
Sepanjang pelajaran mereka memikirkan keadaan kayla, mereka khawatir akan terjadi sesuatu terhadap kayla, apalagi kayla pulang dengan keadaan yang sangat memprihatinkan.
Setelah beberapa jam akhirnya waktu yang mereka tunggu-tunggu akhirnya datang, waktu pulang telah datang dan akhirnya merasa lega karena mereka bisa bertemu dengan kayla dan melihat kondisi kayla.
Mereka berjalan menuju parkiran seperti biasa mereka mengambil kendaraannya dahulu untuk pulang.
“Gue khawatir sama kayla jadi gue mau kerumah lo buat ketemu kayla dulu”ucap stefanie yang tengah berdiri si samping Lisa, dia merasa khawatir dan ingin melihat keadaan kayla.
“Boleh, lo pulang bareng gue aja, kita hibur kayla”ucap Lisa yang dengan senang hati stefanie mau ikut kerumahnya untuk menghibur kayla.
“Gue juga ke rumah lo yah”ucap Rizky sambil tersenyum
“Lo kan tetanggaan sama gue, biasa juga lo main ke rumah gue tanpa izin”ucap Lisa sambil melihat ke arah Rizky.
“Haha lupa gue”ucap Rizky sambil tertawa.
“Kalian mau ketemu kayla juga?”tanya Ervan kepada Lisa dan temannya yang tengah berdiri di samping mobilnya.
“Iya kak, mereka khawatir sama kayla”ucap Lisa
“Gue juga kerumah lo van, gue pengen ketemu kayla”ucap Kevin
“Gue juga yah, gue khawatir sama keadaan kayla”ucap Nathan yang lagi-lagi dia merasa khawatir akan kayla.
“Yaudah lah kalian semua ikut aja, ayo pulang lihat ke adaan kayla”ucap Ervan yang enggan berlama-lama berdebat dengan para sahabatnya.
Akhirnya pun mereka berangkat kerumah Ervan untuk bertemu dengan kayla, karena mereka semua khawatir dengan keadaan kayla, dan hari ini jadi kesempatan buat Lisa agar bisa berboncengan dengan Nathan, dia sengaja tidak ikut naik mobil sama Ervan karena ingin berduaan bersama Nathan.
“Ah akhirnya aku bisa naik motor lagi berdua sama kakak”ucap Lisa sambil meng eratkan pelukannya kepada Nathan sambil tersenyum senang.
__ADS_1
“Gak usah peluk-peluk gue risih”ucap Nathan sambil melepaskan tangan Lisa dari perutnya.
“Kak Nathan Biarin aku peluk, nanti kalau aku jatuh bagaimana?”tanya Lisa manja, agar di bolehkan memeluk Nathan
“Terserah lo”ucap Nathan yang enggan berdebat dengan Lisa karena takut dia nya tidak focus untuk mengendarai motor.
Mereka terus mengendarai motornya di sepanjang jalan ibu kota yang ramai, setelah tiga puluh menit akhirnya mereka sampai di kediaman aditama mereka segera turun dari kendaraannya menuju ke dalam rumah, di dalam rumah kebetulan pak Farhan dan Bu wulan sudah pulang bekerja lebih awal karena ingin beristirahat lebih lama.
“Eh kalian tumben rame-rame pulang sekolahnya”ucap Bu wulan yang melihat Ervan membawa teman-temannya dan Lisa pun membawa teman-temannya.
“Iya mah, mereka mau bertemu kayla”ucap Ervan yang tengah berdiri bersama teman-temannya.
“Memangnya kalian di sekolah tidak bertemu kayla?”tanya Bu wulan heran bukannya mereka barusan dari sekolah tapi kenapa malah bertemu kayla di rumah.
“Kayla pulang duluan mah, tadi gak enak badan”ucap Lisa
“loh kayla sakit dan sudah pulang tapi dari tadi kayla belum pulang kerumah, orang yang pulang pertama kerumah mamah tapi tidak melihat kedatangan kayla”ucap Bu wulan yang detik sekarang merasa bingung kayla kemana.
“Tapi beberan kayla belum pulang, papah dan mamah pun kira kayla memang masih disekolah saja”ucap pak Farhan merasa khawatir terhadap kayla.
