
Brugg
“Aww”lirih kayla sambil tersungkur ke bawah menyentuh lantai lapangan.
“Gue bilang kalian stop, gak lihat kayla terluka”ucap Ervan seraya berjongkok untuk membantu kayla berdiri.
“Maafin aku yang”ucap Kevin merasa bersalah atas tindakannya dan menyakiti sang kekasih.
“Kayla lo gak apa-apa?”tanya Reynad khawatir
“Kayla gak apa-apa”ucap kayla sambil menahan rasa sakitnya.
“Ayo kayla kita ke uks obatin luka loe”ucap Ervan sambil membantu kayla berjalan menuju uks diikuti oleh stefanie dan Lisa.
“Pacar sendiri loe pukul”ucap Reynad tambah meng kompor Kevin.
“Diam loe sialan”ucap Kevin yang masih terlihat marah.
“Udah kalian stop, makannya tadi loe dengerin gue”ucap nathan melerai Reynad dan Kevin
“Ada apa ini”ucap pak Asep datang ke lapangan.
“Mereka berantem pak”ucap Rizky yang tengah berada di sana.
“Kalian itu udah kelas XII malah bertengkar, bapak nyuruh kalian main basket bukan bertengkar”ucap pak Asep yang terlihat marah
“Dia duluan pak”ucap Reynad memojokkan Kevin
“Gue gak akan mukul lo kalau mulut loe bisa diam”ucap Kevin sambil terlihat emosi.
“Kalian diam, kalian ikut bapak ke ruang bk”ucap pak Asep
“Tapi pak”ucap Kevin yang sebenarnya ingin mengikuti kayla menuju uks.
“Gak ada tapi-tapi an ikutin bapak”ucap pak Asep yang mau tidak mau kedua orang itu mengikuti pak Asep.
“Main berantem aja mereka”ucap edwar tak habis pikir.
“Entahlah Reynad gak pernah berubah sejak dulu”ucap Nathan sambil menghela napasnya.
“Lebih baik gue ikutin mereka ke uks aja”ucap Nathan sambil berjalan meninggalkan Edwar yang tengah berdiri di lapangan.
“Kak gak mau nyusulin kak Ervan?”tanya Rizky yang sedari tadi juga berdiri disana
“Nathan mana?”tanya edwar yang tidak mengetahui Nathan pergi.
“Kak Nathan nyamperin kak Ervan, ayo kak nyamperin kak Ervan”ucap Rizky seraya berjalan menuju ke arah uks di ikuti oleh edwar.
“Lo lihat kan, mereka berantem gara-gara siapa?”tanya nasya yang tengah berdiri di samping Rose.
“Pasti berantem in gue lah”ucap Rose dengan penuh percaya dirian.
__ADS_1
“Bukan mereka berantem nge rebutin kayla”ucap nasya sambil berjalan meninggalkan Rose sendirian
“Sya lo mau kemana?”tanya Rose ketika nasya meninggalkannya sendirian.
“Gue mau nyamperin Ervan”ucap nasya sambil terus melangkah.
Dilapangan Rose tengah berdiri sendiri dan dia berniat akan mengikuti Kevin ke ruang bk tapi sebelum itu dia malah di hadang oleh Silvi yang sedari tadi mendengar pembicaraan antara Rose dan nasya.
“Eumm”dehem Silvi sambil mendekati Rose
“Apa eum eum”ucap Rose yang merasa terganggu
“Lo siapanya Kevin?”tanya Silvi penasaran
“Gue pacarnya Kevin saat SMP”ucap Rose dengan wajah juteknya.
“Oh mantan Kevin yah”ucap Silvi dengan sinisnya.
“Kenapa gitu?”tanya Rose dengan wajah juteknya.
“Kesempatan”gumam Silvi.
Dia mempunyai rencana akan membuat Rose semakin memanas.
“Kenapa loe Diem?”tanya rose yang tengah berdiri
“Gue cuman mau kasih tau lo yah, bahwa kayla itu hanya manfaat in Kevin saja, dia itu hanya cewe miskin yang mengejar uang Kevin aja”ucap Silvi dengan senyum sinisnya berharap Kevin bakalan benci sama rose.
