
Sedangkan di tempat lain, Reynad membawa kayla ke taman karena hari ini dia akan meminta jawaban atas pengakuannya kepadanya.
“Mau ngapain kak kesini?”tanya kayla tak kala sampai ke taman.
“Ada aja”ucap Reynad yang turun dari mobilnya begitupun dengan kayla yang keluar mengikuti Reynad, yah walaupun dia tidak tau apa yang akan Reynad lakukan tapi dia jug berpikir bahwa hari ini Reynad akan meminta jawaban darinya.
Kayla yang berjalan ke arah taman untuk melihat pemandangan yang cukup indah dimana ada bunga yang sangat cantik dan mempesona.
Sedangkan Reynad mengambil bunga yang sudah ia siapkan dari tadi untuk mengungkapkan kembali cinta nya kepada kayla karena takutnya kayla yang lupa, Reynad berjalan menuju ke arahnya kayla yang tengah berdiri.
“Kayla mau gak jadi pacar aku”ucap Reynad dengan jongkok sambil memberikan bunganya kepada kayla karena ia akan mengungkapkan perasaannya sampai kayla mau menerima cintanya.
Kayla yang terdiam dia kaget Reynad akan mengungkapkan lagi karena dia kira Reynad tidak akan mengungkapkan lagi tetapi akan menunggu jawaban dari nya, kayla melihat wajahnya Reynad yang tampak tulus mencintainya hanya saja dia juga bingung harus bagaimana tetapi kalau dia tidak menerima Reynad dia juga akan merasa kasihan kepada Reynad.
“Iya aku kak”ucap kayla tersenyum sambil mengambil bunganya dari Reynad, mungkin berawal dari terpaksa kedepannya dia akan mencintai Reynad apalagi menurutnya Kevin juga sudah berpacaran bersama dengan orang lain.
“Beneran kay?”tanya Reynad yang berdiri karena iq pun yang masih tidak menyangka akan di terima dan akhirnya kerja kerasnya selama satu tahun untuk mendapatkan kayla akhirnya terbalaskan. Reynad tersenyum dia memeluk kayla dengan erat karena bahagia.
“Iya kak lepas, malu sama orang”ucap kayla yang dimana di sana banyak orang yang melihat ke arah mereka apalagi Reynad yang berbicara begitu kencang.
“Iya iya”ucap Reynad sambil melepaskan pelukan dari kayla.
“Yaudah kita duduk aku pegel”ucap kayla yang duduk di kursi taman sambil melihat bunga-bunga tang sangat indah.
“Mau makan apa? Udah makan belum? Gimana tadi di kampus?kenapa bisa jalan-jalan sama Nathan?”tanya Reynad yang bertubi-tubi tak ada waktu buat kayla menjawabnya.
“Satu-satu Kak”ucap kayla karena ia yang tidak bisa menjawab pertanyaan dari Reynad.
“Iya-iya”ucap reyand dengan memberikan pertanyaan dengan pelan kepada kayla dan kayla pun menjawab.
__ADS_1
“Mau makan apa?”tanya Reynad sambil melihat ke arahnya kayla.
“Mau makan di rumah aja kak, lagi kangen makanan rumahan”ucap kayla, dia yang enggan makan di luar.
“Yaudah mau Gimana? Mau pulang aja?”tanya Reynad yang padahal dia masih ingin bersama dengan kayla apalagi mereka yang baru saja jadian.
“Iya kak”ucap kayla yang merasa lelah juga apalagi tadi dia yang muter-muter bersama dengan Nathan.
“Yaudah pulang”ucap Reynad dia juga beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ke arah mobil bersama dengan kayla, ia akan membawa kayla pulang walau sebenarnya dia masih ingin bersama kayla tapi dia mengalah karena ingin kayla nyaman kepadanya.
Sedangkan di tempat lain Nathan dan Lisa sedang bermesraan, walapun hanya Lisa saja yang bersandar kepada Nathan sedangkan Nathan sedang asik dengan bukunya, dia itu adalah kutu buku.
