
Mereka yang masih senantiasa tertidur akibat terlalu kenyang makan sampai tidak menghiraukan percakapan antara Ervan, kayla dan Kevin.
“Whah”ucap Lisa yang baru bangun dari tidurnya sambil meregangkan badannya.
“Tidur mulu bukannya belajar”ucap Ervan yang geleng-geleng melihat kelakuan sang adik.
“Namanya juga ngantuk kak mana bisa di tahan”ucap Lisa membela diri.
“Makannya kalau mau belajar jangan kebanyakan makan”ucap Ervan
“Haha sayang kak mubajir”ucap Lisa tersenyum malu.
“Hei bangun katanya mau belajar”ucap kayla seraya membangunkan stefanie dan Rizky
“Ah maaf kay ngantuk”ucap stefanie sambil berusaha membuka matanya.
“Kayanya belajarnya kura tunda deh gue ngantuk mau pulang aja”ucap Rizky sambil mengucek kedua matanya.
“Kebiasaan”ucap kayla sambil menghel napasnya.
“Yaudah lah kay Biarin aja toh mereka yang rugi bukan kamu”ucap Ervan sambil melihat ke arah mereka.
“Lain kali kay kita janji gak akan ketiduran lagi asal kak Kevin awas jangan bawa makanan kesini”ucap stefanie
“Kok nyalahin kakak sih kan kakak baik cuman mau nyemangatin kalian belajar sambil memberikan makanan”ucap Kevin yang enggan untuk di salahkan.
“Nanti aja yah kay gue balik ngantuk banget”ucap Rizky sambil berjalan meninggalkan kayla dan yang lainnya.
“Tuh anak mimpi apa udah bangun”ucap Ervan yang merasa heran.
“Udahlah mungkin dia ngantuk, lagian kakak ngapain sih kesini segala kan biasanya juga belajar”ucap stefanie yang merasa heran sang kakak ada waktu buat berleha-leha karena biasanya dia selalu belajar tanpa kenal waktu kecuali ada keperluan yang urgent.
“Cuman mau lihat kalian belajarnya bener apa enggak dan ternyata memang enggak bener”ucap Ervan.
“Maafin kita yah kay, kita malah males-malesan”ucap stefanie yang merasa bersalah.
“Enggak apa-apa aku tau kok kalian pasti lelah Yaudah istirahat lagi aja di kamar aku”ucap kayla menawarkan.
“Iya yu Fanie kita ke kamar aja ntar kalau udah ada niat kita belajar”ucap Lisa mengajak stefanie untuk ke kamarnya.
“Gak ah kayanya gue pulang aja, udah mau magrib juga”ucap stefanie.
__ADS_1
“Iya gue juga pulang bareng sama stefanie, kamu gak apa-apa kan sayang?”ucap Kevin sambil melihat ke arah kayla.
“Enggak kak, kakak pulang dan belajar nanti ujian gak lulus”ucap kayla.
“Nah gitu dong kalian baikan kan jadi adem liatnya juga”ucap stefanie sambil melihat ke arah kayla dan Kevin.
“Tapi awas aja loh kalau sampai kakak nyakitin kayla, kalau bisa kakak jauhin kak Rose biar gak ganggu kayla lagi”ucap Lisa dengan raut muka yang menyeramkan.
“Iya iya tenang aja, gue bakalan selalu setia dan ada buat kayla”ucap Kevin mantap.
“Yaudah buruan balik deh kasihan Fanie nanti kemaleman”ucap Ervan.
“Iya iya gue balik”ucap Kevin sambil beranjak dari duduknya dan diikuti oleh stefanie
“Yaudah aku Anter ke depan”ucap kayla sambil berdiri juga untuk mengantar Kevin ke depan parkiran.
“Yaudah ayo”ucap Ervan dan semuanya pun beranjak dari duduknya sedangkan Lisa tidak mengantar Kevin dia langsung memasuki ke arah rumah dan menuju ke kamarnya.
Sedangkan Ervan dan kayla mengantar Kevin dan stefanie ke parkiran tempat Kevin menyimpan motornya.
