
Sedangkan Kevin hanya diam saja mendengarkan kayla berbicara sambil memandangnya.
“Udah gak perlu lo lihatin terus gak akan kabur”ucap edwar yang melihat sahabatnya itu memandang sang mantan terus.
“Takut kabur lagi, jadi gue pantau terus”ucap Kevin sambil terus memandang kayla.
Sedangkan kayla hanya diam saja karena dia yang masih tak ingin banyak berbicara dengan siapapun apalagi Kevin.
“Yaudah kalau gitu kita balik duluan yah”ucap Nabila menarik tangan suaminya.
“Bentar, kayla Gimana?”tanya Rizky saat tangannya yang di tarik oleh sang istri.
“Kayla sama Kevin aja, kamu udah janjikan ajak aku jalan-jalan”ucap Nabila yang ingin sekali jalan berdua bersama suaminya.
“Yaudah lo pergi aja Ky, aku bisa pulang sendiri”ucap kayla tersenyum karena ia yang tak ingin jadi penganggu di rumah tangga sahabatnya itu.
“Yaudah lo hati-hati yah, kalau ada apa-apa hubungin gue”ucap Rizky yang berteriak karena dia yang memang sudah agak jauh dari kayla.
“Gimana sayang udah makannya?”tanya edwar sambil melihat ke arahnya stefanie.
“Udah kok kak, kenapa?”tanya stefanie sambil melihat ke arah sang kekasih.
“Yaudah ayo pergi kalau udah makannya”ucap edwar mengajak stefanie pergi karena dia yang akan membiarkan Kevin bersama dengan kayla, edwar juga berharap kayla dan Kevin kembali lagi karena sekarang tidak ada alasan lagi mereka untuk tidak bersama.
“Ayo kayla pulang, urusan kita udah selesaikan”ucap stefanie mengajak kayla pulang karena dia yang masih tidak setuju apabila Kevin mendekati kayla karena menurutnya kayla yang masih belum sembuh luka di hatinya.
“Iya ayo”ucap kayla beranjak dari tempat duduknya, begitupun dengan Kevin dan edwar yang mengikuti Stefanie dan kayla. Mereka berjalan menuju ke parkiran, kayla pun tau ia tak akan menganggu edwar dan Stefanie ia hanya ingin keluar bersama saja.
__ADS_1
Mereka sudah sampai di parkiran yang seperti biasa parkiran penuh karena memang waktunya para mahasiswa kuliah.
“Kay lo gak ikut mobil kita?”tanya stefanie karena melihat kayla hanya diam saja malah bermain handphone.
“Kamu duluan aja yah, aku masih ada urusan”ucap kayla tersenyum, sebenarnya ia sedih biasanya ada Reynad yang selalu menjemputnya tetapi sekarang tidak ada siapa-siapa mungkin Kevin memamg ada hanya saja kayla masih belum ingin berteman atau berdekatan dengan laki-laki apalagi dengan Kevin karena takutnya menambah masalah saja.
“Tapi kamu gak apa-apa kalau aku duluan”ucap Stefanie ia yang masih ragu-ragu untuk masuk ie dalam mobil Ervan karena ia yang tidak tega melihat kayla sendirian.
“Aku gak apa-apa kok, kamu duluan aja, aku udah dewasa bisa sendiri kok”ucap kayla tersenyum ia tau bahwa Stefanie merasa tidak enak kepadanya hanya saja ia juga tau kalau edwar pasti ingin berduaan bersama stefanie.
“Yaudah kalau begitu aku duluan yah”ucap stefanie masuk ke dalam mobilnya.
“Kayla hati-hati yah, ada yang modus”ucap edwar saat masuk ke dalam mobilnya meninggalkan kayla dan Kevin yang masih berada di sana.
“Gue anterin yah”ucap Kevin menawarkan diri untuk mengantar kayla.
“Kay biar gue yang anterin aja”ucap Kevin memaksa karena memang dua berniat untuk menjemput kayla makannya dia datang ke kampus.
