
Kevin yang mendengar ucapan dari Reynad pun kaget karena bagimana bisa sahabatnya itu berbicara seperti itu walaupun dia yang memamg masih suka sama kayla hanya saja dia tidak akan pernah melakukan hal seperti ini apalagi Reynad yang sedang sakit.
“Lo jangan asal ngomong Rey lo sembuh aja gue udah bahagia”ucap Kevin dengan bijak karena dia yang juga ingin sahabatnya itu sembuh agar bisa berkumpul lagi bersama sedangkan masalah cinta nomor dua mungkin saja kayla memamg bukan jodohnya.
“Gue bicara bener Vin, hidup gue gak akan lama lagi jadi gue berharap lo jaga kayla untuk gue, gue sendiri tau bahwa lo masih sangat mencintai kayla dan tidak akan ada lagi orang yang mencintai kayla sebesar lo”ucap Reynad yang sudah pasrah karena memang dia yang tidak dapat bertahan lebih lama lagi, ia sudah mengikhlaskan kayla untuk Kevin dan mungkin dengan begini ia akan tenang pergi karena orang yang dicintainya sudah ada yang menjaganya.
“Apaan sih lo, Enggak lo pokoknya harus sembuh agar lo bisa bersama dengan kayla lagi, udah ah gue keluar dulu dari pada lo yang berbicara ngasal terus”ucap Kevin yang beranjak dari tempat duduknya hendak keluar karena Reynad yang berbicara kemana saja.
“Gue harap lo jaga dia”ucap Reynad yang melihat Kevin keluar, ia sangat berharap Kevin menjaga kayla. Ia ingin berkata mengapa Tuhan tidak adil hanya saja mungkin takdir yang mengatur semua yang terjadi, ia juga masih sangat bersyukur karena di hari-hari terakhirnya ia bisa bersama dengan kayla.
Kevin yang sudah keluar dari ruangannya Reynad dengan wajah yang terlihat sedih karena dia masih memikirkan ucapan Reynad tapi dia selalu berharap semoga saja Reynad sembuh walaupun ia yang kehilangan kayla.
“Dia bicara apa sama lo?”tanya Ervan saat melihat Kevin yang keluar dari ruangannya Reynad.
“Enggak kok, ngobrol biasa aja”ucap Kevin tidak menjawab pertanyaan Ervan dengan jujur karena takutnya orang yang berada di sana mendengar dan menjadi sedih.
Tak lama dokter datang menghampiri keluarga Reynad, mereka hendak memeriksa Reynad ke dalam untuk melihat keadaanya Reynad apakah Reynad dapat segera di operasi atau tidak.
Dokter pun masuk kedalam ruangannya Reynad untuk di periksa tak perlu waktu yang cukup lama akhirnya mereka keluar untuk bertemu keluarga Reynad.
“Selamat siang. Saya mau berbicara dengan walinya Reynad”ucap pak dokter kepada orang yang berada di sana.
“Saya dok”ucap pak Revan menghampiri dokter.
“Sepertinya kita harus berbicara di ruangan saya”ucap dokter karena mana mungkin ia berbicara di tengah banyak orang.”pak Revan ikuti saya”ucap dokter yang berjalan menuju keruangannya dokter dan diikuti oleh pak Revan.
__ADS_1
“Sayang kamu masuk lagi gih temenin Reynad, karena kelihatannya Reynad masih kangen sama kamu”ucap Bu Amelia mempersilahkan kayla untuk masuk karena memang di dalam sana tidak ada orang yang melihat.
“Yaudah kalau begitu kayla masuk yah tante”ucap kayla yang berjalan menuju ruangannya Reynad karena dia yang sangat rindu akan Reynad begitupun dengan Reynad sendiri.
“Saya ada yang mau kamu makan?”tanya kayla takutnya Reynad yang lapar.
“Enggak sayang”ucap Reynad tersenyum sambil memandang kayla yang terlihat cantik walaupun dengan dandanan yang biasa saja.
