
Rose yang semalam berniat ingin di rawat di rumah sakit tetapi karena ia mempunyai berita baru yang akan membuat kayla syok sehingga dia pulang walaupun Nathan sudah menyuruhnya untuk dirawat tetapi Rose tetap saja ingin pulang.
Pagi ini Rose sudah bersiap-siap dan tampak ceria karena dia yang mempunyai ide yang sangat bagus. Rose segera berangkat menuju rumahnya kayla dengan sedikit bernyanyi karena dia yang sangat bahagia.
Sedangkan kayla yang semalam mengerjakan laporannya bersama dengan Kevin sambil bergadang tapi ia yang malah ketiduran karena tak kuat mengantuk begitupun Kevin yang tertidur di sampingannya sedangkan Ervan kembali ke kamarnya karena dia yang mengantuk meninggalkan kayla dan Kevin.
Saat Bu wulan bangun ia melihat kayla yang tertidur bersama Kevin, Bu wulan mendekat ke arah anaknya karena berniat membangunkannya.
“Kalau kalian masih saling mencintai kenapa harus berpisah”ucap Bu wulan dalam hatinya ketika melihat kayla begitu nyaman di Sampingnya Kevin, bukan bu wulan tidak merestui kayla dan Reynad, bu wulan mendukung hubungan anaknya hanya saja ia yang tau bagaimana cintanya kayla kepada Kevin dan belum bu wulan lihat cintanya kayla kepada Reynad.
Bu wulan tetap memperhatikan kedua anak yang terpaksa berpisah karena keegoisan orang tua Kevin, bu wulan dan pak Farhan sudah tau bahwa Kevin meninggalkan kayla karena ulah orang tua Kevin yang tidak merestui mereka tetapi bu wulan pun tidak bercerita kepada kayla takutnya kayla yang sakit hati dan juga bingung harus memilih antara Kevin dan Reynad, sampai akhirnya bu wulan memutuskan kayla bersama Reynad saja, karena orang tuanya Reynad yang sangat baik dan menyayangi kayla serta menerima kayla apa adanya walaupun kayla yang anak yatim piatu.
“Hoam”kayla yang bangun dan meregangkan badannya dan melihat ibunya sedang memperhatikannya.
“Mamah kenapa?”tanya kayla yang heran karena bu wulan tidak pernah seperti ini.
“Enggak kok sayang, mamah cuman mau bangunin kamu aja”ucap bu wulan karena memang niat awalnya untuk membangunkan kayla sebelum memperhatikan wajah anaknya tersebut.
“Maaf mah, kayla kesiangan yah”ucap kayla yang melihat ke arah jamnya yah memang sudah kesiangan dari jam dia bangun.
“Kalau masih ngantuk ke kamar aja sayang, jangan tidur disini”ucap bu wulan karena kasihan kepada kayla.
“Iya mah semalam kayla ketiduran ngerjain laporan”ucap kayla yang merasa tidak enak karena ketiduran dan bangun kesiangan.
“Gak apa-apa sayang. Kamu juga butuh istirahat jangan terlalu terbebani mamah juga yakin kalau papah pasti mengerti”ucap Bu wulan yang tidak ingin membebani anaknya sebenarnya dia juga tidak setuju kayla melakukan pekerjaan ini dan mengambil tanggung jawab dari Ervan hanya saja siapa lagi yang akan mengelola bisnis mereka kalau kayla tidak mau.
__ADS_1
“Iya makasih mah udah ngertiin kayla”ucap kayla yang tersenyum karena dia yang sangat beruntung bertemu dengan keluarga pak Farhan dan Bu wulan yang begitu baik dan sangat menyayanginya sepeti anak sendiri.
“Yaudah, mamah mau masak dulu kamu bangunin Kevin kasihan dia takutnya pegel”ucap Bu Wulan yang berjalan meninggalkan kayla dan segera ke dapur.
Kevin yang masih tidur dan kayla yang bingung harus membangunkannya bagaimana.
“Kak bangun”ucap kayla dengan pelan tetap Kevin masih tidak bangun juga.
