Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kedatangan Rose


__ADS_3

Saat mereka sedang berbicara dan makan bersama di meja makan dengan hidangan yang sangat lezat.


“Maaf non kayla, den Kevin di depan ada yang nyari”ucap pak satpam yang datang menghampiri ke arah meja makan.


“Siapa pak?”tanya pak Farhan karena tidak biasanya ada tamu di depan sana.


“Palingan Reynad, suruh sini aja pak”ucap Bu wulan yang memang sudah tau bahwa Reynad selalu datang di pagi hari.


“Bukan den Reynad Bu tapi perempuan katanya mau ketemu non kayla”ucap pak satpam menjelaskan.


“Yaudah pak, bapak kembali aja, nanti kayla kesana”ucap kayla menyuruh satpamnya untuk pergi karena menganggu orang tuanya yang sedang sarapan.


“Siapa kay? Memangnya kamu tau siapa yang datang?”tanya Bu wulan karena khawatir dengan anaknya takutnya orang yang akan berbuat jahat kepada kayla.


“Gak tau mah, mamah sama papah sarapan dulu yah, kayla kedepan dulu”ucap kayla yang beranjak dari tempat duduknya dan hendak kedepan menemui orang dan entah siapa yang berada di sana dan mencarinya.


Kevin dan Ervan pun beranjak karena dia juga yang khawatir serta mereka penasaran siapa yang datang pagi-pagi begini menemui kayla.


Mereka bertiga berjalan menuju keluar dan siapa sangka orang yang menunggunya itu adalah orang yang mereka kenal.


“Kak Rose”panggil kayla saat tau yang datang adalah Rose kakak kelasnya saat SMA sekaligus tunangan Kevin.


“Ngapai lo kesini?”tanya Kevin yang menarik tangannya Rose agar pergi.


“Apaan sih Vin, gue gak mau ketemu lo, gue mau ketemu kayla, gue gak ada urusan yah sama lo”ucap Rose yang merasa sakit dan kesal karena Kevin yang menariknya begitu kencang.


“Gue tau lo kesini cari gue”ucap Kevin karena dia yang tidak berpamitan kepada orang tuanya.


“Gue gak ada urusan sama lo Vin, gue cuman ada urusan sama kayla”ucap Rose yang mencoba melepaskan cekalan tangannya dari kevin.

__ADS_1


“Ada apa kak?”tanya kayla dengan sopan dan dia sama sekali tidak marah.


“Iya lo mau apa sih”ucap Ervan yang berdiri di sampingnya kayla karena dia yang takut ada apa-apa kepada sang adik.


“Gue cuman mau tanya sama lo, sekarang Reynad kemana?”tanya Rose sambil mendekat ke arahnya kayla.


“Kak Reynad lagi ada kerjaan”ucap kayla berbohong karena sebenarnya dia juga tidak tau dimana Reynad sekarang.


“Kerja? Jadi lo gak tau apa yang terjadi kepada Reynad”ucap Rose dengan wajah yang mengejek.


“Kak Reynad baik-baik aja kok”ucap kayla ia mengingat-ngingat karena memang kemarin dia melihat Reynad yang masih baik-baik saja dan terlihat sehat.


“Lo apaan sih Rose bertanya berputar-putar”ucap Ervan yang sudah mulai tak sabar apa yang akan Rose ucapkan kepada kayla.


“Ayo pulang, gue tau lo kesini cari gue”ucap kevin memaksa Rose untuk pulang karena dia yang takut kalau Rose bikin masalah.


“Gue kira lo perempuan baik-baik kay. Lo gak tau apa pacar lo Reynad sedang berjuang untuk hidup tapi lo malah asik bersama dengan mantan pacar lo yang sekaligus tunangan gue”ucap Rose yang mulai berbicara pada intinya dengan wajah yang sangat menyebalkan.


“Maksud lo apa?”tanya kevin yang masih bingung dengan apa yang di ucapkan Rose.


“Maksud kak rose gimana? Siapa yang berjuang untuk hidup?”tanya kayla ingin memastikan sesuatu apa yang ia dengar.


“Siapa lagi kalau bukan pacar lo, lo sebagai pacarnya gak tau kondisinya Reynad bagaimana”ucap Rose yang semakin membuat kayla penasaran.


“Kak Rey baik-baik aja, kak Rey sehat kok”ucap kayla yang tidak percaya kalau Reynad yang sedang sakit.


“Baik-baik aja, lo cari dia sekarang. Dia lagi sekarat berjuang buat hidup”ucap Rose dengan nada yang semakin membuat kayla kepikiran dan bingun apa yang terjadi.


“Maksud lo apa? Lo bicara yang benar”ucap Ervan yang berteriak dan membuat orang yang barada di rumah tampak kaget.

__ADS_1


“Lo gak bohong kan Rose?”tanya kevin juga yang tidak percaya atas ucapannya dari rose. Saat mereka sedang berdebat dan saling berteriak Nathan datang dimana ia yang baru saja pulang dari menjaga Reynad.


“Ada apa pagi-pagi udah ribut”ucap Nathan yang merasa heran karena biasnya pagi ini mereka berkumpul dimeja makan bukannya di halaman rumah.


“Kalau gak percaya sama omongan gue lo tanya aja sama Nathan”ucap Rose yang merasa beruntung bahwa Nathan datang sehingga ia bisa menyuruh Nathan untuk menjelaskannya.


“Kenapa nanya sama gue emangnya ada apaan?”tanya Nathan karena dia yang tidak tau apa yang terjadi.


“Lo tau kan kalau Reynad sakit, gue gak bohong kan”ucap Rose yang yakin bahwa Nathan akan menjelaskan apa yang terjadi.


“Kak Nathan yang di ucapkan sama Rose benar?””tanya kayla sambil melihat ke arah nathan Karena dia yang penasaran dengan apa yang di ucapkan oleh rose apakah benar atau tidak.


“Nath ayo jawab”tanya Kevin karena dia juga penasaran dengan apa yang terjadi.


“Ayo lah kak kenapa diam”tanya kayla karena Nathan yang masih saja diam.


“Ayo Nath lo jangan diam terus”teriak Ervan karena Nathan yang masih saja diam tidak menjawab apa pertanyaan dari kayla.


“Gue bingung ceritanya mulai dari mana, gue juga bingung harus bagaimana”ucap Nathan yang posisinya memang sangat bingung kalau ia berbicara yang sebenarnya nanti Reynad marah kalau tidak pasti kayla marah dan yang lainnya juga.


“Tuh kan berarti bener apa ucapan gue, Nathan bingung karena Reynad yang tidak memperbolehkan Nathan untuk kasih tau lo, jadi intinya lo itu gak di anggap kayla”ucap Rose yang membuat suasana semakin panas saja.


“Lo diam jangan bicara terus”ucap Kevin yang kesal karena Rose yang berbicara terus tanpa henti dan malah membuat suasana menjadi semakin canggung saja.


“Vin lo bawa pulang Rose dulu, biar gue bicara sama Nathan”ucap Ervan agar Rose pergi dan suasana tenang dulu.


“Yaudah gue balik van. Kalau ada apa-apa hubungi gue yah”ucap Kevin sambil menyeret Rose dan membawanya ke dalam mobil.


“Vin apaan sih gue belum selesai”ucap Rose saat tangannya di tarik oleh Kevin dengan keras tidak memperhatikan ia yang sedang kesakitan.”Vin gue belum mau pulang. Urusan gue belum selesai”ucap Rose yang ngotot saja ingin berada di sana dan enggan pulang karena dia yang belum puas melihat kayla yang belum merasakan sakit.

__ADS_1


__ADS_2