
Kayla yang hari ini datang ke rumah sakit tempat Lisa di rawat dia sudah kengen dan ingin bertemu dengan Lisa walaupun ia juga yang lelah karena baru saja pulang tetapi demi Lisa dia tidak pernah keberatan.
Saat kayla sampai di rumah sakit, bi inah yang menjaga Lisa karena orang tuanya yang harus bekerja sedangkan dia dan Ervan juga harus kuliah.
“Bi udah lama nungguin Lisa?”tanya kayla saat datang keruangan Lisa dan melihat bi inah.
“Dari siang non, soalnya nyonya kan harus kerja”ucap bi inah.
“Yaudah bi kalau begitu. Bibi pulang aja biar kayla yang nungguin Lisa”ucap kayla yang duduk di sampingnya Lisa yang masih tertidur.
“Tapi non, non juga kan harus istirahat”ucap bi inah karena dia tau bahwa kayla yang baru pulang dari kampus.
“Gak apa-apa bi, kayla gak apa-apa kok, lebih baik bibi pulang takutnya bibi juga lelah kan”ucap kayla yang tau bahwa pekerjaan Asisten rumah tangga itu melelahkan.
“Yaudah kalau begitu non, bibi pamit yah. Jangan lupa non kayla makan”ucap bi inah yang membereskan barang bawaannya.
“Iya bi, kayla makan kok”ucap kayla dan bi inah pun pulang karena memang dia juga harus beres-beres rumah dan memasak.
Kayla yang terduduk dan ia menangis karena Lisa yang masih belum sadarkan diri.
“Lis ayo bangun yuk, apa kamu gak kangen sama aku, ayo lis bangun kita kuliah bareng. Lis tau gak aku sama Stefanie kesepian karena kamu gak ada biasanya kita berempat tapi ini kita hanya bertiga”ucap kayla yang terus memegang tangannya lisa.
“Lis tau gak, kata mamah dan papah mereka merestuin kamu sama Kaka Nathan dan sebentar lagi kamu jadi istri dia, pasti kamu bahagia jadi ayo bangun yuk lis”ucap kayla yang terus saja bercerita tanpa henti dan membicarakan segala sesuatu yang terjadi setelah Lisa koma.
Tak lama Nathan datang ke ruangan nya Lisa dengan kayla yang sudah menangis sambil terus bercerita.
“Kay jangan nangis terus, sabar yah, kakak yakin kok Lisa bakalan sadar”ucap Nathan yang mencoba membuat kayla berhenti menangis, dia juga merasa sangat kehilangan hanya saja sebagai lelaki dia juga harus kuat.
__ADS_1
“Tapi kak, kapan Lisa bangun, Lisa kan pengen banget kuliah tapi dia masih gak bangun-bangun”ucap kayla sambil terus menangis dan memegang tangannya lisa.
“Sabar yah kay, kamu berdoa aja yah yakin kok Lisa bakalan sadar”ucap Nathan sambil menepuk-nepuk punggungnya kayla.
Tak lama Reynad datang ke ruangannya Lisa karena dia yakin kalau kayla akan berada di sana dan benar saja kayla sedang duduk dengan Nathan yang berdiri sambil menepuk pundaknya kayla yang tengah menangis.
“Eh Rey lo datang”ucap Nathan saat sadar pintunya terbuka.
“Iya Nath, gue mau lihat kayla”ucap Reynad yang ia tidak sempat untuk berbicara dengan kayla tadi di kampus.
“Baru aja gak ketemu lo udah kangen aja”ucap Nathan yang heran dengan kelakuan Reynad yang senantiasa mengejar kayla kemana pun kayla pergi.
“Iya gue khawatir takutnya kayla belum makan”ucap Reynad.
“Yaudah kak, kayla keluar dulu yah”ucap kayla yang keluar dari ruangannya Lisa dan di ikuti oleh Reynad yang juga keluar. Kayla hanya duduk dan terdiam karena sambil memainkan handphonenya.