“Gak usah kak, kayla mohon jangan ganggu kayla dulu”ucap kayla yang berjalan lebih cepat meninggalkan Kevin sendirian, ia mencari taxi dan untung saja tak lama ada taxi yang lewat.
“Kay gue yakin lo akan kembali lagi sama gue”ucap Kevin saat melihat kepergian kayla.
***
Sebulan kemudian, dimana wisuda telah tiba, kayla yang dari kemarin fokus bekerja membantu sang ayah yang memang harus sudah pensiun karena usia yang sudah mulai tua.
Kayla yang sudah siap-siap dengan memakai kebaya warna biru baby dan terlihat sangat cantik dengan rambut yang ia gerai tapi kayla tidak terlihat bahagia mungkin kayla yang masih memikirkan kepergian Reynad.
__ADS_1
“Kay lo cantik banget”ucap Lisa saat melihat sang adik yang sudah selesai ia make up in.
“Makasih lis, ini juga berkat kamu kan aku jadi cantik begini”ucap kayla yang mencoba tersenyum walaupun dalam hatinya ia ingin menangis tapi ia harus menahannya agar make up yang Lisa rias tidak luntur dan juga agar orang lain tidak merasa sedih.
“Yaudah ayo ke bawah mamah dan yang lainnya udah menunggu”ucap Lisa karena memamg satu keluarga akan datang menghadiri wisuda kayla walaupun yang masuk ke dalam gedung wisuda hanya pak Farhan seorang.
“Yaudah ayo”ucap kayla berjalan menuju lantai bawah karena yang lain sudah menunggu seperti biasa mereka terpukau dengan kecantikan kayla yah karena memang kayla yang tidak pernah memakai make up.
“Sayang kamu cantik banget”ucap Bu wulan sambil melihat ke arah sang anak yang sangat cantik dan mempesona hanya saja kayla tidak seberuntung orang lain, di usia nya yang masih sangat muda ia sudah di tinggalka oleh keluarganya dan juga pacarnya yang sangat ia sayangi, disini Bu wulan ingin menangis memikirkan nasibnya kayla hanya saja ia mencoba menahannya kalau tidak kayla juga akan ikutan menangis.
“Makasih mah, mamah juga cantik kok”ucap kayla memuji sang ibu yang dimana memang walaupun usia yanh sudah tua tapi Bu wulan masih tetap cantik.
“Jangan ngobrol dulu ayo mah nanti telat”ucap Ervan yang mendengar orang tuanya malah terus mengobrol bersama dengan kqyla.
“Iya iya ayo”ucap Bu wulan begitupun dengan yang lainnya, mereka datang berbarengan begitupun dengan Arsen yang tidak ingin ketinggalan hanya saja Nathan tidak bisa datang karena dia yang ada jadwal membantu operasi.
**
Sedangkan di rumahnya Kevin juga sudah bersiap-siap karena ia yang ingin hadir disaat kayla wisuda walaupun entah akan di terima oleh kayla atau tidak tapi setidaknya ia akan berusaha untuk membuat kayla kembali lagi kepadanya walaupun banyak hal yang harus ia korbankan.
“Sayang tumben kamu udah siap-siap, mau kemana?”tanya Bu liliana yang heran melihat anaknya pagi-pagi sudah bangun biasanya kalau hendak pergi bekerja harus ia yang bangunin.
“Kevin mau datang ke wisudanya stefanie mah”ucap Kevin berbohong karena dia yang enggan menambah masalah dan tak ingin berdebat dengan sang ibu.
“Oh Yaudah hati-hati, mamah nanti siang aja kesananya”ucap Bu liliana yang walaupun ia sebal kepada saudaranya tetapi stefanie yang merupakan keponakannya sehingga ia harus datang.
“Yaudah mah Kevin berangkat”ucap Kevin berpamitan kepada orang tuanya, ia segera pergi dari pada ibunya yang terus bertanya. -
__ADS_1