“Lalu kayla kemana tante, Kevin khawatir sama kayla”ucap Kevin sambil mengacak-ngacak rambutnya yang merasa prustasi.
“Sabar Vin, mungkin kayla kerja”ucap Nathan menenangkan Kevin.
“Tapi kayla sakit Nath, mana mungkin dia kerja, gue khawatir bagaimana kalau kayla kenapa-kenapa”ucap Kevin yang mulai berkaca-kaca.
“Vin lo sabar, kita cari kayla”ucap edwar sambil mengusap punggung Kevin.
“Lalu kayla kemana? Mamah khawatir sama kayla, mamah khawatir takut kayla terjadi sesuatu, orang tua kayla menitipkan kayla kepada kita van”ucap Bu wulan sambil menangis mengingat pengorbanan Bu Aminah menyelamatkan nyawanya sedangkan dia tidak bisa menjaga amanah dari Bu Aminah.
__ADS_1
“Sabar mah, jangan nangis, kita cari kayla papah yakin kayla gak bakalan kenapa-kenapa”ucap pak Farhan menenangkan istrinya agar tidak histeris dan menambah keadaan semakin rumit.
“Iya mah, kita bakalan cari kayla, mamah tunggu di rumah, pah papah jagain mamah”ucap Ervan menenangkan orang tuanya.
“Ayo kak kita cari sekarang”ucap Lisa yang merasa khawatir akan kayla.
“Oke bagaimana kalau kita berpencar buat nyari kayla agar mudah ketemu”ucap Ervan memberikan arahan agar mereka menelusuri kota Jakarta untuk mencari keberadaan kayla.
“Aku sama kak Nathan yah”ucap Lisa sambil tersenyum
“Lo lagi ada masalah juga malah mencari kesempatan”ucap Rizky yang bisa-bisanya di saat seperti ini Lisa malah merencanakan ingin berduaan sama Nathan.
“Lo sirik aja”ucap Lisa sambil menjulurkan lidahnya mengejek ke arah Rizky.
“Udah, kalian malah saling ejek ini kita cari kayla”ucap Nathan yang lagi-lagi Lisa berdebat.
“Iya-iya”ucap Lisa yang tengah merasa kesal terhadap Rizky.
Mereka pun akhirnya berpencar untuk mencari keadaan kayla, Nathan dengan Lisa, Rizky dengan stefanie, padahal tadi edwar mengajak stefanie mencari kayla bersamanya tapi stefanie menolak karena merasa canggung, sedangkan Kevin di temani oleh edwar, Ervan dengan Nasya yang memaksa ingin ikut mencari kayla.
Kevin pun memacari kayla ke tempat kerjanya berharap saja, kayla ada di sana dan dia segera bertanya kepada teman-teman kayla yang tengah bekerja tapi sayang kayla tidak ada disana, dan semakin pulang bertambah ke khawatirkan Kevin terhadap kayla.
“Kay, lo dimana? Kenapa lo buat gue khawatir? Kenapa lo pergi tanpa memberitahu gue, lo kemana? Lo disini gak punya siapa-siapa”batin Kevin sambil mengendarai motor mencari keberadaan kayla, melirik ke kiri dan ke kanan, mencari ketempat dimana dia selalu datang bersama kayla tapi tidak menemukan keberadaan kayla.
“Kayla, gue beraharap lo baik-baik aja”ucap Kevin yang sudah mulai menitihkan air matanya.
**
Sedangkan di motor Yang di kendarai oleh Nathan dan Lisa mereka pun senantiasa mencari ke kiri dan kenakan serta mencari ke tempat dimana biasa kayla berada tapi karena kayla yang memang jarang keluar rumah sehingga mereka sangat sulit untuk mencari keadaan kayla.
__ADS_1
“Kayla gak punya keluarga di Jakarta?”tanya Nathan yang sudah mulai bingung mencari kemana lagi.
“Kayla gak punya keluarga lagi kak, keluarga terakhir yang ada hanya ibunya, semua keluarga nya sudah meninggal”ucap Lisa yang merasa sedih akan ketika memikirkan kehidupan kayla.