Jakarta love Story

Jakarta love Story
Jauhi Kevin


__ADS_3

Kayla dan Ervan sudah sampai di ruang sakit, mereka segera berlari menuju ruangan dimana Kevin tengah di rawat. Tapi sampai disana sudah ada kedua orang tuanya Kevin dan juga Rose yang sudah lebih dulu datang.


“Om, tante, bagaimana kabarnya Kevin?”tanya Ervan memulai pembicaraan karena takutny kayla canggung kalau harus berbicara dengan orang tuanya Kevin yang memang tidak menyukainya.


“Kevin lukanya cukup parah van, tapi semuanya sudah di tangani kamu tenang aja yah”ucap pak David yang membalas jawaban dari Ervan sedangkan Bu liliana dan Rose dengan tatapan tak sukanya saat kayla dan juga Ervan datang.


“Lo mau ngapain datang kesini?”tanya Rose dengan tatapan memusuhi dan marah kepada kayla yang diam saja di samping Ervan. Kayla hanya ingin tau bagaimana keadaan Kevin, dia juga tak menyangka kalau kedua orang tua Kevin dan Rose datang lebih dulu.


“Kayla cuman mau lihat keadaan kak Kevin aja”ucap kayla menjawab dengan sopan dan santai ia tak ingin kalau ada keributan di rumah sakit ini.


“Kamu puas buat Kevin seperti ini kay, tante udah berapa kali bilang sama kamu jauhi Kevin”ucap Bu liliana dengan marah.


“Gue juga udah berapa kali kayla lo jangan pernah deket-deket sama Kevin. Lo tau lo itu perempuan pembawa sial. Gue gak sudi lihat lo disini”ucap Rose yang mengusir kayla.


“Tante, kak Rose, aku gak pernah dekat-dekat sama kak Kevin, aku juga tau kalau kak Rose memang sudah bertunangan sama kak Kevin, aku bertemu dengan kak Kevin hanya sebatas kerjaan dan gak lebih”ucap kayla membela diri biasanya ia hanya diam saja tapi kali ini ia sudah mulai muak kalau harus disalahkan tapi bukan kesalahannya.


“Pekerjaan, mana mungkin masalah pekerjaan sampai-sampai Kevin lebih membela dan membawa kamu dari pada membawa aku tunangannya sendiri, kamu mau jadi perebut tunangan orang”ucap Rose yang sudah mulai marah.


”Masalah itu aku gak tau kak, aku sudah berusaha menjauh dari kak Kevin dan hanya bertemu kalau memang kita ada urusan saja. Udahlah kak jangan bahas ini aku datang kesini hanya ingin melihat keadaan kak Kevin”ucap kayla yang mencoba menyudahi pertengkaran antara dirinya dan juga Rose.

__ADS_1


“Iya udah Rose lo jangan selalu salahin kayla, Kevin seperti ini murni kecelakaan dan semua orang juga tak menyangka kalau akan terjadi seperti ini”ucap Ervan membela sang adik yang terpojok


“Jangan salahin kayla? Van lo sadar gak sih kayla itu pembawa sial dan kayla juga yang selalu mengacaukan hubungan orang lain, apa lo gak sadar hah lo sampai saat ini tidak menikah karena lo gak ingin meninggalkan kayla”ucap Rose yang malah membahas hubungan antara Ervan dan juga nasya.


“Rose diam, semua itu gak ada sangkut pautnya sama kayla yah, gue sendiri yang memang belum siap menikah, gue masih ingin bebas dan tak terikat dengan pernikahan”ucap Ervan yang terpaksa berbicara jujur dan agar kayla juga yang tidak merasa bersalah atas semua yang terjadi.


“Atau jangan-jangan lo suka sama kayla van? Makannya lo berusaha tidak menikah sebelum kayla menikah”ucap Rose yang kembali memancing Ervan.


“Gue memang suka sama kayla, suka dan sayang dari kakak kepada adik, apakah itu salah Rose?”tanya Ervan yang malah mulai berdebat Rose, mereka bertatapan marah dan seakan saling menggigit.


“Udah kalian malah ribut, ini di rumah sakit dan Kevin juga butuh ketenangan”ucap pak David yang merasa terganggu atas perdebatan Antara Ervan dan juga Rose.


“Tapi tante, kayla cuman pengen tau aja keadaan kk Kevin. Setelah itu kayla akan pamit pulang”ucap kayla yang mencoba berbicara baik, ia hanya ingin tau saja Kevin bagaimana agar ia yang tidak perlu khawatir kalau Kevin baik-baik saja.


“Kamu gak usah so perduli sama Kevin kay, semua ini juga salah kamu, memangnya tante gak tau kalau Kevin kecelakaan setelah mengantar kamu ke rumah”ucap Bu liliana.


“Iya kayla minta maaf tante, kayla juga gak tau kalau akan terjadi seperti ini tante, kayla mohon izinkan kayla disini menunggu Kevin sadar”ucap kayla memohon, ia juga merasa sangat bersalah atas apa yang telah terjadi kepada Kevin.


“Gak kayla, tante harap kamu pergi dari sini dan ingat kamu jangan pernah muncul di hadapan Kevin lagi, masalah perusahaan biar orang lain yang akan menanganinya”ucap Bu liliana dengan marahnya sambil menunjuk ke arahnya kayla.

__ADS_1


“Tapi tante kayla mohon, biarkan kayla melihat keadaan kak Kevin aja sebentar tante”ucap kayla yang hanya ingin tau keadaan Kevin.


“Udah kayla, lo pergi Kevin udah gak butuh lo lagi, lo perempuan munafik, pembawa sial dan selalu membuat Kevin menderita gue harap lo jauhin dia”ucap Rose dengan nada marahnya sambil melihat ke arah kayla yang sudah menetaskan air matanya.


“Kak tolong, kayla bentar aja yah. Kayla hanya ingin melihat keadaan kak Kevin sebentar”ucap kayla memohon, ia juga sangat khawatir dan takut kalau sampai Kevin kenapa-kenapa, ia akan makin merasa bersalah kalau sampai Kevin yang terluka parah.


“Saya bilang pergi-pergi”ucap Bu liliana yang sudah mulai emosi dan ia yang reflek mendorong kayla sampai kayla terduduk.


“Tante, bisa gak, gak pakai kekerasan? Saya akan bawa adik”ucap Ervan yang mencoba membantu kayla berdiri.


“Bagus. Saya harap kamu jaga kayla jangan sampai menggoda anak saya”ucap Bu liliana dengan tatanan yang jutek.


“Dengerin tante, kayla gak pernah menggoda Kevin, Kevin yang selalu mengganggu kehidupan kayla, saya selama ini hanya diam dengan perbuatan tante kepada kayla karena saya yang masih menghormati tante sebagai ibu teman saja dan tante juga yang merupakan rekan kerja papah”ucap Ervan yang sudah mulai muak dengan tingkah laku keluarga Kevin yang menghina dan mengejek kayla.


“Udah nak Ervan, lebih baik nak Ervan nanti saja kesini ya jangan ribut disini. Malu di lihatin orang lain”ucap pak Adrian menenangkan Ervan yang tengah marah.


“Kevin gak mungkin tergoda kalau memang kayla yang tidak melayani Kevin, sudah tante bilang sama kamu jangan pernah ganggu Kevin lagi dan saya harap kamu pergi jangan muncul disini lagi”ucap Bu liliana yang tak ingin melihat adanya kayla di hadapannya.


“Kay ayo pulang, sia-sia kita kesini”ucap Ervan yang menarik tangannya kayla.

__ADS_1


__ADS_2