
Kayla yang sudah sampai rumah sakit bersama dengan Nathan dan Ervan, Nathan juga merasa bersalah karena dia tidak dapat menepati janjinya kepada Reynad maupun orang tuanya untuk menyembunyikan ini semua.
“Om, tante”ucap Nathan dengan suara pelan disaat orang tua Reynad yang tengah terduduk di ruang tunggu sambil menangis.
“Nak Nathan kenapa kembali lagi?”tanya Bu Amelia yang mengangkat kepalanya tak kala Nathan datang menyapa.
“Ini tante, nathan nganterin kayla, maaf Nathan gak bisa menepati janji”ucap Nathan yang berdiri dengan rasa bersalah sedangkan kayla belum juga bertemu dan melihat keadaan Reynad dia sudah menangis karena melihat raut wajah kedua orang tua Reynad yang pasti kalau Reynad tidak baik-baik saja.
“Tante, om”ucap kayla sambil menangis karena dia yang tak sanggup membendung air mata Sedangkan Ervan hanya berdiam diri sambil sesekali memegang pundak sang adik untuk memberikan kekuatan.
“Kayla”ucap Bu Amelia yang memeluk kayla karena dia juga sebenarnya ingin kayla berada di sisinya Reynad hanya saja ia yang hanya mendengarkan ucapan Reynad kalau kayla jangan sampai tau tentang sakitnya dia.
“Tante, kak Reynad sakit apa?”tanya kayla saat mereka sedang berpelukan karena dia yang sudah sangat penasaran dengan sakit yang di derita Reynad dan mudah-mudahan Reynad hanya sakit biasa tidak parah.
“Kayla Maafin tante yah, tante bukannya gak mau ngasih tau kamu hanya saja tante gak ingin kalau sampai kamu sampai kepikiran masalah ini, Reynad tidak ingin dia menjadi beban kamu”ucap Bu Amelia menjelaskan karena takutnya ada kesalahpahaman sedangkan pak Revan hanya diam saja karena dia juga yang tak ingin berbicara karena melihat kayla datang pun sudah sangat sedih.
“Gak apa-apa tante kayla mengerti kok semuanya buat kebaikan kayla”ucap kayla yang mencoba memahami apa yang mereka sembunyikan”tante boleh kayla lihat kak Reynad”ucap kayla yang mencoba meminta izin sambil ia mengusap air matanya.
“Boleh sayang. Tante minta kamu berdoa yah semoga Reynad baik-baik saja”ucap Bu Amelia dengan tabah dan mengizinkan kayla masuk ke dalam ruangannya Reynad.
Kayla masuk ke dalam ruangan Reynad sendirian karena memang hanya satu orang yang di ijinkan masuk oleh dokter. saat kayla masuk Reynad terbaring lemas dengan beberapa alat yang terpasang dalam tubuhnya kayla yang semakin sedih dan menangis sambil duduk di samping Reynad.
__ADS_1
“Kak kenapa kak gak bilang sama kayla kalau kak Reynad sakit”ucap kayla sambil memegang tangannya Reynad sambil sesekali kayla melihat ke wajahnya Reynad yang pucat pasi rasanya kayla sudah tidak dapat membendung air matanya ia yang tadi berusaha untuk tidak menangis karena takutnya Reynad sedih mendengar ia yang menangis.
“Kak ayo lah bangun. Kayla janji kalau Kakak bangun kita nikah sekarang yah”ucap kayla yang merasa bersalah karena dia yang menolak Reynad menikah karena dia yang ingin focus berkarir.
“Kak ayolah bangun, bukannya kata kakak kita akan hidup bahagia bersama”ucap kayla yang mencoba berbicara agar Reynad lekas sadar.
Sedangkan di luar mereka juga tampak bersedih dan tidak dapat membendung air mata lagi.