“Kenapa lihatin kayla ada yang aneh?”tanya kayla karena kekasihnya tersebut yang terus memandangnya.
“Enggak sayang”ucap Reynad tersenyum.
**
Sedangkan Nathan yang pulang ke rumah dengan mata yang mengantuk karena semalam ia yang menjaga Reynad bersama dengan kedua orang tuanya Reynad.
“Kayla dan kak Ervan dimana?”tanya Lisa yang sedang menemani Arsen bermain menghampiri Nathan yang terlihat lelah.
“Mereka masih di rumah sakit”ucap Nathan yang menjawab simpel dan tidak menjawab pertanyaan Arsen yang begitu lucu itu.
“Memangnya kak Reynad kenapa?”tanya Lisa yang penasaran dengan apa yang terjadi Kapada Reynad.
“Reynad sakit”ucap Nathan yang berjalan hendak masuk ke kamarnya.
“Papah jahat gak jawab pertanyaan Arsen”ucap Arsen berteriak karena ia yang kesal karena Ayahnya itu tidak menghiraukannya.
__ADS_1
“Kak itu Arsen bertanya jawab dulu kek”ucap Lisa karena dia yang kesal panggilan anaknya tidak di hiraukan oleh Nathan.
“Gue mau tidur dulu lis, gue lelah”ucap Nathan yang masuk kedalam kamarnya karena dia yang tak kuat mengantuk, Lisa hanya bisa diam saja karena dia tau kalau Nathan memang lelah dan dia juga tidak dapat berbuat apa-apa hanya mencoba menenangkan Arsen yang menangis.
Lisa mencoba menenangkan Arsen sampai tak lama Arsen tidur Lisa segera menidurkannya dan ia berjalan menuju kamarnya untuk melihat Nathan yang terlihat sangat lelah dan juga sedih bercampur aduk.
“Sayang udah makan?”tanya Lisa berbisik karena dia yang takut kalau suaminya belum sarapan karena saat pulang tadi sudah pergi kembali bersama dengan kayla dan Ervan.
“Belum lis, aku mau istirahat dulu yah, nanti siangan aku makan”ucap Nathan yang walaupun mengantuk mencoba membalas pertanyaan dari Lisa apalagi dia yang sangat sibuk sehingga jarang sekali ada waktu untuk Lisa dan juga Arsen.
“Makan dulu kak jangan begini”ucap Lisa yang khawatir terjadi sesuatu dengan suaminya.
“Tenang lis aku baik-baik aja kok, aku cuman pengen istirahat dulu yah aku lelah”ucap Nathan yang memang sangat lelah dan mengantuk karena semalam ia yang ikut menjaga Reynad.
“Yaudah kalau begitu, aku ada jadwal kelas mau ke kampus dulu jangan lupa makan yah”ucap Lisa yang memberikan ciuman cinta kepada Nathan, walaupun ia yang khawatir meninggalkan Nathan sendirian di rumah hanya ada ART tetapi bagaimana lagi kuliah juga yang sudah menjadi kewajiban.
***
Bu Wulan juga yang berada di rumah sakit, bu wulan menghampiri kayla karena bagaimanapun juga ia sebagai ibu harus senantiasa memberikan support kepada anaknya tersebut.
“Van kemana kayla?”tanya bu wulan yang tidak melihat ada anaknya disana.
“Kayla di dalam mah sama Reynad”ucap Ervan yang berdiri saat ibunya datang.
“Reynad bagaimana kondisinya?”tanya bu wulan ia ingin tau apa yang terjadi karena dia juga yang khawatir dengan calon menantunya itu. Bagaimana pun juga Reynad orang yang sangat baik dan selalu ada untuk kayla, bagaimana jadinya apabila Reynad yang pergi lebih dulu meninggalkan kayla pasti kayla sangat hancur.
__ADS_1
“Reynad udah sadar mah, tapi belum tau tindakan apa yang harus dilakukan kepada Reynad”ucap Ervan menjelaskan sedangkan Kevin hanya diam dan berdoa.