“Enggak”ucap kayla yang berbicara dengan nada ketusnya.
“Kenapa dong? Marah sama kakak?”tanya Reynad yang dia tak ingin kalau sampai kayla yang marah kepadanya.
“Enggak”ucap kayla dengan singkat dan masih senantiasa melihat media sosialnya dan tanpa sengaja terlihat akun nya Kevin yang lewat dan saat itu Kevin tengah mengupload photonya.
“Bagus yah Kepoin mantan”ucap Reynad yang tak sengaja melihat kayla tengah melihat media sosialnya Kevin.
“Apaan sih, Enggak ini gak sengaja”ucap kayla yang memang tidak berniat untuk melihat padahal ia baru aja membuka media sosialnya biasanya dia tidak pernah semenjak putus dengan kevin.
“Itu dilihat, kamu gak bisa bohong”ucap Reynad dengan emosinya.
__ADS_1
“Siapa juga yang bohong”ucap kayla dengan ketus.
“Itu kamu bohong, itu lihat sendiri kamu lihat photo nya kevin”ucap Reynad yang marah.
“Terserah deh, cape berdebat, jangan ikutin aku”ucap kayla yang masuk ke ruangannya Lisa Padahal dia yang sedang marah tapi malah Reynad yang marah kepadanya dan entah mengapa belakangan ini kayla sangat sensitif semenjak Lisa yang sakit.
“Kay kay”panggil Reynad dari luar dan kalau dia masuk bakal ada perdebatan dan menganggu Lisa sehingga dia memutuskan untuk pulang saja dan beristirahat.
Kayla yang masuk dan dia melihat Nathan yang sedang memegang tangannya Lisa sambil menangis dan membuat kayla juga sangat sedih.
Kayla duduk di sofa yang di sana dia tidak mendekati Nathan karena takut menganggu Nathan sehingga kayla memutuskan untuk istirahat.
Malam telah tiba dan kayla yang masih tertidur dan tak lama Bu wulan membangunkan kayla yang sedang nyenyak tidur, saat kayla sadar dia keget karena dia melihat banyak orang yang ada di sana.
“Bangun yu sayang”ucap Bu wulan dengan lembut.
“Kenapa mah banyak orang?”tanya kayla dengan wajah bingungnya.
“Nathan sama keluarga nya datang lagi kesini sayang, Nathan akan menikahi Lisa”ucap Bu wulan menjelaskan.
“Oh gtu mah, Yaudah kalau begitu kayla ke toilet dulu”ucap kayla yang berjalan menuju toilet untuk mencuci muka.
“Hah Lisa menikah? Lisa jadi pengantin, gak salah kan, ah malu nya banyak orang malah tertidur”ucap kayla yang berbicara sendirian karena dia yang syok juga.
“Ah apa kabar wajah aku saat tadi tidur”ucap kayla menjelang-gelengkan kepalanya dan dia juga yang walaupun malu dia keluar dari toilet dan semuanya sudah siap akad tinggal menunggu dia yang keluar.
Nathan yang sudah rapi begitu pun dengan pak Farhan selaku wali dari Lisa sedangkan Ervan yang juga ada disana tetapi terlihat bahwa dia yang seakan terpaksa menerima pernikahan ini tetapi mungkin ini adalah jalan terbaik yang harus dilakukan agar Lisa cepat sadar kembali dan berkumpul bersama dengan orang yang dia sayangi.
__ADS_1
Nathan mengucapkan ijab Qabulnya dengan lantang dan tanpa jeda sedikitpun sedangkan Bu wulan menetaskan air matanya karena merasa sedih mereka tidak menyangka akan berada di tahap ini, mereka tidak pernah sedikitpun terpikirkan untuk menikahkan anaknya saat usia muda apalagi Lisa yang baru saja lulus dari SMA tetapi mereka lakukan agar Lisa cepat sadar. '