“Laper kak”ucap Lisa yang sengaja dan semoga saja Nathan mau memasak untuknya, tetapi Nathan dia saja tidak mendengar mungkin karena asik membaca buku sehingga yang lain tidak di hiraukan.
“Kak”panggil Lisa lagi karena Nathan masih saja tidak berhenti membaca.
“Iya ada apa?”tanya Nathan sambil melihat ke arahnya Lisa yang sudah mulai bad mood.
“Kalau laper yah makan”ucap Nathan dengan dingin dan seakan tidak mengerti atau dia memang tidak mengerti.
“Bukan gitu. Gak peka”ucap Lisa yang kesal dan akan beranjak dari duduknya karena ia yang tak ingin berlama-lama di sana takut dia merasa semakin kesal saja.
“Duduk”ucap Nathan dengan tegas meminta Lisa untuk duduk sambil dia menarik tangannya Lisa.
“Apaan sih kak, aku mau ke kamar istirahat”ucap Lisa yang sudah tidak ingin meladeni lagi Nathan.
“Katanya mau makan?”Tanya Nathan sambil melihat ke arahnya Lisa yang sudah kesal.
“Iya mau makan di dalam mimpi”ucap Lisa den na juteknya yang bisa-bisanya pacarnya tidak peka sama sekali, buat apa ganteng pinter tapi gak pernah peka.
__ADS_1
“Yaudah gue masakin”ucap Nathan agar Lisa mau makan dan dia terpaksa akan memasak, entah memang maunya Lisa dia masak atau bagaimana tapi dia mencoba aja dahulu.
“Gitu dong peka”ucap Lisa tersenyum bahagia akhirnya Nathan peka walaupun harus dia marah dahulu.
“Yaudah ayo”ucap Nathan sambil menarik tangannya Lisa dan memegangnya dengan erat dan mereka berjalan menuju ke arah dapur untuk memasak yah walaupun ada ART tapi Lisa ingin masakan Nathan kapan lagi kan bisa merasakan masakan Nathan.
Kayla dan Reynad pun sampai di rumahnya dan mereka pun turun.
“Nathan disini?”tanya Reynad sambil melihat ke motornya Nathan yang terparkir.
“Iya kak kayanya, mau mampir dulu gak”ajak kayla karena dia tau bahwa Reynad ingin mampir kerumahnya.
“Iya mau”ucap Reynad tersenyum dan berjalan menuju ke rumahnya Lisa yang disana sudah ada Nathan dan Lisa yang sedang di dapur memasak.
“Kak Nathan bikinin makan buat aku juga dong”ucap kayla saat melihat nathan yang sedang memasak di dapur dan dia pun duduk di sampingnya Lisa.
“Oke siap, duduk aja”ucap nathan sambil melihat ke arah kayla dan tersenyum.
“Oh kay baru pulang? Gimana di kampusnya?”Tanya Lisa saat kayla duduk di sampingnya.
“Lumayan seru lis, tau gak sih banyak mahasiswa yang ganteng, kamu nyesel deh gak ikut kesana”ucap kayla yang dimana di kampus banyak laki-laki yanh ganteng dan membuat terpesona.
“Tapi gak seganteng gue kan kay?”tanya Nathan sambil menggoda kayla.
“Iya kak, mahasiswa lain lewat kalau sama kak Nathan”ucap kayla yang tersenyum.
“Jadi ke kampus itu bukan mau perkenalan tapi mau lihat mahasiswa yang ganteng”ucap Reynad sambil melihat ke arahnya kayla dengan tatapan maut.
“Enggak kok bercanda”ucap kayla tersenyum agar Reynad tidak marah kepadanya.
__ADS_1
“Oh iya kay. Gue hampir aja lupa tadi ada salam dari Bobby”ucap Nathan yang sedang memasak tapi malah ngobrol.
“Bobby yang mana kak?”tanya kayla karena dia tidak tau karena begitu banyak orang yang dia temuin sari ini sehingga dia lupa.