“Van lo tungguin kayla yah, gue mau pulang dulu kasihan Lisa pasti nungguin gue”ucap Nathan yang merasa kasihan karena Lisa juga pasti rindu akan dirinya apalagi Arsen yang selalu ingin main dengannya.
“Yaudah lo hati-hati yah”ucap Ervan yang tau juga bahwa adik iparnya pun pasti lelah.
Setelah kepergian Nathan yang pulang ke rumahnya tak lama datang Kevin dengan terburu-buru apalagi Kevin juga yang sudah mengenal Reynad dan kedua orang tuanya walaupun beberapa tahun terakhir mereka sempat renggang karena terjadi kesalahpahaman di antara mereka.
“Kayla di dalam Vin, Reynad masih belum sadarkan diri”ucap Ervan yang menjawab.
”tante, om apa yang sebenarnya terjadi?”tanya Kevin karena dia juga yang penasaran apa yang terjadi kepada Reynad.
“Nak Kevin”ucap Bu Amelia sambil menangis tak kala Kevin mendekat ke arahnya karena Bu Amelia yang tidak dapat berbicara hanya menangis saja.
“Sabar mah, jangan menangis terus”ucap pak Revan yang mencoba menenangkan istrinya yang sedari tadi menangis.
__ADS_1
“Iya tante ini Kevin, Reynad bagaimana kedaanya tante?”tanya Kevin yang sangat khawatir dengan keadaan sahabatnya itu.
“Reynad masih belum sadarkan diri, semoga saja Reynad cepat sadar yah”ucap pak Revan yang menjawab karena memang Bu Amelia sudah tidak dapat menjawab karena sedari tadi dia yang hanya menangis saja.
“Yang sabar yah om, tante, saya yakin Reynad baik-baik saja dan saya yakin Reynad pasti bisa berkumpul bersama kita lagi”ucap Kevin yang mencoba memberi dukungan kepada kedua orang tuanya Reynad.
“Iya vin semoga saja Allah memberikan keajaiban untuk Reynad”ucap pak Revan sambil senantiasa memeluk sang istri yang menangis.
Sedangkan kayla di dalam sana juga sedang menangis dan berdua semoga Reynad cepat sadar dan berkumpul bersamanya. Setelah cukup lama kayla menangis entah keajaiban dari mana Reynad akhirnya sadar juga dan membuka matanya orang yang pertama dia lihat adalah orang yang dia sayangi dan cintai tetapi dia juga kaget karena dia sendiri yang tidak mengizinkan orang tuanya untuk memberitahukan dia sakit kepada kayla.
“Sayang”ucap Reynad dengan lemah berusaha memanggil kayla yang tengah menangis sambil memegang tangannya.
“Kak Reynad sadar”ucap kayla yang mendengar panggilan Reynad, ia segera melihat ke arah Reynad dan benar saja yang sadar adalah Reynad kekasihnya.
“Iya sayang, kakak sadar”ucap Reynad yang berusaha menenangkan sang kekasih yang tengah menangis.
“Aku panggil om, sama tante dulu yah”ucap kayla yang hendak beranjak karena dia ingin memberitahukan kepada kedua orang tuanya Reynad bahwa Reynad sudah sadar.
“Gak usah sayang, nanti aja, kakak masih ingin melihat kamu”ucap Reynad yang mencoba tegar dan juga yang ingin melihat wajah kekasihnya entah sampai kapan dia akan bisa melihat wajah ini apa Tuhan akan memberikan kesempatan untuk dia sembuh dan berkumpul bersama orang yang sangat dia cintai.
“Ia nanti kayla juga kesini lagi kak, kayla cuman ingin ngasih tau aja biar mereka gak khawatir”ucap kayla yang mencoba memberikan pengertian, mungkin Reynad takut kayla pergi dan tak kembali lagi menemuinya lagi.
__ADS_1
“Yaudah sayang, tapi kakak masih kangen kamu”ucap Reynad yang masih sakit saja Bucinnya masih tetap saja ada.