
Kayla yang menghampiri Lisa yang berada di kamar dan saat ia masuk Lisa yang tengah menangis sambil duduk di ranjangnya, ia tau bagaimana perasaan Lisa yang selalu saja di abaikan dan tidak di perhatikan oleh Nathan.
“Lis kamu gak apa-apa?”tanya kayla sambil menghampiri Lisa yang tengah menangis.
“Enggak kay”ucap Lisa dambil mengusap air matanya.
“Itu kak Nathan nunggu, mau nemuin dia gak?”tanya kayla yang dimana dia tidak memaksa Lisa untuk menemui Nathan.
“Gak kay, bilang aja aku tidur yah”ucap Lisa karena ia juga tak mungkin berbicara dengan Nathan dalam keadaan seperti ini.
“Yaudah aku ke bawah dulu yah, nanti kesini lagi”ucap kayla yang keluar dari kamarnya Lisa dan dia berjalan ke bawah menghampiri Nathan dan kedua orang tuanya.
“Maaf kak, Lisanya lagi tidur jadi gak bisa ketemu”ucap kayla dengan tanpa basa basi.
“Iya mungkin Lisa kecapean Nath, besok lagi aja yah”ucap Bu wulan yang dimana tau bagaimana kebiasaan anaknya saat tak ingin menemui seseorang.
“Yaudah kalau begitu,saya pamit dulu yah om tante”ucap Nathan karena dia juga gak mungkin nunggu Lisa bangun.
“Iya hati-hati”ucap pak Farhan tak kala Nathan yang berpamitan.
“Iya om, kay kakak pamit yah”ucap Nathan sambil berpamitan kepada kayla dan mengusap rambutnya kayla dan entah mengapa dengan Nathan yang masih lebih perhatian kepada kayla di bandingkan kepada Lisa.
“Iya Kak hati-hati”ucap kayla tersenyum, dan Nathan pun pulang, sedangkan Bu wulan dan pak Farhan tampak bingung akan sikapnya Nathan terhadap kayla.
“Kay Lisa sama Nathan ada masalah?”tanya Bu wulan yang duduk di samping kayla untuk mencari informasi.
“Enggak mah. Cuman mungkin Lisa hanya kecewa aja sama kak Nathan yang cuek sibuk”ucap kayla menjelaskan.
“Memang Nathan itu terlihat cuek tapi kenapa sama kamu Nathan terlihat berbeda lebih perhatian?”tanya pak Farhan dari pada rasa penasarannya yang ada di benaknya.
“Karena kak Nathan menganggap aku adiknya pah. Jadi dia memang lebih perhatian dan aku pun suka nasehati kak Nathan agar perhatian sama Lisa hanya saja memang susah pah”ucap kayla menjelaskan apa yang terjadi.
__ADS_1
“Tapi apa kamu suka sama Nathan?”tanya pak Farhan karena ia tak ingin kedepannya ada konflik di antara kedua anak perempuannya.
“Enggak pah, kayla gak suka sama kak Nathan kok”ucap kayla jujur, karena dia memang hanya menganggap Nathan kakak dan teman saja tidak lebih.
“Papah ada-ada aja bertanya sepeti itu. Kayla kan udah punya Reynad mana mungkin suka sam Nathan”ucap Bu wulan sambil tertawa agar suasana tidak tegang.
“Papah cuman tanya aja mah, apa salahnya kan kita mengantisipasi kedepannya takutnya kan”ucap pak Farhan yang dimana dia tak ingin anaknya saling melukai.
“Enggak pah, santai aja kok, kayla gak suka sama kak Nathan, jadi papah tenang aja dan nikmatin hidup papah”ucap kayla karena ingin orang tuanya bahagia.
“Asal kamu cepet dewasa dan ngurus perusahaan papah akan tenang dan bisa menikmati hidup papah”ucap pak Farhan yang ingin segera mewariskan perusahaan kepada anaknya.
