Jakarta love Story

Jakarta love Story
48


__ADS_3

“Oh kamu berharap aku gak nyamperin kamu biar kamu bisa berduaan sama dia”ucap Kevin dengan nada penuh emosi sambil tangannya yang mengepal.


“Bukan begitu kak”ucap kayla yang frustrasi harus bagaimana lagi menjelaskan kepada Kevin.


“Kita ketemu disini Vin”ucap Reynad yang sebenarnya dia merasa bahagia bagaimana tidak dia bertemu dengan kayla dan terlihat oleh Kevin dia berharap Kevin dan kayla putus.


“Dasar brengsek”ucap Kevin seraya memberikan tonjokan kepada Reynad


Brugg.


“Kak Kevin kenapa sih?, kamu gak kenapa-kenapa kan?”tanya kayla yang merasa khawatir terhadap Reynad


“Loe ikut gue”ucap Kevin seraya menarik tangan kayla dengan penuh emosi.


“Kak sakit ih”ucap kayla seraya menitihkan air matanya


Tapi Kevin enggan untuk melepaskan tangan kayla, Kevin menggenggam dengan penuh amarah dia sangat cemburu melihat kayla dan Reynad apalagi Reynad memang berniat untuk merebut kayla dari dirinya.


“Kak Kevin kenapa sih, lepasin gak”ucap kayla yang merasa sudah tidak tahan lagi karena tangannya merasa sakit.


“Loe masih tanya gue kenapa hah”ucap Kevin bagaimana bisa kayl tidak mengetahui bahwa dia cemburu.


“Kak Kevin itu kenapa sih, dikit-dikit kak Kevin marah, dikit-dikit kak Kevin cemburu sama kak Nathan cemburu, sama Reynad cemburu apa kayla gak bisa di percaya, apa kayla terlihat seperti playgirl, apa kak Kevin meragukan cinta kayla, kalau kak Kevin meragukan cinta kayla lebih baik kita udahan kak, kayla udah berdebat terus sama kakak”ucap kayla seraya berlari mencari ojek untuk pulang.


“Kay tunggu dulu, aku bisa jelasin, Maafin aku kayla”ucap Kevin seraya mengejar kayla tapi apa daya kayla telah naik ojek untuk pulang tanpa pikir panjang Kevin segera menaiki motor dan mengikuti kayla.


“Hiks hiks”kayla di jalan menangis bagaimana tidak kayla yang merasa sedih ketika Kevin dia bisa memperdayainya lagi. Tak lama ojek pun sampai di rumah keluarga Aditama segera kayla membayar ojek dan masuk ke dalam rumah. Sesampainya di rumah sudah ada sahabatnya di ruang keluarga.


“Dari mana?”tanya Lisa


“Joging, aku duluan yah”ucap kayla dengan mata berkaca-kaca meninggalkan mereka menuju ke kamar di lantai 2 segera memasuki kamar dan tak lupa mengunci kamarnya.


“Dia kenapa?”tanya Rizky


“Kayla kayanya nangis apa ada masalah?”tanya stefanie sahabatnya merasa bingung kayla yang pulang dari joging tidak menyapa mereka dan malah memasuki kamar.


“Apa berantem sama Kevin?”tanya Rizky memastikan.


“Kan tadi masih baik-baik saja”ucap stefanie

__ADS_1


“Yah kali aja”ucap Rizky


“kalau kayla di sakitin sama kak Kevin gak akan gue ampunan dia”ucap Lisa dengan penuh emosi.


“Mana kayla tadi kayanya udah pulang?”ucap Ervan seraya berjalan ke sofanya yah saat tadi di dapur Ervan melihat kayla yang sudah pulang tapi merasa aneh karena kayla tidak mengobrol dan langsung masuk kamar.


“Iya ke kamar kak, tadi sambil nangis”ucap Lisa memberikan jawaban


“Kayla mana?”tanya Kevin dengan napas ter engah-engah


“Datang-datang bukannya ucapan salam kek malah nanyain kayla”ucap Lisa


“Oh iya assalamualaikum”ucap Kevin


“Waalaikumsalam”jawab mereka bersamaan.


“Kakak apain kayla kenapa nangis?”tanya stefanie kepada sang sepupuh.


