Jakarta love Story

Jakarta love Story
Memikirkan Reynad


__ADS_3

Kayla dan Kevin sudah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya Kevin maupun kayla tapi masih ada rasa menganjal dihatinya, perasaan bersalah terhadap Reynad karena bagaimanapun hubungan kayla dan Reynad cukup lama apalagi Hari-harinya selalu bersama dengan Reynad.


Tapi kalau terus-teruskan memikirkan Reynad. Kayla akan sampai kapan seperti ini, orang yabg hidup harus menjalankan hidupnya sebaik-baik mungkin sedangkan orang yang pergi kita harus mengikhlaskan.


Kayla yang Sedang duduk terdiam di taman belakang Dengan tatapan yang kosong harusnya dia bahagia karena memang sebentar lagi ia akan menuju kenjang yang lebih serius tapi ia juga yang merasa bersalah terhadap Reynad.


“Kayla”panggil Lisa yang mencari kayla karena sedari tadi dia mencari kayla tidak ada di rumah apalagi waktu sudah malam.


Kayla tetap saja diam dengan tatapan kosongnya dan matanya mulai meneteskan air mata, ia sedih, ia bingung, ia bimbang, walaupun ia sudah kembali kepada Kevin tapi tetap saja dia masih memikirkan Reynad.


“Kayla”panggil Lisa kembali karena kayla lagi dan lagi tidak menjawab panggilannya.


“Eh iya ada apa lis?”jawab kayla sambil melihat ke arahnya lisa yang tak jauh darinya.


“Kamu kenapa sih di panggil-panggil? Ngapain lagian di luar ini udah malam”ucap lisa yang duduk di sampingnya kayla.”lo kenapa kay nangis?”tanya lisa yang terlihat dari dekat kalau adiknya menangis dan menetaskan air matanya.


“Enggak kok, aku cuman lagi cari angin aja”ucap kayla dengan sigap menghapus air matanya karena tak mau kalau sampai lisa tau bahwa ia yang menangis nanti dia bertanya hal yang aneh-aneh.


“Kamu gak usah bohong kay, kamu kenapa ada masalah?”tanya lisa yang tak mungkin kalau kayla Hanya mencari angin saja di lihat dari wajah dan tatapannya juga kayla terlihat sangat sedih dan banyak masalah.


“Enggak lis. Aku cuman ingat sama kak Reynad aja”ucap kayla berterus terang karena lisa akan terus bertanya kalau ia tidak mau berbicara yang sebenarnya.


“Kay udah yah, jangan pikirin kak Reynad lagi, kak Reynad udah tenang disana, kamu juga harus lanjutin hidup kamu kay, gak mungkin kamu terus terpuruk dengan keadaan ini”ucap Lisa sambil memeluk kayla, ia hanya bisa memeluk kayla karena untuk berbicara lebih jauh ia tidak dapat karena ia memang ia tidak pernah ada di posisi kayla, kayla yang sedari kecil sudah di tinggal orang yang di cintainya sampai mereka tak tersisa satu pun dan hanya meninggalkan kayla seorang diri di dunia yang begitu kejam ini.


Kayla hanya menangis di dalam pelukannya Lisa, ia tak dapat menahan rasa sedihnya, sedih di tinggalkan Reynad dan sedih di tinggalkan oleh keluarganya, perjalanan hidupnya kayla yang memang tak mudah tapi bersyukur kayla yang masih kuat dan bertahan.

__ADS_1


“Kalian ngapain disini? Di cariin papah dan mamah”ucap Ervan yang mencari kedua adiknya yang tak ada di dalam rumahnya.


“Enggak kok kak”ucap Lisa yang melepaskan pelukan dari kayla.


“Kay kamu kenapa? Kok nangis? Kevin ngapain kamu?”tanya Ervan yang mendekat dengan segudang pertanyaan kepada adiknya tersebut.


“Apaan sih kak datang-datang udah banyak tanya aja”ucap Lisa yang mendengar pernyataan beruntun dari kakaknya tersebut.


“Kakak bertanya sama kayla bukan sama kamu”udah Ervan sambil melihat Lisa yang menjawab pertanyaan darinya.