“Kak ayo bangun yuk udah siang”ucap kayla dengan lembut membangunkan Kevin.
“Woy Vin bangun udah siang”teriak Ervan membangunkan Kevin yang tengah tertidur.
“Kak Ervan”ucap kayla yang merasa kasihan takutnya Kevin kaget karena di bangunkan seperti itu.
“Lagian lo bangunin Kevin pelan-pelan mana bangun”ucap Ervan yang heran ketika melihat kayla yang membangunkan kayla seperti berbisik.
“Lo gak bangun terus kayla udah bangunin lo walaupun gak kedengaran”ucap Ervan menjawab dengan nada cuek nya.
“Yaudah kayla masak dulu yah”ucap kayla yang berjalan menuju ke arah dapur karena dia yang tak ingin berdebat apalagi ini masih pagi.
“Yah namanya jug ngantuk”ucap Kevin yang kembali melihat ke arah laptop kayla apakah laporannya sudah selesai, saat ia hendak melihat laptopnya ia melihat photo kayla dan Reynad dan seketika dia merasa harusnya dia yang disana bersama kayla dan photonya yang selalu di pajang oleh kayla entah dimana pun.
Kayla dan Bu wulan masak sedangkan para laki-laki masih dengan kemalasannya, mereka menonton televisi sambil terkadang berbincang apalagi Kevin dan pak Farhan yang sangat cocok kalau berbicara.
Arsen yang sudah bangun dan mandi tetapi Arsen yang masih belum di memakai pakaian karena Arsen yang tidak mau memakai pakaian sehingga Arsen berlari dan di kejar oleh Lisa.
__ADS_1
“Arsen stop”teriak lisa saat anaknya yang terus-terusan berlari tanpa memakai pakaian.
“Arsen gak mau pakai baju mah”ucap Arsen berteriak karena dia yang enggan untuk memakai pakaian dan lebih nyaman seperti itu.
“Arsen stop”ucap Lisa yang lagi-lagi berteriak.
“Lis Arsen kenapa?”tanya Ervan saat melihat keponakannya di kejar oleh ibunya.
“Ini kak Arsen gak mau pakai baju”ucap lis yang sudah menyerah karena anaknya yang sangat aktif dan membuatnya kewalahan.
“Arsen sama om yah di pakaikan baju nya”ucap Ervan yang mencoba membujuk sang keponakan karena dia juga merasa kasihan kepada Lisa yang dimana Arsen sangat aktif.
“Gak mau, Arsen gak mau pakai baju”ucap Arsen yang enggan dan malah berlarian tanpa memakai pakaian.
“Arsen please mamah udah lelah ngejar kamu terus”ucap Lisa yang semakin kesal karena Arsen yang tidak mau mendengarkan ucapannya.
“Sayang jangan begitu ayo mamah yang pakaikan baju nya”ucap kayla dengan sabar dan mencoba membujuk Arsen agar mau memakai pakaian.
“Iya mau mamah”ucap Arsen yang mendekat ke arahnya kayla
“Kenapa kalau sama mamah kayla selalu mau, kenapa kalau sama bunda selalu sudah nurut”ucap lisa yang kesal dan ia juga sangat heran mengapa Arsen selalu lebih nurut pada kayla dari pada dirinya.
“Entah heran kenapa kalau kayla yang panggil nurut”ucap Ervan yang juga heran.
Sedangkan kayla memakaikan pakaiannya kepada Arsen dengan sangat teliti dan Arsen juga hanya diam saja serta menurut apa yang kayla ucapkan.
__ADS_1
“Gue juga awalnya berpikir Arsen anaknya kayla bukan anaknya lo lis soalnya gak ada mirif-motifnya sama lo”ucap Kevin yang melihat ke arah kayla dan Lisa bergantian.
“Jangan heran Vin, karena kayla yang lebih suka menjaga Arsen dari pada Lisa ibunya. Lisa lebih sering tidur dan mengabaikan Arsen”ucap Ervan sambil melihat ke arah adiknya.