“Ada kesalahpahaman sama gue”ucap Kevin


“Loe ada apa sama kayla, masalah serius, kenapa kayla nangis?”tany Ervan yang merasa bingung melihat kayla menangis dan dia harus mendapatkan jawaban dari Kevin.


“Kayla minta putus sama gue”ucap Kevin dengan lesunya bagaimana tidak dia tidak mengharapkan hal ini terjadi.


“Apa kok bisa?”tanya stefanie yang merasa terkejut.


“Gak mungkin”ucap Rizky


“Kenapa kayla minta putus?”tanya Ervan penasaran


“Tadi gue ketemu kayla lagi duduk berdua sama Reynad lalu gue marah, tonjok Reynad lalu gue mencekal tangan kayla hingga merah”ucap Kevin menjelaskankejadian itu.


“Kak Kevin itu pencemburu banget”ucap Lisa yang merasa kesal terhadap Kevin yang telah melukai hati kayla.


“Loe kasar banget sama kayla”ucap Ervan


“Kakak itu terlalu cemburu sama kayla, kakak itu terlalu posesif pantas saja kayla minta putus mungkin karena kayla bosen dengan tingkah kakak yang seperti ini”ucap stefanie panjang lebar yang bagaimana ucapan stefanie benar.


“Yaudah gue bujukan dulu kayla”ucap Kevin seraya berjalan ke lantai atas untuk bertemu denagan kayla agar bisa menjelaskan semuanya.

__ADS_1


“Kayla buka sayang”ucap Kevin penuh lembut agar kayla memaafkannya.


Kayla aku mau bicara aku mohon kamu keluar”ucap Kevin yang masih membujuk kayla yang tengah menangis terdengar isakan tangis kayla dari dalam kamar.


“Kayla Maafin aku”ucap Kevin lagi tapi tidak a da jawaban dari dalam tetapi yang terdengar hanya suara tangisan kayla yang sangat pelan.


“Kay aku mau bicara please dengerin aku”ucap Kevin yang masih terus membujuk kayla.


“Sial kayla marah”gumam Kevin lalu berjalan menuju ruang keluarga untuk kemenangan dulu kepala.


“Gimana kayla udah Maafin?”tanya Ervan


“Kayla sama sekali gak bukan pintu ah sial”ucap Kevin mengacak-ngacak rambutny frustrasi.


“Loe sabar nanti loe bicara lagi sama kayla biarkan dulu kayla berpikir.


“Iya nanti juga dia Maafin lagi”ucap stefanie


Kevin pun merasa frustrasi di merasa bersalah akan kayla dia merasa menyesal terhadap kayla andai saja kecemburuannya bisa di kontrol mungkin Kevin gak putus sama kayla.


Hari-hari berlalu dan dan dimana sebentar lagi akan adanya ujian semester hubungan kayla dan Kevin masih belum membaik, kayla yang merasa lelah terhadap hubungan Ini pada akhirnya memilih untuk menenangkan diri sendiri.


Dan sekarang kayla sedang berada di taman belakang sekolah untuk mencari udara segar hari ini dia tidak kekantin karena dia merasa males untuk bertemu dengan Kevin.


“Kayla Maafin aku yah”ucap Kevin seraya memohon kepada kayla.


“Udah kayla Maafin kok kan, tenang aja”ucap kayla dengan muka datarnya.


“Kalau begitu mau kan balik lagi sama kakak?”tanya Kevin yang berharap dia bisa kembali lagi kepada kayla.


“Kayla gak bisa jawab sekarang kak, tunggu kayla beres ujian baru kayla kasih jawaban”ucap kayla yang sebenarnya hatinya pun masih sangat mencintai Kevin hanya saja dia masih marah terhadap Kevin.


“Iya aku tunggu yah”ucap Kevin


Hari-hari berlalu ujian pun telah mereka lewati. Ujian yang ditunggu-tunggu oleh para siswa yang dimana ujian ini adalah ujian kenaikan kelas yang semua siswa berusaha belajar dengan baik agar nilai mereka mendapatkan nilai yang bagus dan naik kelas.


***


Terima kasih yang sudah membaca, kritik dan sarannya di tunggu.

__ADS_1


__ADS_2