Jakarta love Story

Jakarta love Story
Kencan buta


__ADS_3

Malam telah tiba dimana kayla akan menemui orang yang ayahnya kenalkan, kayla memakai pakaian rapih dan terlihat sangat cantik. Kayla menaiki taxi menuju tempat itu kayla sebenarnya masih ragu dapatkah ia bertemu dan berusaha melupakan Reynad dengan orang baru dan apakah ia melakukan ini Kevin akan berhenti mengejarnya.


Kayla duduk di tempat yang telah di pesan oleh ayahnya ia menunggu laki-laki yang di kenalkan oleh ayahnya. Tapi untung tak lama orang itu datang yah laki-laki yang mungkin lebih tua beberapa tahun dari kayla hanya saja laki-laki itu tampak sangat tampan dan rapih.


“Kayla kan?”tanya orang itu yang hendak duduk.


“Iya kayla”ucap kayla tersenyum mencoba menutupi rasa ragu dan canggungnya.


“Perkenalkan saya, Joseph anak teman bisnisnya pak Farhan”ucap Joseph memperkenalkan diri.


Kayla hanya tersenyum membalas ucapan dari Joseph. Mereka mengobrol banyak hal apalagi Joseph yang terlihat menyukai kayla.


Sedangkan di tempat lain, di tempat nongkrong Ervan tampak cemas dan khawatir dengan kayla sehingga ia yang mondar mandir memikirkan bagaimana caranya menggagalkan rencana papahnya menjodohkan kayla ia takut kalau kayla yang salah dalam memilih pasangan.


“Lo kebapa gak bisa Diem? Lo masih kepikiran sama nasya?”tanya edwar yang bosan melihat Ervan hanya mondar mandir tak berbicara sama sekali.


“Iya lo aneh kenapa sih? Bukannya lo yang ngajak ketemu kita tapi lo yang gak bicara sama sekali”ucap Kevin yang melihat ke arahnya Ervan yang terlihat kebingungan.


“Ervan lagi mikirin kayla”ucap Nathan yang membalas pernyataan dari Kevin dan juga edwar.


“Emangnya kayla kenapa?”tanya Kevin yang penasaran dan juga khawatir terjadi sesuatu terhadap kayla.


“Kayla lagi kencan buta sama anaknya teman papah”ucap Nathan menjelaskan.


“Kalau kayla kencan buta, apa masalahnya buat lo van? Lo suka sama kayla?”tanya edwar yang sebenarnya bagaimana perasaan Ervan kepada kayla.


“Kayla kencan buta? Lo kok gak kasih tau gue?, kayla kencan buta dimana?”tanya Kevin yang panik melebihi Ervan.


“Kan lo gak ada hubungan apa-apa sama kayla jadi gue kenapa harus bilang sama lo, lagian lo juga udah punya tunangan”ucap Nathan yang malah memakan camilan nya.


“Gue tanya kayla kencan buta dimana hah?”tanya Kevin yang sudah mulai emosi.

__ADS_1


“Di Cafe Alexander mungkin mereka udah ketemu”ucap Nathan memberi tahu tempatnya kepada Kevin.


“Gue pergi”ucap Kevin yang segera berlari.


“Vin lo mau kemana?”tanya Ervan yang tersadar dari lamunannya dan melihat Kevin yang berlari menuju tempat dimana kayla kencan buta.


“Kevin susul kayla van”ucap Nathan dengan santainya.


“Kenapa gak lo larang sih Nath, gue takutnya Kevin berantem sama laki-laki itu dan imbasnya kepada bisnis papah”ucap Ervan mengapa dia tidak bertindak karena ia takut salah mengambil keputusan.


“Biarin aja Nath, bagimana pun Kevin harus memperjuangkan cintanya sama kayla”ucap edwar yang tidak ambil pusing karena memang ia yang tidak ada hubungannya dengan kayla maupun Kevin.


“Tapi kan, gue takutnya jadi salah paham”ucap Ervan yang sangat khawatir takut terjadi sesuatu.


“Biarin aja lah, toh Kevin juga udah dewasa, gue yakin Kevin gak akan berbuat yang aneh-aneh”ucap Nathan yang juga khawatir tapi dia mencoba untuk santai karena ia juga bingung harus bagiamana.


