Jakarta love Story

Jakarta love Story
Penyesalan Kevin


__ADS_3

Kevin yang berjalan dan ia melihat kayla dari belakang, walaupun tengah hujan tapi masih terlihat bahwa kayla menangis.


“Kay ayo pulang”ucap Kevin sambil mencoba menepuk punggungnya kayla dan memayungi kayla agar tidak terkena hujan.


“Kak Kevin? Kenapa kak Kevin datang?”tanya kayla yang heran padahal Kevin tidak tau kalau ia datang kesini.


“Gue datang cari lo, ayo pulang udah sore nanti tante wulan nyariin lo”ucap Kevin mencoba membujuk.


“Enggak kak, kayla masih mau disini”ucap kayla yang kembali melihat makamnya Reynad.


“Kay ayolah pulang, udah sore ini hujannya lebat banget”ucap Kevin sambil menehan dinginnya air hujan.


“Kayla masih aku disini kak, kayla kangen kak Reynad”ucap kayla yang enggan untuk pulang, ia masih ingin berada disini menikmati kesendiriannya.


“Ayolah kay, gue udah muak lihat lo begini, apa lo gak sadar hah bukan hanya gue yang muak semua orang juga muak lihat lo begini”ucap Kevin membentak kayla”ayo balik”ucap Kevin yang berusaha tegas dan menggendong kayla.


“Kak lepasin”ucap kayla yang meminta turun dari gendongan Kevin.


“Udah lo Diem aja”ucap Kevin yang terus membawa kayla walaupu kayla yang berontak alhasil baju Kevin juga sama basah, Kevin menurunkan kayla tak kala sudah sampai di dekat mobilnya.


“Kak Kevin apa-apaan sih. Main gendong kayla aja, kayla bilang masih pengen disini”ucap kayla yang kesal karena Kevin yang membawanya paksa.


“Lo jangan begini dong kay, lo gila apa hah, apa dengan lo begini Reynad bisa kembali sama lo gak akan, Reynad udah meninggal gak akan kembali lagi sama lo. Lo sadar kay lo gak kasihan apa sama om Farhan dan tante wulan mereka juga pasti tersiksa lihat lo begini”ucap Kevin yang mengeluarkan unek-ubek yang tersimpan di dalam hatinya, ia baru bisa berbicara sekarang ini.


“Tapi Vin aku cuman punya dia, dia yang selalu ada saat aku susah dan saat aku terpuruk karena kamu ninggalin aku”ucap kayla yang dimana baginya Reynad adalah orang yang berjasa dan selalu ada untuknya Reynad juga orang yang selalu memberikan perhatian tanpa bertanya apapun”sekarang gak ada dia siapa lagi yang ngertiin aku”ucap kayla yang menangis.

__ADS_1


“Gue yang akan nemenin lo kay, gue udah kembali lagi sama lo, gue janji gak akan pernah ninggalin lo, gue akan ada buat lo walaupun gue hanya sebatas mengantikan sosok Reynad”ucap Kevin jujur ia juga menangis dan menyesal mengapa meninggalkan kayla kala itu andai waktu bisa di putar kembali ia pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk bersama kayla.


“Kamu udah tunangan sama kak Rose, aku gak bisa jadi orang ketiga di antara hubungan kalian”ucap Kayla yang menangis.


“Kay dengerin gue”ucap kevin sambil memegang pundaknya kayla”gue sama Rose gak ada hubungan apapun gue kembali kesini buat lo, ayolah lo jangan begini gue sedih lihat lo begini”ucap kevin yang memeluk kayla ia juga menangis.


“Kalian malah bertengkar disini, ayo pulang ini udah mau malam dan kalian basah semua”ucap stefanie yang sedari tadi hanya melihat kayla dan kevin seperti drama Korea.


