
Reynad yang sudah berpamitan dan segera Stefanie menarik kayla karena dia yang ingin berbicara dengan dia.
“Kenapa Fanie?”tanya kayla karena dia yang bingung mengapa stefanie menarik dia karena tidak biasanya begitu.
“Lo udah bilang sama kak Rey kalau lo ketemu kak Kevin?”tanya stefanie.
“Belum Fanie, aku gak tau harus mulai cerita dari mana dan juga aku harus bagaimana, jadi aku belum cerita apa-apa, dan semoga saja kedatangan Kevin gak akan membuat semuanya berubah”ucap kayla karena dia juga yang memang berniat memberitahukan Reynad hanya saja dia bingung dan memilih diam saja sampai waktu yang berjalan saja.
“Kalian ngapain sih. Malah ngobrol, ini ada kelas mana dosennya killer lagi, ayo”ucap Rizky yang datang menarik sahabatnya yang tengah berbicara karena kalau tidak begini pasti sahabatnya lupa, karena keasikan berbicara.
“Iya Ky, gak udah tarik-tarik juga kali”ucap stefanie yang kesal karena Rizky menariknya, dan mereka pun berjalan menuju ke kelasnya karena sebentar lagi kelas akan di mulai.
**
Reynad yang langsung pulang kerumahnya karena kalau harus ke kantor dia belum mempersiapkan semuanya sehingga dia pulang lebih dahulu, disana ada kedua orang tuanya yang tampak cemas memikirkan Reynad yang sedang mengendarai mobilnya.
“Papah kenapa belum ke kantor?”tanya Reynad yang datang menghampiri kedua orang tuanya.
“Rey kamu udah pulang sayang, di jalan gak kenapa-kenapa kan?”tanya Bu Amelia sambil mengecek keadaan anaknya.
“Enggak kok mah, selagi aku sama kayla semuanya akan baik-baik saja”ucap Reynad yang tersenyum.
__ADS_1
“Tapi Rey kamu harus jaga kesehatan kamu”ucap pak Revan yang khawatir.
“Rey baik-baik aja yah pah jangan khawatir”ucap Reynad yang selalu tampak baik-baik saja padahal ia juga tau bahwa dirinya tidak baik-baik saja.
“Rey apakah kayla tau dengan masalah ini?”tanya Bu Amelia.
“Enggak mah, kayla gak tau dan Reynad pun tidak mau memberitahukan kayla tentang ini, karena Rey takut kayla yang akan sedih dan dia ikut drop juga”ucap Reynad yang selalu saja memikirkan tentang kayla tanpa dia sadar dia juga tidak baik-baik saja tetapi kayla adalah orang pertama yang harus dia lindungi dalam hal apapun.
“Tapi Rey apa kayla gak bakalan syok saat suatu saat nanti dia tau”ucap Bu Amelia karena dia juga yang khawatir dengan kayla kalau sampai kedepannya ada sesuatu dengan Reynad, Bu Amelia sudah sangat senang Reynad mempunyai kayla karena berkat dia Reynad jadi semangat menjalani hari-harinya.
“Iya Rey menurut papah lebih baik kamu bilang sama kayla, dan papah yakin dia akan selalu ada buat kamu kalau sakit kamu kambuh jadi kamu gak usah tiba-tiba menghilang begitu”ucap pak Revan yang terus meminta Reynad jujur kepada kayla.
Kedua orang tua Reynad hanya mampu melihat anaknya yang masuk ke dalam kamarnya dengan perasaan sedih dan merasa terpukul.
***
Di tempat lain Kevin sedang duduk termenung di sebuah cafe tempat dia dahulu nongkrong, biasanya disana dia selalu bersama teman-temannya sekarang hanya dia sendirian.
Tak lama edwar datang yang memang masih tidak sibuk adalah edwar sendirian yang lainnya sudah sibuk dengan dunianya.
“Kenapa Vin, lo nyuruh gue kesini?”tanya edwar yang datang dan duduk di sampingnya Kevin.
__ADS_1
“Enggak apa-apa, gue cuman butuh temen saja”ucap Kevin yang masih saja duduk dengan tatapan kosongnya.
“Lo kenapa bengong? Lo habis di tolak kayla lagi?”tanya edwar yang dimana dia tau bahwa sahabatnya tidak pernah galau kecuali oleh wanita.
“Tau aja lo”ucap Kevin yang masih saja bengong dengan sesekali minum.
“Udahlah Vin, lo gak usah ganggu kayla lagi, apa lo gak bosen apa sama dia, lagian juga kalian udah pisah lama mungkin cinta lo buat dia udah gak ada lagi kan”ucap edwar yang tau bahwa Kevin gampang melupakan orang lain, mana mungkin selama 4 tahun dia meninggalkan kayla dia masih mencintai kayla.
“Lo bilang apa? Bosen? Gak cinta? Gue masih sangat-sangat cinta sama kayla ed, gue gak pernah bisa lupa sama kayla lo tau, bagaimana sayangnya gue sama kayla, gue rela gak menghubungi kayla selama itu hanya untuk dapat restu orang tua gue, sekarang gue udah dapat restu dia dan gue harus ninggalin kayla, gak semudah itu ed”ucap Kevin yang kembali menjelaskan tentang perasaannya kepada kayla, entah ada hal apa yang membuat Kevin sangat mencintai kayla dan tak bisa melupakan kayla.
“Tapi lo udah terlambat datang Vin, andai saja memberikan kayla pengertian dan kabar setidaknya dia akan tetap menunggu lo datang, tapi lo sama sekali tidak memberikan harapan kepada kayla jadi wajar saja dia juga bersama orang lain, apalagi reynad juga yang sangat mencintai kayla dan menghormati kayla lebih dari lo”ucap edwar yang menjelaskan kisah cinta kayla dan Reynad dan dia berharap Kevin mengerti dan tidak mengejar kayla lagi.
“Tapi seharusnya lo juga sebagai sahabat lo jaga dia buat gue ed, tapi kalian malah mendukung dia sama musuh kita, lo gak ingat apa Reynad itu musuh kita, setega itu lo sama gue ed”ucap Kevin yang merasa terpukul.
Edwar yang sudah pusing menjelaskan dan membujuk Kevin dan di bingung harus bagaimana lagi, Kevin dengan egois dan selalu ingin menang sedangkan kayla wajar saja dia di tinggal selama empat tahun tanpa sepatah kata pun kalau berpacaran dengan orang lain apalagi orang itu sekelas Reynad yang sangat menyayangi dan mencintainya melebihi cinta Kevin.
“Udahlah gue pamit dulu aja, gue jemput stefanie dulu”ucap edwar yang beranjak dari duduknya walaupun dia belum memesan apapun karena sudah kesal kepada Kevin.
“Yaudah gue ikut”ucap Kevin yang beranjak juga.
“Ikut Gimana ? Gue mau jemput kayla juga, gue bakalan tetap berusaha rebut milik gue lagi, gue gak akan membiarkan orang lain merebut milik gue”ucap Kevin yang malah berjalan lebih dahulu membuat edwar yang prustasi dengan tingkah Kevin yang masih saja seperti dulu, kekanak-kanakan tidak ada sisi dewasanya padahal usianya yang sudah bertambah, edwar hanya bisa membiarkan saja kalau dia mencegah Kevin yang ada dia bakalan adu jotos.
__ADS_1