
Saat kayla dan sahabatnya sedang tertawa bahagia datang Kevin dan juga sahabatnya untuk makan dan berkumpul di tempat itu, entah itu kebetulan atau di sengaja.
“Sayang kok disini?”tanya Nathan yang datang bersama dengan yang lainnya menyapa Lisa yang sedang tertawa bersama dengan sahabatnya, kebetulan meja yang di pesan oleh Ervan di pinggir meja Lisa dan yang lainnya.
“Aku lagi main sama temen, kamu ngapain kesini?”tanya Lisa yang sontak melihat ke arahnya Nathan yang datang dan ia yang mulai gugup.
“Aku juga lagi ada janji sama mereka, van lo sengaja ajak mereka?”tanya Nathan sambil melihat ke arah sang kakak ipar yang berdiri tak jauh darinya.
“Enggak, kita emang suka nongkrong disini, jadi kebetulan bertemu mereka aja, gak masalahkan ayo duduk”ucap Ervan yang tidak tau ada adiknya disana dan mempersilahkan semua temannya duduk.
“Fanie kamu disini juga, kok gak bilang sama aku?”tanya edwar sambil mendekat ke arahnya stefanie.
“Kan aku udah pamit, mau ketemu kayla dan yang lainnya, kamu kan izinin aku”ucap stefanie sambil melihat ke arahnya edwar.
“Udahlah, gak apa-apa sih masalahnya apa toh kita yang datang duluan, jangan pada ribut yah, sana ed jangan ganggu”ucap Rizky dengan tatapan mematikan melihat ke arahnya edwar.
“Gue tau Ky, cuman kan tau gini kita bareng aja”ucap edwar yang memang setelah bekerja kesempatan untuk bertemu stefanie sangat sedikit.
“Iya van udah deh, jangan ribet, kalau lo mau duduk di sana yah duduk aja”ucap Rose dengan tatapan tidak suka melihat ke arah mejanya kayla dan yang lainnya, sedangkan kayla hanya diam saja tidak berbicara apapun ia yang memang canggung bertemu dengan Kevin.
__ADS_1
“Iya duduk aja ed. Lagian kita udah biasakan gabung”ucap Nathan yang tidak mempermasalahkan gabung bersama istri dan juga yang lainnya.
“Kita disini kan mau hibur Ervan yang putus cinta”ucap edwar keceplosan padahal ia yang sudah berusaha menutupinya dari orang tua dan juga adikny.
“Putus”ucap Kevin yang kaget dan tak tau bahwa Ervan dan nasya sudah putus. Sedangkan kayla yang sedang makan tersedak karena mendengar ucapan itu dan refleks Kevin mengambil minum dan memeberikan kepada kayla, karena memang mereka duduk bersebelahan hanya beda meja saja.
“Kak Ervan putus? Kenapa? Mamah marah lo?”tanya Lisa dengan segudang pertanyaan yang keluar dari mulutnya tanpa henti.
“Udahlah gue gak mau bahas, gue juga pusing mikirin masalah itu”ucap Ervan yang tak ingin membahas masalah ia dan juga nasya ia hanya ingin hidup damai.
“Apa nasya minta lo nikahin dia van?”tanya Nathan sambil melihat ke arahnya Ervan yang tampak lesu dan banyak pikiran.
“Iya mungkin masalah itu yah Kak, makannya perempuan itu perlu pembuktian bukan hanya sebatas ucapan aja kak. Cepat nikahin aja nunggu apa lagi sih”ucap Rizky yang melihat ke arahnya Ervan.
“Lo mikirin apa sih van, lo udah punya semuanya dan menuju ke hal itu untuk lo adalah hal yang gampang”ucap Kevin sambil melihat ke arah Ervan ia juga penasaran mengapa Ervan yang tidak segera menikah dengan nasya.
“Iya bener van, lo sekarang udah kerja dan juga udah keluar kuliah, lo harus lihat saat gue nikahin Lisa, gue masih awal kuliah dan pemikiran gue yang belum mateng tapi gue sampai ke tahap ini”ucap Nathan memberikan motivasi kepada Ervan.
“Pokoknya ada hal yang gak akan pernah gue bisa ceritain sama kalian”ucap ervan yang merasa sangat bingung apa yang harus ia perbuat untuk ini.
__ADS_1
“Gue tau, hal apa yang buat lo gak bisa ceritain di depan kita, lo belum siap menikah gara-gara kayla kan?”tanya Rose sambil memandang kayla dengan tatapan tak sukanya.
“Kenapa bawa-bawa kayla? Apa urusannya?”tanya lisa sambil melihat ke arahnya Rose, ia merasa tidak enak karena kayla yang di tuduh seperti itu.
“Udah deh kak Rose jangan mulai”ucap stefanie yabg yakin kalau kedepannya akan ada pertengkaran.
“Kalian gak tau? Ervan belum siap menikah gara-gara dia masih khawatir sama kayla yang belum menikah dan kayla yang belum mandiri atau lo memamg mencintai kayla makannya lo meninggalkan nasya”ucap Rose dimana dia yang dengan santainya memprovokasi yang lainnya.
“Jangan sembarangan bicara kak”ucap Lisa yang kesal karena Rose berbicara sembarangan tentang kakaknya dan juga kayla.
“Van, apa ucapan Rose bener?”tanya Kevin yang kesal ia langsung menatap ke arahnya Ervan dengan tatapan mematikan.
“Apaan sih. Lo ngaco Rose gue gak suka sama kayla dan gue cuman menganggap kayla adik gue sendiri gak lebih, Udahlah jangan bahas itu lagi”ucap Ervan yang malas berdebat dengan Rose dan yang lainnya.
“Gue gak ngaco van, kay lo denger yah lo gak kasihan apa sama nasya dia udah pacaran sama Ervan hampir 10 tahun tapi lo rebut Ervan dari dia”ucap Rose dengan tatapan mematikan ia yang berusaha membut kayla jelek di mata orang lain maupun Kevin.
“Kak denger yah, kayla gak ada hubungannya dengan masalah kak Ervan. Untuk hubungan mereka, mereka sendiri yang harus menyelesaikan”ucap kayla yang baru saja berbicara, ia sudah sangat kesal kepada Rose yang terus menjelekan dirinya.
“Gak ada ? Lo pikir aja hah? Setelah lo datang Ervan hanya perhatian sama lo, dia gak pernah perhatian lagi sama nasya, lo gak Sadar apa? Nasya itu udah sangat sabar lihat Ervan yang perhatian sama lo dan sekarang lo juga yang menghancurkan impian dia menikah dengan Ervan”ucap Rose walaupun memang benar apa yang Rose ucapkan tentang kayla.
__ADS_1
“Udah kalian diam? Disini itu kalian mau bertengkar atau makan sih”ucap Kevin yang sudah mulai marah karena kayla yang disalahkan atas semua hal.”gue udah bilang sama lo Rose ngapain lo ikut gue kesini, lo itu selalu aja bawa suasana menjadi panas”ucap Kevin lagi.
“Vin gue hanya berbicara yang benar saja apa salahnya sih? Lo itu harusnya belain gue, gue itu tunangan lo”ucap Rose yang merasa kesal karena Kevin lagi dan lagi membela kayla. Kayla dan yang lainnya mulai kesal dengan perdebatan itu, mereka memilih pergi dari tempat itu membiarkan Kevin dan Rose bertengkar.