Sedangkan di cafe kayla yang sedang makan dan sesekali ia berbicara dengan laki-laki itu karena memang banyak pertanyaan yang di tanyakan lelaki itu. kayla juga tampak tersenyum dan tertawa entah apa yang mereka bahas sampai tak lama Kevin sampai ke tempat itu ia yang marah apalagi melihat kayla yang tersenyum dan tertawa.


Kayla melihat ke arahnya Kevin begitupun juga laki-laki yang bersamanya juga.


“Kak Kevin? Kenapa kak Kevin disini?”tanya kayla yang sontak berdiri ia juga yang takut melihat wajah Kevin yang marah.


“Dia siapa?”tanya Joseph sambil melihat ke arahnya Kevin yang sedang marah dengan tatapan yang mematikan.


“Temen”ucap kayla menjawab pertanyaan dari Joseph walaupun ia yang ragu dan juga takut menghadapi Kevin tapi ia juga tak bisa mengabaikan Joseph takut sang ayah juga marah.


“Ayo pulang”ucap Kevin sambil menarik tangannya kayla tanpa berbicara apapun.


“Kak kayla lagi ada urusan, kak Kevin pulang duluan aja”ucap kayla berusaha menolak ajakan Kevin ia juga tidak enak kalau harus meninggalkan Joseph begitu saja.


“Pulang gak? Kalau gak gue hajar laki-laki ini”ucap Kevin dengan tatapan marahnya melihat ke arah kayla juga Joseph.

__ADS_1


Kayla bingung ia berusaha berpikir bagaimana baiknya tapi kalau tidak ikut bersama dengan Kevin, Kevin malah akan ribut dan memperpanjang masalah.


“Pak Joseph saya pamit yah, kita bicara lagi lain waktu”ucap kayla berpamitan ia ikut Kevin pulang karena takut Kevin emosi dan malah bertengkar bersama dengan Joseph.


“Tapi kay? Kita belum selesai”ucap Joseph tak kala melihat kayla yang sudah agak jauh, kayla yang tangannya sedang di tarik oleh Kevin.


“Kak lepasin sakit”ucap kayla berusaha meminta Kevin melepaskan cekalan tangannya karena tangannya sudah merasakan sakit.


“Diam”ucap Kevin membentak kayla dan seketika kayla terdiam, kayla tidak dapat berbicara lagi karena Kevin yang akan lebih marah kepadanya.


“Masuk”ucap Kevin membukakan pintu mobilnya dan menyuruh kayla masuk, kayla masuk ke dalam mobil dengan banyak pertanyaan, bagaimana Kevin tau ia ada disini siapa yang membocorkan ini semua.


Kevin yang marah ia masih terus terdiam sambil menyetir sedangkan kayla pun masih diam bingung harus bicara bagaimana lagi.


“Kak kenapa kak kevin datang ke restoran itu?”tanya kayla dengan penuh ragu.


Kevin hanya diam dan malah menyetir karena emosinya juga yang masih menggebu-gebu ia takut kalau sampai menyakiti kayla.


“Kak udah yah kak kevin jangan urusin lagi kayla, kita urus aja hidup masing-masing Kak”ucap kayla yang Dimana dia juga ingin hidup tenang dan memulai semuanya.


Seketika Kevin memberhentikan mobilnya tanpa aba-aba dan tak sengaja dahi kayla terbentur ke depan.


“Aw”ucap kayla berteriak karena kesakitan.


“Kayla gak kenapa-kenapa?”tanya Kevin panik dan segera melepaskan sabuk pengamannya dan memeriksa dahi kayla takutnya kayla terluka.


“Enggak kak, cuma luka dikit aja”ucap kayla sambil memegang dahinya.


“Kayla bisa gak kamu gak ketemu lagi sama dia?”tanya Kevin sambil melihat ke arahnya kayla yang tengah memegang dahinya.


“Maksud kak Kevin apa?”tanya kayla yang menurunkan tangannya dan ia melihat ke arahnya Kevin.

__ADS_1


__ADS_2