
Hari ini seperti hari biasa di sekolah. Mereka sedang berada di parkiran dan banyak para siswa berlalu lalang sedangkan mereka masih berkumpul di parkiran.
“Sayang”ucap Rose seraya berjalan menghampiri Kevin yang tengah berdiri di samping kayla dan teman-temannya.
“Sayang-sayang siapa loe”ucap edwar sambil melihat Rose yang mendekati mereka.
“Siapa juga yang manggil loe, gue manggil pacar gue Kevin”ucap Rose dengan penuh percaya diri.
“Gue gak punya pacar kaya loe, loe sendiri kan yang ninggalin gue waktu gue pas sayang-sayangnya”ucap Kevin dengan wajah datarnya.
“Tapi itu karena mommy yang minta aku pergi keluar negeri dan sekarang aku balik lagi buat kamu”ucap Rose sambil tersenyum
“Gue udah punya pacar”ucap Kevin seraya melihat genggaman tangannya dengan kayla.
“Iya kakak jangan ganggu kak Kevin dan kayla dong”ucap stefanie
“Iya jangan jadi pelakor deh”ucap Lisa sambil melihat ke arahnya Rose dengan tatapan tidak suka.
“Apa loe panggil gue pelakor, sahabat loe yang pelakor ngerebut Kevin dari gue”ucap Rose yang tak kalah marahnya.
“Loe jangan bentak-bentak orang deh, terima aja kenyataan”ucap Nathan yang mulai kesal atas perdebatan yang terjadi.
“Ah kak Nathan belain aku sweet deh”ucap Lisa sambil tersenyum penuh percaya dirinya.
“GR banget loe”ucap Nathan
“Udah Rose, Kevin udah sama kayla loe harus terima”ucap nasya memberikan pengertian kepada sahabatnya.
“Gue gak mau, mommy bilang bakal jodoh in kita”ucap Rose yang memang benar bahwa Rose dan Kevin akan menjodohkannya hanya saja Kevin belum mengetahuinya.
“Jangan ngawur loe”ucap Kevin”ayo sayang”ucap Kevin sambil berjalan menuju kelasnya dengan bergengaman tangannya.
“Sial, awas aja perempuan kampungan”gumam Rose
“Udah loe gak usah ganggu sahabat sama adik gue yah”ucap Ervan seraya berjalan mengikuti kayla dan Kevin
“Bae nenek sihir”ucap Lisa yang berjalan menuju ke arah kayla di ikuti oleh teman-temannya.
“Ayo lah masuk telat”ucap nasya meninggalkan Rose sendirian.
“Pokoknya gak ada yang bisa dapatkan Kevin selain gue apalagi perempuan kampungan itu”gumam Rose sambil mengepalkan tangan tanda marahnya.
“Ngapain loe bengong disini nanti loe kesambet setan”ucap Reynad yang mendekati rose yang tengah membanting sendirian.
“Loe ngapain juga pindah, loe pasti tau kalau gue pindah jadi loe pindah juga”ucap rose dengan tatapan sinisnya.
__ADS_1
“Siapa juga yang ngaharepin loe, gue ngejar my sweety”ucap Reynad lalu berjalan meninggalkan Rose yang tengah kesal sendirian.
“Awas lo yah gue gak akan Biarin”ucap Rose sambil meninggalkan tempat parkiran menuju ke kelasnya.
Mereka pun belajar seperti biasanya hari ini ada pelajaran olahraga dan terpaksa pelajaran olahraganya bergabung dengan kelas dua belas karena guru yang mengajar olahraga kelas dua belas lagi berhalangan hadir sehingga mau tidak mau harus bergabung.
“Ah pak gak mau gabungan”ucap murid yang lain karena merasa malah kalau harus gabungan sama kakak kelas.
“Gabungan aja pak biar seru”ucap Lisa yang merasa bahagia bagaimana tidak karena dia bisa melihat Nathan berolahraga sehingga menjadi semangatnya datang.
“Mau nya loe itu”ucap stefanie padahal dia juga bahagia.
“Gak ada tapi-tapi an pokoknya kita bergabung an dengan mereka”ucap pak Asep guru olahraga.
“Baik pak”ucap semua siswa dan segera keluar dari kelasnya menuju ke arah lapangan.