“Yaudah aku pulang yah”ucap Kevin berpamitan kepada kayla sambil menaiki motornya dan menyalakannya.
“Kay gue pulang dulu yah bye bye”ucap stefanie sambil menaiki motornya.
“Hati-hati Vin lo bawa perempuan, jangan kebut-kebutan”ucap Ervan
“Oke siap”ucap Kevin seraya menjalankan motornya.
“Apakah kak Ervan khawatir sama gue”batin stefanie yang merasa bahagia di perhatikan oleh Ervan laki-laki yang sudah di taksirnya selama 5 tahun tapi hanya cinta dalam dia saja, saat SMP dia tidak pernah menyangka bahwa cintanya akan selama ini.
“Ayo kay masuk”ucap Ervan mengajak kayla untuk masuk ke dalam rumah.
“Iya kak”ucap kayla sambil berjalan.
“Oh iya kamu udah fiks balikan lagi sama Kevin?”tanya ervan sambil menghentikan langkahnya.
“Iya kak kayla mau berjuang bareng-bareng kasihan kalau harus selalu kak Kevin yang berkorban buat kayla”ucap kayla
“Kakak hanya bisa mendukung kamu, kalau kamu sudah menyerah dan tak sanggup lagi bilang pada Kakak”ucap ervan
“Iya kak, ayo masuk ke dalam”ucap kayla sambil berjalan memasuki rumahnya begitu pun dengan Ervan.
__ADS_1
***
Kevin yang menjalankan motornya dengan menyusuri kota Jakarta yang indah yah walaupun selalu penuh dengan kemacetan.
“Kak pelan-pelan Fanie takut”ucap stefanie yang dimana dia merasa takut kalau harus di bonceng naik motor.
“Lo tenang aja gue kan pembalap”ucap Kevin
Tak selang beberapa lama akhirnya mereka pun sampai kerumahnya yah rumah kevin dan stefanie memang bersebelahan agar saat orang tua Kevin di luar negeri Kevin bisa di titipkan di orang tuanya stefanie.
“Fanie masuk dulu kak”ucap stefanie sambil memasuki rumahnya.
“Oke”ucap Kevin dia pun memasuki rumahnya setelah memarkirkan motornya.
“Dari mana saja kamu Vin?”tanya Bu liliana saat Kevin yang baru memasuki rumah.
“Biasa mah anak muda”ucap Kevin sambil terus berjalan.
“Kamu itu bentar lagi ujian Vin belajar bukannya kelayapan”ucap pak David yang melihat anaknya.
“Pah Kevin hanya menikmati masa muda dan lagian Kevin pun belajar”ucap Kevin
“Belajar? Belajar pacaran ? Mamah udah bilang kamu tinggalkan wanita itu, wanita itu gak baik membawa pengaruh buruk sama kamu”ucap Bu liliana.
“Mah Kevin udah Gede Kevin udah bisa membedakan mana yang benar dan yang salah”ucap Kevin yang mulai emosi.
“Kalau kamu sudah bisa membedakan yang benar dan salah terus tindakan kamu begini ini salah apa benar”ucap Bu liliana.
“Mamah selalu saja begini gak menghargai keputusan Kevin, pah mah Kevin cinta sama kayla Kevin gak mau jauhin kayla”ucap Kevin yang mulai merasa lelah berdebat dengan kedua orang tuanya.
“Vin pikirkan masa depan kamu, papah dan mamah ingin yang terbaik buat kamu”ucap pak David.
“Kevin cape berdebat terus”ucap Kevin seraya berjalan meninggalkan orang tuanya menuju ke arah kamarnya.
“Dasar anak keras kepala”ucap pak David
“Itu anak kamu mas gak bisa di atur bikin mamah pusing saja”ucap Bu liliana sambil terduduk di kursinya.
“Mamah sudah mencari tahu latar belakang kayla itu?”tanya pak David.
“Yang mamah tau dia itu adalah anak yatim piatu yang merupakan adik kelasnya Kevin dan bekerja di sebuah cafe, selain itu mamah belum tau sekarang dia tinggal dimana dan sama siapa”ucap Bu liliana.
__ADS_1