Jakarta love Story

Jakarta love Story
Pulang liburan.


__ADS_3

Setelah beberapa hari liburan di Bali mereka akhirnya pulang ke Jakarta walaupun masih ada seminggu lagi liburan, tapi beberapa dari mereka memang ada urusan lain. Mereka turun di pesawat dan akhirnya sampai di bandara.


“Karena kita udah sampai Jakarta lagi gue duluan yah, mamah udah telpon terus”ucap edwar


“Oke hati-hati”ucap Ervan


“Oh iya gue duluan yah”ucap Nathan dengan wajah datarnya.


“Kak Nathan mau langsung pulang aja?”tanya Lisa


“Iya gue banyak urusan,gue pamit”ucap Nathan seraya berjalan menuju luar untuk mencari taksi


“Kaka Anterin dulu Ka nasya, kalian gak apa-apa kan?”tanya Ervan


“Gak apa-apa kak”ucap Lisa


“Santai mereka ada gue”ucap Kevin yang karena berniat untuk mengantar mereka menuju kerumah


“Tapi gue titip stefanie yah, kasihan dia pulang sendirian”ucap Kevin


“Gak usah kak, Fanie sendiri aja kak”ucap stefanie menolak yah karena memang dia malas kalau harus satu mobil dengan Ervan dan nasya karena dia akan merasa sangat cemburu.


“Fanie mau mampir kerumah kita dulu kakak, ada yang mau di ambil jadi gak perlu bareng,iya kan Fanie?”tanya kayla yang memang tau bahwa sahabatnya enggan untuk pulang bersama dengan kak Ervan dan kak nasya.


“Iya kak, aku mau ngambil dulu buku di kayla”ucap stefanie karena tidak ingin ada yang curiga


“Yaudah gue duluan”ucap Ervan


“Duluan yah”ucap nasya seraya berjalan menuju keluar bersama Ervan.


“Ayo lebih baik pulang gue cape”ucap Rizky


“Aku juga cape banget”ucap kayla


“Apalagi gue”ucap Lisa yang memang mereka merasa cape karena di saat liburan mereka kurang tidur karena keasikan ngobrol.


“Yaudah kita pulang, tapi gak akan muat satu taksi”ucap Kevin


“Kita ngerti kok kak Kevin pengen berduaan sama kayla”ucap Lisa


“Iya jangan kode-kodean kak”ucap stefanie sambil tertawa melihat tingkah sepupuhnya itu.


“Bagus kalau kalian mengerti”ucap Kevin yang memang dia ingin sekali berduaan bersama kayla.


“Kalau bicara terus kapan baliknya”ucap Rizky yang sudah mulai bosen dengan para sahabatnya yang terus-terusan ngobrol.


“Yaudah ayo”ucap Lisa sambil berjalan menuju keluar untuk memesan taksi lalu datang taksi.


“Kita duluan yah kayla, jangan kemana-mana langsung pulang”ucap Lisa

__ADS_1


“Iya kak Kevin berbahaya”ucap stefanie dengan tertawa


“Awas loe bahaya”ucap Rizky


“Gak apa-apa kalian duluan aja”ucap kayla


“Iya jangan ganggu kita”ucap Kevin seraya merangkul pundak kayla


Mereka bertiga pun pamit menuju pulang yah karena rumah Rizky sama Lisa memang tetanggaan, tinggal tersisa mereka berdua yang belum pulang.


“Kak pulang yu cape”ucap kayla


“Yakin gak mau kemana dulu”ucap Kevin yang sebenarnya memang ingin berjalan-jalan dulu.


“Enggak kak, kayla ngantuk”ucap kayla yang memang sudah merasakan ngantuk yang tidak bisa tertahankan lagi.


“Yaudah kita pulang”ucap Kevin yang mau tidak mau harus pulang, Kevin pun memberhentikan taksi dan akhirnya mereka masuk kedalam mobil.


“Sayang bagaimana kamu seneng liburannya”ucap Kevin


“Seneng kak”ucap kayla dengan singkat.


“Kaka sayang banget sama kamu jangan tinggalin Kaka yah”ucap Kevin yang memang dia merasa sangat menyayangi kayla


Tidak ada balasan dari ucapan Kevin, Kevin pun merasa apakah kayla tidak mencintainya atau bagaimana sambil dia tidak bisa menjawab pertanyaan yang dia lontarkan.