Sekarang dilapangan sudah ada kelas XII dan kelas XI mereka sedang berbaris dan mendengarkan arahan dari guru olahraga bahwa hari ini olahraganya adalah tanding basket antara siswa kelas XII dan XI.
“Ayo persiapan permainan basket dimulai siswa laki-laki dahulu”ucap pak Asep memberikan komando.
“Baik pak”ucap para siswa dan sebagian berhamburan menuju ke luar lapangan untuk menonton dan sebagian yang akan bermain basket ada di lapangan.
“Kayla I LOVE YOU”ucap Kevin sambil mengedipkan matanya ke arah kayla.
Sedangkan kayla hanya tersenyum.
“Tidak seperti biasanya Kevin seperti ini”gumam Rose karena selama pacaran memang Kevin terlihat biasa-biasa aja.
“Ah sweet”ucap siswi di sebelah Rose
Sedangkan Rose menatap sinisnya kepada siswi itu.
“Udahlah Rose jangan ganggu Kevin lagi, lagian kamu juga yang ninggalin dia”ucap nasya memberikan pengertian bahwa dia tidak bisa bersama lagi.
“Pokoknya gue bakal rebut balik dia lagi”ucap Rose dengan mengepalkan tangannya sambil melihat ke arah kayla dan Kevin
“Terserah kamu saja, yang penting aku udah ngasih tau kamu”ucap Nasya.
Di sebelah sana pun Silvi sudah terbakar api cemburu.
“Sialan, pokoknya gue harus pisahin mereka”ucap Silvi dengan nada marahnya.
“Pokoknya loe harus rebut dia, Kevin gak pantes sama perempuan kampungan itu”ucap Sarah
“Kalaupun Kevin gak sama kayla tapi Kevin bakal balik lagi sama Rose lah”ucap Nabila dengan polosnya.
__ADS_1
“Lebih baik loe Diem aja”ucap Silvi.
Di pertengahan lapangan mereka sudah bersiap untuk bermain basket.
“Kak Nathan semangat, I Love you”ucap kayla sambil berjingkrank-jingkrak.
Sedangkan tang di panggil hanya acuh tak menghiraukannya.
“Kalian dukung gue dong, gue kan temen kalian, gue juga kan ngewakilin kelas kita”ucap Rizky yang merasa kesal karena tidak ada yang memberikan semangat.
“Semangat Ky, kamu bisa”ucap stefanie sambil tersenyum.
“Semangat Ky”ucap kayla sambil tersebut tersenyum ke arah sahabatnya.
“Semangat Kevin kamu pasti menang”teriak Rose sambil tersenyum.
“Kasihan yang pacarnya gak dukung loe”ucap Reynad nanas-manasin Kevin.
“Walaupun gue gak di semangatin tapi hati kayla hanya buat gue”ucap Kevin dengan penuh percaya dirinya.
“Lebih baik loe, balikan lagi sama Rose biar gue sama kayla”ucap Reynad sambil tersenyum sinisnya.
“Gue gak bakalan Biarin loe ngambil kayla dari gue”ucap Kevin sambil memukul ke arah Reynad
Brugg
“Sialan loe”ucap Reynad sambil memukul balik Kevin
Brugg
“Kalian kenapa malah berantem”ucap Nathan sambil melerai antara Kevin dan Reynad.
Sedangkan guru olahraga tadi tengah ke toilet sehingga dia tidak tau ada keributan.
“Sialan dia”ucap Kevin sambil memukul lagi ke arah Reynad
“Stop kalian kenapa malah berantem”ucap Ervan menghampiri mereka.
Sedangkan di luar lapangan yang melihat mereka berantem terasa terheran-heran.
“Kayla itu kak Kevin sama Reynad berantem”ucap stefanie panik
“Iya kay ayo samperin”ucap Lisa beranjak dari tempat duduknya.
“Iya ayo”ucap kayla sambil beranjak dari tempat duduknya menuju ke arah lapangan untuk melerai perkelahian.
__ADS_1
“Udah kak stop”ucap kayla menghampiri Kevin dan Reynad
“Tapi dia brengsek”ucap Kevin dengan nada marah dan terjadi lah Kevin memukul lagi tapi Brugg bukan kena ke Reynad tapi ke kayla yang mencoba melerai perkelahian.