
Sedangkan Reynad yang merasa kesal karena melihat kayla yang bersama dengan orang lain.
“Kayanya kayla naksir brondong nih, udah gak mau kayanya sama yang lebih tua”ucap edwar yang berniat untuk manas-manapun Reynad yang tengah kepanasan ketika melihat kayla menghampiri orang lain apalagi laki-laki.
“Entah gue bingung, kayla random banget kenalannya”ucap Ervan yang juga ikut-ikutan sedangkan Nathan ia pun hanya berdiam diri, ia juga sebenarnya merasa kesal karena melihat Lisa yang akan jalan bersama laki-laki lain.
“Kak Lisa pamit yah”ucap Lisa yang habis turun dari lantai atas berpamitan kepada kakaknya, Lisa yang berusaha untuk terlihat baik-baik saja padahal dalam hatinya Lisa ingin Nathan mencegah dia untuk jalan bersama dengan orang lain, Lisa yang sebenarnya tidak menyukai Adrian hanya saja ia yang berusaha mencari pelarian agar melupakan Nathan.
Ervan melihat dulu Lisa berpakaian dia tidak akan membiarkan Lisa pergi kalau berpakaian terbuka tetapi terlihat Lisa yang memakai rok panjang putih serta kaos biru yang terlihat kecantikannya.
“Yaudah hati-hati, jangan pulang malam”ucap Ervan ia yang mengizinkan adiknya untuk main tapi dia tidak pernah mengizinkan Lisa pulang malam kecuali ketika jalan dengannya atau kayla.
“Ia siap kak”ucap Lisa yang berjalan terburu-buru karena merasa tidak enak Adrian menunggu.
Kayla yang berada di depan bersama dengan Steven yang sudah menunggu bersama dengan Adrian.
“Adrian bentar yah Lisa nya lagi siap-siap”ucap kayla tersenyum.
“Iya kak gak apa-apa”ucap Adrian yang memang ia merupakan adik kelasnya Lisa dan kayla.
“Ada apa Steven?”tanya kayla dimana ia menghampiri Steven yang tengah duduk di kursi yang ada disana.
“Enggak, kak kayla lagi sibuk?”tanya Steven.
“Enggak, kenapa gitu?”tanya kayla yang dimana sama siapapun dia akan ramah.
“Enggak kak, ini buat kakak”ucap Steven memberikan buket coklat dah bunga untuk kayla.
“Buat kakak?”tanya kayla heran karena tidak biasanya Steven memberikan sesuatu untuknya.
“Iya buat kak, tadi baca di sw kakak katanya lagi datang bulan, orang yang datang bulan biasanya pengen makan yang manis-manis”ucap Steven mencoba mencari kesempatan untuk membuat kayla luluh.
“Gak usah repot-repot”ucap kayla yang merasa tidak enak kalau harus menerima hadiah dari orang lain.
“Enggak kok kak, Steven seneng kok”ucap Steven sambil tersenyum kepada kayla.
__ADS_1
“Yaudah makasih”ucap kayla yang terpaksa menerima karena ia juga yang merasa tidak enak harus menolak pemberian dari Steven, takutnya Steven sakit hati.
“Sama-sama kak”ucap Steven merasa bahagia karena pemberiannya di terima.
“Kay ngapain lo?”Tanya Lisa tak kala ia datang menghampiri mereka.
“Ini lis ada Steven”ucap kayla membalas pertanyaan dari Lisa.
“Kak Lisa udah siap?”tanya Adrian kepada Lisa.
“Udah ayo”ucap Lisa mengajak Adrian untuk segera pergi, karena kalau berlama-lama ia akan enggan untuk pergi karena hatinya yang selalu ingin bersama dengan Nathan.
“Yaudah kak ayo, kak kayla aku pamit yah”ucap Adrian berpamitan.
“Kay gue pamit yah”ucap Lisa berjalan sambil melambaikan tangannya kepada kayla dan memasuki mobilnya Adrian.
