
Rizky yang merasa kesal karena oleh ibunya di ganggu saat sedang bermain game akhirnya ia beranjak dari tempat duduknya ia akan pergi ke rumahnya Lisa untuk belajar bersama, tapi kalau sudah sampai sana dia akan terbebas entah dia akan belajar atau numpang main game.
Karena rumah Rizky dan Lisa tidak jauh jadi tidak butuh waktu lama untuk Rizky sampai ke sana.
“Selamat siang tante om”ucap Rizky karena dia memang yak perlu minta izin masuk karena pak satpam sudah tau dengan Rizky yang sering datang kesana.
“Siang Ky, ada apa? Enggak belajar?”tanya Bu wulan karena melihat Rizky yang datang kesana bukannya belajar malah berkunjung.
“Rizky kesini mau belajar bareng tante sama kayla? Kayla nya ada?”tanya Rizky padahal dia belum janjian bersama dengan kayla.
“Oh ke atas aja Ky. Panggil kayla nya”ucap Bu wulan karena memang sudah biasa Rizky ke kamar anaknya apalagi dengan Lisa yang memang sudah berteman lama.
“Makasih tante”ucap Rizky sambil berjalan menaiki tangganya menuju ke kamarnya kayla.
“Mah kenapa di izinin sih Rizky belajar sama kayla”ucap Ervan yang tidak senang Rizky datang.
“Memangnya kenapa van, kan lebih bagus kalau mereka belajar bersama”ucap Bu wulan yang tidak keberatan.
“Mah, kalau kayla belajar sama Rizky. Yang ada kayla gak focus belajarnya, mamah sih gak tau Rizky hobby nya ganggu orang belajar”ucap Ervan yang dimana dia tau wataknya Rizky yang selalu saja mengganggu hidup orang lain.
“Gak mungkin lah van, lagian mamah juga bingung bagaimana menolaknya”ucap Bu wulan dimana dia juga merasa tidak enak tak kala menolak Rizky yangg ingin belajar.
“Iya Biarin aja van, mungkin sekarang Rizky berubah kok”ucap pak Farhan berpikiran positif.
“Yaudah deh terserah”ucap Ervan dimana dia tidak ingin berdebat lagi.
Sedangkan Rizky yang mengetuk pintunya kayla tetapi tidak ada suara dari dalam, ia memilih untuk ke kamarnya Lisa dan yah untung saja di kamarnya Lisa, Lisa membuka pintunya.
“Ada apa Ky?”tanya Lisa dengan wajah ngantuknya, karena ia yang terus belajar dan belum tidur sama sekali.
__ADS_1
“Gue mau belajar sama kayla tapi gak di buka pintunya”ucap Rizky karena ia tak berani masuk kalau pintunya tidak di buka oleh yang punya.
“Oh mungkin kayla tidur, soalnya semalaman dia belajar”ucap Lisa karena memang semalam mereka belajar bersama walaupun kadang Lisa yang ketiduran.
“Yaudah gue belajar sama lo aja”ucap Rizky yang dari pada tidak ada pilihan lain, dia lebih baik belajar bersama dengan Lisa walaupun Lisa tidak cukup pintar.
“Sorry yah Ky, bukannya gue gak mau tapi gue ngantuk”ucap Lisa dimana dia juga ingin tertidur karena dia yang merasa ngantuk akibat bergadang.
“Yaudah deh kalau gitu”ucap Rizky yang kecewa karena dia tidak ada alasan untuk terus disini.
“Yaudah gue masuk lagi yah, ngantuk”ucap Lisa yang menutup pintunya karena ia yang mengantuk dan tak tertahankan.
Sedangkan Rizky yang merasa lesu karena sahabatnya tidur akhirnya dia memilih untuk turun ke bawah menghampiri orang Tua Lisa dan Ervan yang dimana dia sedang senggang tidak banyak tugas yang harus ia kerjakan.
“Kenapa Ky? Kaylanya ada?”tanya Bu wulan dengan sopan.
