
Pak David berpikir sejenak, apakah ia egois karena melarang kayla dan juga Kevin untuk menikah padahal kayla memang anak yang baik hanya saja nasibnya memang tak seberuntung Kevin, Dimana di usianya yang sangat muda kayla sudah ditinggalkan semua keluarganya tapi untung saja da pak Farhan dan Bu wulan yang mau menerimanya dan menyayangi kayla seperti anaknya sendiri.
“Baik pak Farhan, Untuk masalah ini biarkan saya berpikir dahulu dan memutuskan dengan istri saya”ucap pak David, ia yang memang tak akan terburu-buru mengambil keputusan.
“Terima kasih pak, saya harap pertimbangkan apa yang saya sarankan”udah pak Farhan yang sudah lega dan mudah-mudahan saja pak David merestui antara kayla dan juga Kevin karena kebahagiaan anaknya adalah yang utama untuknya.
“Yasudah kalau begitu saja permisi”ucap pak David berpamitan, ia yang masih ada urusan yang lainnya.
“Iya pak, terima kasih telah menyempatkan waktu bertemu dengan saya”udah pak Farhan dengan tersenyum. Pak David pergi meninggalkan pak Farhan sedangkan pak farhan berdoa semoga hati pak David terbuka untuk menerima kayla.
***
Sedangkan di tempat lain kayla yang sibuk dengan berkas dan beberapa laporan yang harus ia selesaikan, memang berat mengatur perusahaan sendirian tapi dia tidak boleh mengeluh harusnya ia bahagia tidak perlu mencari pekerjaan seperti orang lain.
“Kayla”ucap Stefanie yang tiba-tiba saja masuk membuyarkan segalanya.
“Maaf Bu kayla, saya gak bisa mencegahnya”ucap sekertarisnya yang merasa bersalah karena membiarkan stefanie masuk begitu saja tanpa pemberitahuan sama sekali.
“Iya gak apa-apa, kamu kembali ke tempat saja”ucap kayla yang walaupun terganggu tapi dia juga tidak bisa apa-apa karena yang datang adalah sahabatnya.
“Kayla”ucap stefanie yang merasa bersedih.
“Iya kenapa? Tenang dulu dong, cerita ada apa?”tanya kayla dengan tenang dan yakin bahwa stefanie datang pasti ada satu hal yang ingin ia ceritakan kepadanya.
“Kak edwar cuek sama aku dan gak bujuk aku sama sekali buat baikan”ucap stefanie dengan bersedih.
“Bukannya kamu yang minta putus?”tanya kayla bingung dengan stefanie.
“Aku tau kayla, tapi kan aku maunya kak edwar bujuk aku buat balikan bukannya cuek aja dan malah jalan sama perempuan lain”ucap stefanie dengan wajah berkaca-kaca.
__ADS_1
“Jalan sama perempuan lain? Kamu salah lihat kali Fanie. Gak mungkin kak edwar begitu”ucap kayla yang memang edwar anaknya baik dan sangat sayang kepada Stefanie.
“Kalau kamu gak percaya, ayo ikut aku”ucap stefanie menarik tangannya kayla untuk ikut menemui edwar.
“Mau kemana?”tanya kayla yang kaget karena Stefanie yang menarik tangannya tiba-tiba.
“Ikut aja”ucap Stefanie dan kayla tak dapat menolak kemauan stefanie, ia mengikuti stefanie dari belakang dan masuk ke dalam mobilnya entah tujuannya kemana tapi kayla ikut saja dan tak perlu waktu lama mereka sampai di tempat tujuannya yaitu kantornya Kevin.
“Ngapain kesini?”tanya kayla bingung mengapa stefanie membawanya kekantor Kevin.
“Nemuin kak edwar”ucap stefanie sambil menarik tangannya kayla. Dan ia datang ke resepsionis untuk bertanya apakah Kevin dan edwar ada di kantornya atau tidak.
“Maaf pak Kevin sama pak edwar sedang meeting. Kalau mau Bu kayla tunggu saja di ruangannya”ucap orang tersebut karena mereka sudah tau bahwa kayla adalah patner kerjanya Kevin serta stefanie yang merupakan sepupunya Kevin.