“Apa papah gak takut, kalau entar kayla berkhianat sama papah?”tanya kayla takutnya kedepannya dia gak bisa semaksimal mungkin untuk berbisnis.
“Enggak sayang, papah percaya sama kamu dan papah yakin kamu bakal melakukan yang terbaik”ucap pak Farhan yang dimana dia mempercayai kayla dan kalau bukan kayla siapa lagi yang akan meneruskan bisnisnya karena anaknya yang keduanya tak ingin berbisnis sehingga dia tidak dapat memaksa.
“Udah pah, kayla nya jangan di ajak bicara terus pasti dia lapar Abis ujian”ucap Bu wulan karena melihat anaknya yang di suguhi pertanyaan yang terkadang tak masuk akal.
“Papah lupa mah, kay makan dulu gih”ucap pak Farhan menyuruh anaknya untuk makan.
“Yaudah sayang istirahat yah”ucap Bu wulan yang akan menyerahkan masalah Lisa kepada kayla.
Bu wulan hanya melihat dan dia bahagia anaknya saling mengasihi dan tidak saling bermusuhan dan juga saling menjaga satu dengan yang lainnya.
**
Sedangkan di tempat lain pun sahabatnya kayla masih berada di sana menyelesaikan makannya karena sayang makanan sudah di pesan.
“Ah gila kenyang banget”ucap Rizky sambil menepuk perutnya yang kenyang.
“Ya iyalah, lo makan tiga porsi Rizky bagaimana gak kenyang”ucap stefanie yang geleng-geleng karena sahabatnya yang makan begitu banyak.
__ADS_1
“Yah kan kalau gak di makan mubajir”ucap Rizky cengengesan.
“Tapi kan Ky lo apa gak pengen muntah?”tanya Stefanie yang penasaran.
“Sedikit pengen”ucap Rizky.
“Heran Ky, badan lo kecil tapi kuat juga yah makan?”tanya Nabila sambil melihat ke arah Rizky yang mempunyai badan kecil.
Rizky hanya tertawa karena ia tak mampu berkata apapun.
“Oh iya kak Nabila juga kuliah disini?”tanya Rizky saat baru sadar bahwa di sana ada Nabila.
“Kemana aja Ky, lo baru tau”ucap nasya sambil melihat ke arahnya Rizky.
“Hehe, gue gak tau, tapi kok gak lihat kak Sarah sama kak Silvi kemana yah?”tanya Rizky yang ingin tahu kabar kakak kelasnya sekaligus gebetannya.
“Mereka kuliah di luar kota”ucap Nabila menjelaskan.
“Kenapa kak Nabila gak ke luar kota juga? Apa jangan-jangan kakak berharap ketemu aku yah”ucap Rizky yang mulai percaya diri.
“Apaan sih Enggak lah, yah kalau ke terima disini kenapa harus jauh-jauh”ucap Nabila sewot padahal ia yang jauh dari sahabatnya karena ingin mengejar reyand dan berharap Reynad menjadi miliknya.
“Lagian lo pede amat Ky”ucap Ervan mengejek Rizky.
“Iya lo jangan terlalu pede nanti lo malu”ucap edwar tertawa mengejek Rizky.
“Lagian kan cuman kemungkinan aja, kalian sensi banget kalau gue deketin perempuan, iya kan kak”ucap Rizky sambil menekuk wajahnya.
“Iya”ucap Nabila dengan simpel karena ia juga merasa sebal dan kesal kepada Rizky.
“Udahlah Ky, Cepetan abisin, katanya kalian mau nonton”ucap edwar yang niat awal mereka kesini memang untuk nonton sebelum terjadi sesuatu antara Lisa dan Nathan. Walaupun mereka tidak tau masalah antara mereka.
__ADS_1
“Oh yah Reynad Kemana?”tanya Nabila sekali lagi karena tidak melihat pujaannya dari tadi pagi.
“Paling-paling Reynad ngejar kayla, kan hari ini reyand minta jawaban dari kayla”ucap Rizky yang memang dia tau masalah di antara sahabatnya.