kak tenang dulu, kakak jangan marah, mungkin ini jalan terbaik agar Lisa sadar”ucap kayla yang mencoba menasehati Ervan yang tengah marah.


“Tapi kay, dia brengsek, apa kamu gak kasihan sama Lisa kalau sampai dia menikah sama laki-laki brengsek yang selalu mengabaikannya”ucap Ervan yang marah mengingat bagaimana perjuangan Lisa, dahulu Ervan membiarkan Lisa mengejar Nathan karena dia yakin Nathan tidak akan membalas cintanya Lisa sehingga Lisa akan lelah sendiri dan saat dia tau bahwa Lisa dan Nathan pacaran dia berharap bahwa Nathan telah berubah dan mencintai Lisa dengan tulus.


“Iya kak, kayla tau, tapi bagaimana pun orang yang paling Lisa cintai adalah Nathan jadi kakak harus menerima apa yang akan terjadi”ucap kayla yang mencoba menasehati kakaknya.


Sedangkan di dalam sana pak Dimas membuka pembicaraan walaupun dia yang takut pak Farhan menolak apa yang Nathan inginkan.


“Kalau saya setuju saja pak Dimas. Apalagi kan ini demi kebaikan putri saya”ucap pak Farhan yang sudah berdiskusi dengan Bu wulan. Saat tengah pembicaraan itu Ervan masuk tanpa mengetuk pintu.


“Saya gak setuju pah, dan sampai kapanpun bajingan ini gak akan pernah Saya restuin sama Lisa”ucap Ervan yang masuk tanpa aba-aba walaupun kayla berusaha mencegahnya dan seketika semua orang melihat ke arahnya Ervan.


“Maksudnya bagaimana ? Siapa yang bajingan?”tanya Bu Sinta karena dia tidak tau apa yang terjadi, apalagi dia yang juga baru saja tau bahwa Lisa dan Ervan yang berpacaran.

__ADS_1


“Nathan bajingan, brengsek, gara-gara dia Lisa kecelakaan dan andai saja Lisa tidak pernah pacaran dengan dia pasti Lisa baik-baik saja”ucap Ervan yang dengan marahnya sampai dia mengeluarkan apa unek-uneknya”dulu saya sabar melihat Lisa di perlakukan seperti itu karena memang Lisa yang mengejar Nathan tetapi saya kira ketika mereka pacaran Nathan akan memperlakukan Lisa dengan baik nyatanya tidak, yang ada malah Lisa sakit hari terus dan sampai begini”ucap Nathan dengan marah.


“Sabar dulu nak, jangan emosi”ucap Bu wulan yang menghampiri anaknya untuk menenangkan ervan yang tengah marah.


“Iya kak sabar dulu, kakak jangan emosi”ucap kayla sambil mengusap tangan kakaknya yang tengah marah.


“Gue minta maaf van, gue salah dan gue menyesal telah melakukan itu kepada Lisa andai hal itu dapat terulang kembali gue pasti akan memperlakukan Lisa dengan baik”ucap nathan yang duduk di hadapan Nathan memohon restu dan izin.


“Menyesal? Kemana aja lo hah? Sampai kapanpun gue gak akan pernah restuin lo. Dan mah pah, Ervan mohon jangan restuin mereka apa mamah gak kasihan melihat anak perempuan mamah tersakiti sama laki-laki”ucap Ervan sambil melihat kedua orang tuanya yang juga terlihat bingung.


“Gue minta maaf van, gue salah makannya gue tanggung jawab”ucap Nathan memohon agar Ervan mau memaafkannya dan membiarkannya untuk menikahi Lisa.


“Sampai kapanpun gue gak akan pernah Maafin lo, dan lo pergi jangan sampai lo ganggu Lisa dan keluarga gue lagi”ucap Ervan dengan marah sambil menunjuk keluar.


“Nak Ervan sabar dulu nak, jangan marah, om selaku orang tua Nathan meminta maaf atas segala kesalahan Nathan dan om harap kamu bisa merestuin Lisa dan Nathan”ucap pak Dimas sambil mendekat ke arahnya Ervan.


“Maaf om, bukannya Ervan tidak sopan hanya saja sabar dan maaf Ervan sudah cukup untuk Nathan, Ervan harap om bawa Nathan dan jangan pernah muncul di hadapan saya lagi”ucap Ervan masih tetap dengan pendiriannya karena dia tak ingin adiknya berjuang sendirian untuk cinta.

__ADS_1


“Nak Ervan, tante mohon izinkan Nathan menikahi Lisa bagaimana pun ini adalah yang terbaik untuk kesembuhan Lisa”ucap Bu Sinta yang mencoba membuat Ervan yang luluh.


“Maaf tante, masih banyak hal yang bisa saya lakukan untuk kesembuhan adik saya. Saya berharap om dan tante bawa Nathan pulang karena sampai kapapun saya tidak akan merestuin mereka”ucap Ervan dengan tegas.


__ADS_2