“Belajar sama Ervan aja sana”ucap pak Farhan memberikan ide tersebut.
“Mah, pah, Ervan males ngajarin Rizky yang sangat sulit untuk di beri pemahaman”ucap Ervan yang dimana dia sudah menyerah untuk mengajarkan kepada Rizky.
“Gak ada seorang pun, yang mau ngajarin”ucap Rizky yang berpura-pura sedih padahal dia bahagia.
“Van, ajarin Rizky gih kasihan”ucap Bu wulan yang selalu saja tidak tega dengan apa yang orang minta.
“Yaudah deh ayo”ucap Ervan berjalan menuju ruang belajar dirinya, karena hanya dirinya yang mempunyai ruang belajar berbeda dengan kamarnya.
Ervan dan Rizky memutuskan untuk belajar, walaupun Ervan yang kesal karena Rizky yang terus tidak mengerti.
**
__ADS_1
Keesokan harinya, hari ini adalah hari yang paling tegang bagi kelas XII karena hari ini adalah pertaruhan selama tiga tahun mereka belajar. Lisa yang terlihat gelisah karena ia yang masih belajarnya belum benar.
“Semangat yah sayang”ucap Bu wulan menyemangati anaknya yang sugan rapi berpakaian, hari ini memang mereka sudah bersiap-siap lebih pagi karena tak ingin telat apalagi Jakarta dipagi hari yang selalu saja macet.
“Makasih mah”ucap kayla dan Lisa memeluk ibunya sambil memohon doa agar mereka di lancarkan dalam ujian.
“Ingat jangan terburu-buru ngisi soalnya, perhatikan bacaannya jangan sampai terjebak”ucap pak Farhan dimana dia sudah tau dengan tipe soal, karena dia yang sebagai ketua yayasan dia akan tau bagaimana soal yang tiap tahunya selalu muncul.
“Iya pah. Insya Allah kok kita focus”ucap kayla tersenyum sambil berpamitan.
“Iya pah. Lisa janji kok gak akan terburu-buru, pokoknya kali ini Lisa akan buat papah dan mamah bangga dengan nilai yang akan Lisa raih”ucap Lisa dengan penuh semangat dan optimis bahwa keberuntungannya akan selalu bersamanya.
“Iya sayang. Mamah selalu doain kalian”ucap Bu wulan.
“Yaudah ayo berangkat”ucap pak Farhan mengajak anaknya untuk kesekolah, karena hari ini pak Farhan meminta Reynad tidak menjemput kayla karena ia sendiri yang akan mengantar anaknya untuk ujian.
“Semangat yah, kalau kalian nilainya bagus nanti kakak ajak kalian liburan”ucap Ervan ia ingin membuat adiknya semangat kalau mereka yang di janjikan akan liburan.
“Iya siap kak, janji yah”ucap Lisa sambil mengaitkan jari kelingkingnya sebabnya kakaknya.
“Yaudah kita pamit”ucap pak Farhan berpamitan begitu pun dengan Lisa dan kayla.
Mereka memasuki mobil, dan tak tau datang dari mana tamu yang tak di undang datang.
“Om Rizky boleh nebeng kan?”tanya Rizky tak kala mereka yang sudah masuk ke dalam mobil.
“Iya boleh Ky, ayo masuk”ucap pak Farhan dan Rizky pun masuk di belakang bersama dengan kayla yang duduk di sana.
Pak Farhan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Kayla yang berada di mobil pun dia masih tetap membuka bukunya karena ia yang merasa tidak benar-benar belajar padahal ia yang akhir-akhir ini selaku bergadang demi belajar. Ia bertekad akan membanggakan orang-orang yang berada di sekitarnya serta membahagiakan orang tuanya yang sudah berada di alam sana, karena ibunya sangat ingin melihat anaknya lulus dengan nilai yang baik, walaupun sedari kecil kayla selalu saja mendapatkan nilai yang bagus.
__ADS_1