“Yaudah tidur sayang”sambil menyandarkan kepala kayla kepundaknya.


***


Sedangkan di taksi yang di naiki Ervan dan nasya.


“Nas, apakah kamu tau kabar Rose”tanya Ervan karena dia tidak mau kalau Rose datang dan kevin kembali kepada Rose, bagaimana dengan nasib kayla dia enggan melihat kayla bersedih.


“Sudah lama gak pernah kontrakan lagi, memangnya kenapa?”ucap nasya karena dia pun merasa bingung tentang pertanyaan yang dilontarkan oleh Ervan pacarnya.


“Enggak sayang, Aku cuman takut kalau Rose datang dan kevin kembali kepada Rose lalu meninggalkan kayla, aku gak mau lihat kayla terpukul”ucap Ervan.


“Tapi kayanya enggak deh, soalnya bila dilihat memang kevin menyukai kayla”ucap nasya


“Aku takut dia cuman jadiin kayla sebagai pelampiasan saja, kamu tau kan sikap kayla itu hampir mirip sama Rose”ucap Ervan


“Mudah-mudahan aja enggak yah sayang, jangan banyak pikiran”ucap nasya yang merasa sebegitu sayangkah Ervan kepada kayla sehingga Ervan gak mau lihat kayla bersedih.


Tak lama mobil pun sampai di rumah megah milik nasya dan mereka pun turun.


“Mau mampir dulu?”tanya nasya


“Gak usah aku pulang aja yah, nanti mamah nanyain”ucap Ervan seraya pamit kepada nasya dan masuk kedalam mobil taksi.

__ADS_1


***


“Sayang bangun”ucap kevin yang kebetulan taksinya sudah sampai di depan rumah Ervan


Sedangkan kayla tidak terbangun yah karena dia sangat merasa lelah.


“Pak tolong keluarin koper saya yah”ucap kevin kepada sopir taksi


“Iya baik den”ucap sopir taksi


Lalu kevin menggendong kayla yang sedang tertidur, alangkah cantiknya kayla sambil terus menatap wajahnya. Gerbang pun dibuka oleh satpam rumah Ervan.


“Pak boleh minta tolong bawa masuk kopernya?”tanya kevin kepada satpam rumah Ervan


“Baik den”ucap satpam seraya menarik 2 koper, sedangkan kevin yang terus menggendong kayla menuju kedalam rumah.


“Nak kevin kenapa kayla?”tanya Bu wulan yang kebetulan hari ini ada di rumah.


“Kayla tidur tante, di bangunin gak bangun”ucap kevin memberitahu kepada Bu wulan


“Ya sudah, bawa ke kamar kayla, yang di sebelah kamar Lisa”ucap Bu wulan


“Baik Bu”ucap kevin seraya membawa kayla ke lantai atas menuju kamar.


“Kayla kenapa mah?”tanya Lisa


“Gak di apa-apain kak Ervan kak?”tanya stefanie dengan polos


“Enggak, kayla tertidur mungkin dia cape”ucap Bu wulan.


“Oh iya mah, disana kita jarang tidur karena lebih suka bermain”ucap Lisa


“Kalian juga tidur gih”ucap Bu wulan


“Iya mah, ayo Fanie kita ke kamar gue”ucap Lisa


“Fanie ke kamar Lisa dulu yah tante mau istirahat”ucap stefanie


“Iya sayang”ucap Bu wulan


mereka pun berjalan menuju kamar Lisa untuk istirahat.


Dikamar kayla kevin melihat keseliling ruangan dimana lebih didominasi dengan warna biru dan pink ini, terdapat beberapa poto dan buku yang berjejer terus dia melihat ke buku diary nya kayla, kevin pun mambaca seluruh buku diarynya kayla dari mulai dia bercerita awal pertama masuk sekolah, sampai ketemu dia dan ada dimana curhatan kayla saat ditinggali di restoran oleh dia dan di bantu oleh Nathan.


“Kapan gue ninggalin kayla”batin kevin sambil mengingat-ngingat kejadian itu


“Oh ya ampun, Maafin aku sayang”ucap kevin yang ternyata baru inget, kevin merasa bersalah kepada kayla yang meninggalkan kayla di restoran.


“Tidur nyenyak sayang”ucap kevin sambil mencium kening kayla dia segera keluar kamar karena enggan ada yang berpikiran aneh-aneh.

__ADS_1


__ADS_2