“Yaudah terima kasih”ucap stefanie yang menarik kayla menuju lantai dimana tempat Kevin dan edwar meeting, kayla hanya mengikuti saja karena ia yang malas untuk berdebat padahal ia yang masih banyak pekerjaan tapi terpaksa datang untuk menemani Stefanie yang tengah patah hati.
“Tuh kan kayla lihat, kak edwar malah sama perempuan lain, akrab lagi”ucap stefanie dengan marahnya dan kesalnya bisa-bisanya edwar seperti itu.
“Fanie, itu kan cuman meeting aja, kamu jangan berpikiran aneh-aneh”ucap kayla yang memang itu adalah pekerjaan sehingga hal yang biasa untuk seseorang berbicara dengan lawan jenisnya.
“Tapi kayla lo lihat, itu mereka mepet-mepet kak edwar terus, terus tuh perempuan satu mepet kak Kevin apa kamu gak cemburu”ucap stefanie menujukan ke arahnya kevin.
“Udahlah Biarin aja”ucap kayla yang malas untuk berdebat dengan stefanie.
“Pokoknya aku gak suka yah”ucap stefanie yang masuk ke dalam ruangannya karena sudah sangat kesal melihat edwar dan juga perempuan itu.
“Fanie”ucap kayla berteriak karena tiba-tiba saja Stefanie masuk ke dalam ruangan meeting.
Semua orang yang berada di sana kaget dengan stefanie yang membuka pintu sangat kencang dan terlihat sangat marah.
__ADS_1
“Fanie, kamu ngapain kesini?”tanya edwar yang panik dan juga kaget.
“Oh gini yah, pantesan kamu gak hubungi dan minta maaf sama aku, ternyata kamu punya gebetan baru”ucap Stefanie dengan tatapan yang kesal dan juga marah.
“Maksud kamu apa fanie? Aku cuman lagi meeting aja, kalau gak percaya tanya aja sama kevin, iya kan Vin?”tanya edwar sambil melihat ke arahnya stefanie.
“Meetingnya kita tunda dulu. Kalian boleh pergi”ucap kevin yang takutnya akan ada keributan di kantor apalagi ia yang melihat tatapan kayla juga sudah tampak berbeda dari biasanya.
Perempuan itu keluar dari ruangan meeting, serta kayla hanya diam saja karena memang dia hanya ikut menemani stefanie saja.
“Kalau kalian ada masalah, selesaikan, jangan rusak meeting saja”ucap Kevin keluar sambil menarik tangannya kayla membiarkan stefanie dan edwar untuk menyelesaikan masalahnya. Kevin membawa kayla ke ruangnya.
“Kamu ada apa datang kesini? Kangen”tanya kevin sambil menggoda kayla.
“Enggak, Fanie tiba-tiba aja datang ke kantor dan narik tangan aku”ucap kayla yang duduk.
“Kirain aku kamu kangen, udah gak ketemu aku lama”ucap kevin yang malah terus menggoda kayla.
“Siapa juga yang kangen, inget kak Kevin belum dapat restu papah dan mamah jadi kita gak ada hubungan apapun”ucap kayla yang malas dengan gombalan dan godaan dari Kevin yang semakin menjadi setiap kali mereka bertemu.
“Kayla jangan gitu dong, aku pasti berusaha buat dapat restu papah dan mamah kok, asal kamu dukung aku dan jangan pernah berpaling sama orang lain”ucap kevin yang duduk mendekat ke arahya kayla.
“Kalau Joseph kayanya aku berpaling deh”ucap kayla yang menggoda kevin dan kayla ingin tau bagaimana reaksinya kevin kalau dia berbicara seperti itu.
“Sayang, kamu kok tega? Gak kasihan apa aku nunggu kamu lama tapi kamu malah sama laki-laki lain”ucap kevin yang tak terima dengan ucapannya kayla.
“Gak kamu duluan yang ninggalin aku”ucap kayla yang pura-pura marah kepada kevin.
“Aku minta maaf yah kayla sayang, tapi aku mohon jangan tinggalin aku yah”ucap kevin memohon kepada kayla.
__ADS_1