“Ini gue punya bukti”ucap Silvi sambil memperlihatkan saat Kevin berbelanja dengan kayla
“Gue gak bisa Biarin, dasar orang miskin”ucap rose yang marah akan hal itu karena dia merasa tidak suka kalau Kevin di manfaatkan.
“Gue kirim potonya ke lo, terserah mau lo apain”ucap Silvi sambil mengirimkan photo tersebut.
“Oke”ucap rose sambil meninggalkan Silvi dan teman-temannya.
“Lo ngapain malah kasih photo itu ke rose?”tanya Sarah yang sedari tadi kebingungan melihat sabahatnya.
“Gue bakalan buat Kevin benci sama rose dan dia gak akan balikan lagi sama rose, terus kayla juga bakal minta putus sama Kevin karena merasa malu”ucap Silvi sambil tersenyum penuh kemenangan.
“Pinter banget lo”ucap Nabila yang sedari tadi juga berdiri disana.
“Gue emang pinter, memangnya lo lemot”ucap Silvi seraya berjalan meninggalkan lapangan dan disusul oleh Sarah dan Nabila sahabatnya.
***
Di ruangan bk. Tengah terduduk dua siswa yang saling membenci dan disana juga ada pak Asep yang hendak menasehati mereka berdua.
“Kalian itu kenapa bapak suruh main basket tapi malah berantem?”tanya pak Asep penuh selidik sambil melihat kedua siswanya secara bergantian.
“Dia pak duluan mukul saya”ucap Reynad tang tidak mau salah.
__ADS_1
“Tapi pak dia duluan yang mengejek saja”ucap Kevin yang tidak mau kalah.
“Lo segitu aja udah memanas, dasar gak percaya diri lo belum yakin kan haha”ucap Reynad mengejek kembali Kevin
“Diam lo sialan”ucap Kevin yang mengepalkan tangannya.
“Diam, kalian bisa diam gak sih”ucap pak Asep yang merasa lelah melihat anak didiknya seperti itu.
“Dia duluan pak”ucap Kevin sambil melihat emosi ke arahnya Reynad.
“Bapak mau kalian bersihkan ruang aula sekarang sebagai hukumannya”ucap pak Asep dengan sorot mata marahnya.
“Tapi pak”ucap Kevin yang enggan melakukan pekerjaan itu.
“Tidak ada bantahan, nanti bapak cek kalau kalian belum membersihkannya siap-siap kalian bapak panggil orang tuanya”ucap pak Asep mengancam mereka.
“Iya pak”ucap Reynad
“Iya pak”ucap Kevin mereka pun berjalan menuju ke arah aula untuk membersihkan aula.
**
Di uks mereka tenga mengobati kayla yang terluka, dan di sana pun kayla tertidur di ranjang sedangkan yang lainnya berdiri.
“Kamu gak apa-apakan?”tanya Ervan yang khawatir
“Enggak kok kan, kayla baik-baik aja”tanya kayla sambil memegang bibir yang terluka.
“Lo beneran kay”tanya Lisa yang khawatir
“Iya, oh iya kak Kevin mana?”tanga kayla celingukan ke kiri dan ke kanan tapi tidak melihat keberadaan Kevin.
“Kevin di panggil ke ruangan bk”ucap Nathan yang sedari tadi juga berdiri.
“Gak usah cari dia, Biarin aja”ucap Ervan yang masih marah akan kelakuan Kevin.
“Gue gak habis pikir mereka malah berantem di sekolah, kenapa pas entar di luaran aja kan lebih seru”ucap edwar sambil membayangkan perkelahian tadi
“Huss kak edwar jangan bilang gitu”ucap stefanie yang merasa ucapan Ervan kurang baik di dengar.
“Gue bercanda kok”ucap edwar yang merasa bahwa itu hanya candaan.
“Udah lo mendingan Diem aja, bicara lo suka gak jelas”ucap Nathan yang berdiri di samping edwar.
“Kayla kamu gak apa-apa kan?”tanya nasya yang masuk menghampiri kayla.
“Enggak kok kak, kayla baik-baik aja”ucap kayla dengan tersenyum.
***
Terima kasih yang selalu membaca, mohon like dan komentarnya.
__ADS_1