“Hati-hari lis, Adrian jangan ngebut”ucap kayla sambil melambaikan tangan dan tersenyum.
“Yaudah kalau gitu Steven juga pamit kak, jangan lupa istirahat yah”ucap Steven dimana ia berniat untuk mengajak kayla jalan hanya saja kayla yang sedang datang bulan takutnya ingin istirahat.
Kayla pun duduk di sampingnya Ervan sambil menaruh bunganya di mejanya dan duduk sambil bersandar.
“Ngapain bocah kesini kay?”tanya Nathan yang penasaran, padahal ia juga sekalian ingin tau tentang Lisa dan Adrian.
“Ngasih bunga sama coklat kak”ucap kayla yang masih saja duduk bersandar.
“Type lo sekarang brondong kay?”tanya edwar dimana ia ada kesempatan untuk memanas-manasin kayla.
“Cuman temen kok kak”ucap kayla menjawab dengan jujur, bahwa ia dan Steven tidak ada hubungan apapun.
“Dia anak kelas berapa kay? Hati-hati kenalan sama orang”ucap Ervan yang merasa khawatir.
“Anak kelas 10 kak, tenang aja lagian kayla belum ada hubungan apapun”ucap kayla sambil melihat ke arahnya Ervan apakah ia akan marah atau tidak.
“Yaudah kalau kamu sampai pacaran, bilang sama kakak yah, biar kakak bisa ospek dulu dia”ucap Ervan yang menyerahkan kepada kayla, ia yang akan menerima entah kayla bersama Steven ataupun Reynad.
__ADS_1
“Iya kak siap”ucap kayla yang mengambil minumnya setelah berbicara dengan Ervan.
“Rey lo kenapa diam aja?”tanya Nathan yang sedari tadi Reynad hanya diam saja.
“Cemburu lah Nathan lo kaya yang gak pernah cemburu aja”ucap edwar melihat ke arahnya Nathan.
“Emangnya kak Reynad cemburu kenapa kak?”tanya kayla yang bingung kenapa Reynad bisa cemburu padahal kan dia Enggak ngapa-ngapain.
“Kayla? Lo gak peka banget”ucap edwar kesal mendengar ucapan dari kayla.
“Gue balik dulu”ucap Reynad yang beranjak dari tempat duduknya dan berdiri dia hendak keluar untuk pulang karena merasa kesal melihat kayla yang bersama orang lain.
“Rey lo kemana?”tanya edwar yang melihat Reynad berjalan.
“Kak”ucap kayla beranjak dari duduknya dan berdiri berniat untuk menyusul Reynad.
“Kak tunggu”ucap kayla berjalan terburu-buru”jangan pergi gitu aja dong”ucap kayla mencoba menyusul Reynad.
“Ada apa kay?”tanya Reynad yang balik badan sambil melihat ke arahnya kayla.
“Kakak kenapa pulang?”tanya kayla yang heran padahal Reynad belum lama datang.
“Lagi badmood aja”ucap Reynad yang sudah tak ingin berada disana.
“Kak marah sama kayla?”tanya kayla ia yang merasa bersalah atas kejadian tadi karena ia yang cuek kepada Reynad padahal saat sedang datang bulan dia akan berbicara seperlunya.
“Enggak, kakak mau balik aja”ucap Reynad yang berjalan meninggalkan kayla sendirian.
“Kak kenapa ? Tunggu dong”ucap kayla berusaha mengejar Reynad yang berjalan.
“Aww”ucap kayla dimana dia terjatuh karena berjalan yang terburu-buru.
Reynad yang melihat itu semua pun berjalan menghampiri kayla walaupun dia marah tapi dia gak bisa meninggalkan kayla begitu saja.
“Kamu gak apa-apa?”tanya Reynad tak Kala ia yang mendekat dan menunduk karena melihat kayla terjatuh.
__ADS_1
“Sakit kak”ucap kayla memang dia sakit karena dia tak sengaja terjatuh karena lantai yang ada sedikit licin ada air yang bekas menyiram tanaman dan dia tidak hati-hati.