“Iya ayo kay kita pulang dulu”ucap kevin mengajak kayla pulang”Fanie lo bawa mobil gue aja, biar mobil kayla gue bawa”ucap kevin yang mencoba memasukan kayla ke dalam mobil setelah kayla tenang, karena mana mungkin mereka akan hujan-hujanan apalagi di makam.


“Kayla bisa bawa mobil sendiri, kak Kevin bawa mobil sendiri aja”ucap Kayla yang masuk ke dalam mobilnya.


“Kay keluar, gue yang bawa mobilnya, lo lagi sedih dan gak karuan begini lebih baik gue yang nyetir aja, Fanie lo pulang aja bawa mobil gue takutnya nanti orang tua lo nyariin”ucap Kevin karena takut terjadi sesuatu kepada kayla kalau harus menyetir sendirian.


“Yaudah deh”ucap kayla yang bergeser karena mau tidak mau dia nurut saja.


Kevin masuk dengan pakaian yang basah kuyup begitupun dengan kayla, Kevin kedinginan tapi tetap saja ia menyetir karena takut kayla kenapa-kenapa.


“Kamu gak bawa baju di mobil?”tanya Kevin karena takut kayla masuk angin dan sakit.


“Enggak kak, ketinggalan di kantor”ucap kayla sambil bersandar ke kursinya.


Kevin mulai mencari sambil melihat ke belakang untung saja ada selimut di mobilnya kayla.


“Pake ini aja, dingin”ucap Kevin sambil menyelimuti kayla.

__ADS_1


“Makasih kak”ucap kayla yang mencoba menutup matanya, ia yang masih sangat sedih.


Kevin menyetir sedangkan kayla tertidur. Kevin senantiasa melihat kayla yang sedang tertidur dan sesekali Kevin juga merasa sedih dan bersalah mungkin kalau ia tidak meninggalkan kayla, kayla tidak akan pernah menjadi seperti ini lagi.


Perjalanan sekitar 30 menit sampai akhirnya mereka sudah sampai ke rumahnya kayla dan untung saja saat sampai di rumahnya hujan sudah reda. kayla dan Kevin pun turun dengan pakaian yang masih basah.


“Mah, kayla pulang”ucap kayla saat melihat kedua orang tuanya sedang duduk sambil menonton televisi.


“Kayla sayang. Kamu kenapa? Kamu dari mana aja?”tanya Bu wulan yang segera mendekat ke arah kayla yang basah kuyup dan rambut yang berantakan.


“Gak apa-apa mah, kayla ke atas dulu yah ganti baju”ucap kayla yang berpamitan dan berjalan menuju kamarnya tanpa sepata kata pun kepada Bu wulan maupun Kevin.


“Nak Kevin ada apa ini?”tanya Bu wulan yang khawatir dengan keadaan kayla.


“Udah mah. Jangan bertanya dulu. Kasih Kevin pakaian kasihan Kevin juga kedinginan”ucap pak Farhan yang merasa kasihan melihat Kevin yang sepeti itu.


“Vin lo Abis ngapain? Basah-basahan gitu sama kayla lagi, lo gak ngapa-ngapain adik gue kan?”tanya Ervan yang turun dari lantai atas Dengan tatapan yang menyeramkan.


“Sialan Enggaklah. Jangan berpikiran yang aneh-aneh lo”ucap Kevin yang tak terima di perlakukan seperti itu.


“Udah van, kamu dari tadi berdebat terus sama Kevin, kasih dia baju bukannya malah bertanya yang aneh-aneh”ucap pak Farhan sambil melihat ke arah anaknya.


“Iya iya, baju ada di kamar tamu tuh, lo pake aja”ucap Ervan yang selalu menyediakan baju di kamar tamu untuk tamu ganti pakaian.


“Oke, om, tante, Kevin ganti baju dulu yah”ucap Kevin yang berjalan menuju ke kamar tamu untuk mandi dan berganti pakaian karena ia yang sudah sangat kedinginan.

__ADS_1


__ADS_2