“Kayla baik-baik aja kok kak, cuman tadi kelilipan”ucap kayla mengusap air matanya agar kakaknya tidak banyak bertanya hal yang aneh-aneh.


Ervan yang melihat ada hal yang tidak wajar dari kayla hanya saja dia juga yang tak ingin banyak bertanya takutnya membebani kayla.


“Yaudah ayo makan malah, mamah udah selesai masak”ucap Ervan yang berjalan lebih dahulu dan diikuti oleh kayla dan juga Lisa.


Besok paginya Kevin sudah menjemput kayla karena hari ini mereka berniat untuk menemui orang tuanya Reynad mereka akan meminta restu sekaligus mengundang dalam acara pernikahan mereka yang sebentar lagi akan di adakan yah pak Farhan meminta kayla dan Kevin langsung menikah saja gak usah pacaran lebih lama lagi toh mereka juga sudah saling kenal cukup lama dan hal itu juga di setujui oleh pak David dan juga bu liliana.


Kevin datang saat kayla dan juga keluarganya masih sarapan di ruang makan, Kevin masuk seperti biasanya karena memang sudah hal biasa Kevin datang.


“Assalamualaikum om tante, selamat pagi”ucap Kevin yang berdiri tak jauh dari meja makan.


“Waalaikumsalam”jawab semuanya.


“Ayo nak kevin duduk sarapan dulu”ucap Bu wulan sambil tersenyum kepada sang calon menantu, Kevin duduk di sampingnya kayla.

__ADS_1


“Kay kasih sarapan buat Kevin”ucap pak Farhan karena takutnya kayla tidak peka.


“Iya kay, bentar lagi lo nikah sama kak Kevin”goda Lisa sambil tersenyum.


Kayla pun mengambil sarapan untuk kevib dengan tidak banyak pembicaraan karena mereka semua memang sedang sarapa dan tak perlu lama mereka pun juga selesai sarapan.


“Tumben Vin kesini pagi-pagi, kalian mau kemana?”tanya Bu wulan sambil melihat ke arahnya Kevin.


“Kevin sama kayla mau ke rumahnya orang tuanya Reynad tante, Kevin mau minta restu karena bagaimana pun juga mereka selama ini sudah baik dan sayang sama kayla”ucap Kevin menjelaskan kepada kedua orang tuanya kayla takutnya mereka khawatir.


“Tapi kalian mau menikah pamali kalau pergi jauh-jauh”ucap Bu wulan yang khawatir akan terjadi sesuatu dengan anaknya tersebut.


“Tapi mah. Kayla gak enak kalau gak ngabarin mereka, please yah mah izinin kayla pergi nemuin mereka”ucap kayla memohon kepada orang tuanya.


“Tapi kayla, papah dan mamah cuman khawatir aja kalau sampai terjadi apa-apa sama kamu dan Kevin”ucap pak Farhan ia takut karena godaan menikah itu sangat banyak takutnya hal yang tidak mereka inginkan terjadi.


“Kita berserah diri sama Allah aja om tante, Kevin yakin kok gak bakal terjadi apa-apa, lagian Kevin juga gak enak kalau misalnya gak izin dulu sama mereka”ucap Kevin walaupun ada izin atau tidak dari mereka pernikahan akan tetap di langsungkan hanya saja agar lebih sopan Kevin ingin datang bertemu mereka.


“Yaudah kalau kalian mau pergi, pergi sama sopir dan gue juga”ucap Ervan menawarkan diri, dia juga yang khawatir takut terjadi sesuatu dengan kayla sehingga ia ingin pergi menemaninya.


“Tapi kak, bukannya kakak sibuk yah?”tanya kayla karena setaunya Ervan akan ada projek film baru.


“Masalah film, nanti saja yang penting kakak jaga kamu dulu”ucap Ervan.


“Yaudah kalau begitu papah setuju, kamu pergi sama Ervan dan pak supir”ucap pak Farhan.

__ADS_1


Kayla yang menuruti apa kata sang ayah dan memang lebih baik juga kalau merekq pergi bersama dengan Ervan dan juga pak sopir.


__ADS_2