Jakarta love Story

Jakarta love Story
Gak ingin membahas pernikahan


__ADS_3

Kayla yang sudah berada di rumahnya tetapi dia masih merasa tidak enak dengan kejadian tadi dimana ucapannya nasya bahwa Ervan hanya memikirkannya sedangkan hubungannya masih saja diam di tempat tidak ada kejelasan sama sekali, kayla yang mencoba keluar dari kamarnya dan mencoba mengetuk pintu kamar Kakaknya untuk berbicara.


“Kak ini kayla”ucap kayla dari luar pintu mencoba mengetuk sambil menyebutkan namanya karena biasanya sang kakak tidak akan membuka pintu kalau adiknya atau siapapun tidak memanggil makannya.


Setelah sekian lama kayla mengetuk pintu tetap saja kakaknya tidak membuka dan kayla memutuskan untuk turun ke lantai bawah semoga saja ada Ervan disana.


“Kay mau kemana?”tanya Bu wulan yang melihat anaknya mendekat ke arahnya biasanya jam segini kayla belajar atau bekerja.


“Kayla nyari kak Ervan mah, kok gak ada di kamarnya ?”tanya kayla sambil melihat ke sisi kanan dan kiri berharap kakaknya ada di dapur atau di dekat sini.


“Ervan lagi di belakang sayang, lagi nongkrong ada Kevin sama edwar di belakang, kalau kamu mau kebelakang sekalian ini bawa ke sana”ucap Bu wulan sambil memberikan camilan malam yang ada di depannya untuk Ervan dan temannya.


“Yaudah mah, kayla kebelakang dulu”ucap kayla sambil membawa camilan.


Kayla mencoba berjalan, ia ingin berbicara dengan Ervan tetapi masih ragu karena adanya Kevin dan juga edwar sedangkan Nathan yang lebih sibuk di rumah sakit dari pada nongkrong yang gak jelas.


“Kay ada apa?”tanya Ervan saat melihat kayla yang datang.


“Ini kak camilan dari mamah”ucap kayla sambil menaruh camilan ya di meja.


“Kenapa? Kangen sama gue yah kesini?”tanya Kevin dengan penuh percaya diri dan berharap kayla memang datang untuk bertemu dengannya.


“Jangan GR, kayla nganterin camilan Vin”ucap edwar yang merasa jijik dengan ucapan sahabatnya itu.

__ADS_1


“Kali aja dia kangen sama gue”ucap Kevin yang masih berharap kayla kangen kepadanya, Kevin terus memandang kayla yang terlihat imut apalagi dengan piyama hello kity yang ia pakai.


“Udah Diem Vin, ada apa kay? Ada yang mau kamu bicarakan sama kakak?”tanya Ervan yang tau bahwa adiknya turun dari kamarnya karena ada hal yang penting selain itu ia akan terus bekerja dan belajar.


“Enggak kak nanti aja, kayla pamit dulu”ucap kayla yang tak enak kalau harus berbicara di hadapan yang lainnya. Kayla hendak berjalan ia ingin masuk kembali ke rumahnya.


“Kay, kalau ada yang mau kamu bicarakan sama kakak sekarang aja”ucap Ervan yang takutnya memang itu adalah pembicaraan yang sangat penting.


“Iya kay, atau jangan-jangan kamu mau minta izin sama Ervan buat nikah sama aku”ucap Kevin sambil melihat ke arahnya kayla yang terlihat bingung.


“Udah lo Diem. Jangan bicara asal Vin, jangan ganggu kayla”ucap edwar yang lagi dan lagi sahabatnya itu berbicara asal.


“Gak usah kak, nanti aja kayla masih ada kerjaan”ucap kayla yang berjalan meninggalkan mereka tanpa merespon ucapan dari Kevin maupun edwar, Ervan yang merasa ada yang tidak beres dengan adiknya ia pun bersiap akan mengejar kayla karena setelah tadi siang kayla hanya diam saja seakan ada masalah.


“Kay tunggu kakak”panggil Ervan tak kala kayla hendak masuk ke dalam rumahnya.


“Ada apa kak?”tanya kayla berbalik sambil melihat ke arah kakaknya yang memanggilnya.


“Ayo ikut kakak”ucap Ervan yang menarik tangan kayla menuju ke kursi depan untuk berbicara agar kayla lebih terbuka dan mau berbicara dengan jujur apa yang terjadi, karena pasti tidak akan mau kayla berbicara apabila ada banyak orang.


“Mau bawa kayla kemana kak?”tanya kayla yang kaget karena kakaknya yang tiba-tiba menarik tangannya kayla.


“Ikut aja”ucap Ervan yang tetap menarik tangannya kayla.

__ADS_1


Kayla yang sudah duduk di kursi dengan Ervan yang sedang menatap wajahnya seakan ingin melihat apa yang terjadi kepada kayla.


“Kenapa kakak lihatin kayla?”tanya kayla karena kakaknya tidak pernah menatapnya begitu dalam.


“Enggak, kakak cuman mau tanya aja, kamu ada masalah apa? Ada yang mau kamu bicarakan sama kakak?”tanya Ervan sambil harus melihat mencoba memahami adiknya tersebut.


“Enggak kak, kayla gak ada masalah, kayla hanya ingin kakak segera menikah”ucap kayla yang mencoba berbicara ia berharap kakaknya menikah dan tidak terbebani oleh dirinya.


“Jadi dari tadi kamu mikirin kakak yang belum nikah juga? Apa gara-gara kamu mendengar pembicaraan antara kakak dan nasya?”tanya Ervan sambil melihat wajah adiknya yang penuh keraguan.


“Bukan begitu kak, kayla hanya ingin kakak menikah dengan kak nasya lagian kan hubungan kalian sudah lama apalagi yang menghambat pernikahan”ucap kayla yang mencoba memberikan pengertian kepada sang kakak.


“Udahlah kayla, kakak lagi gak ingin bahas pernikahan, kakak masih belum siap menikah”ucap Ervan yang tak ingin membahas pernikahan, apalagi ia yang sudah berjanji tidak akan menikah sebelum kayla menikah karena baginya kayla masih perlu orang yang menjaganya.


“Kak apa karena kayla belum menikah sehingga Kakak belum siap menikah?”tanya kayla sambil melihat wajah sang kakak”kayla hanya ingin kakak bahagia, kayla udah dewasa kak kayla udah bisa sendiri gak perlu kakak jaga”ucap kayla.


“Tapi kay, kakak udah janji sebelum kamu menikah, kakak gak akan menikah, kakak ingin jaga kamu sampai kamu mendapatkan pendamping hidup yang baik”ucap Ervan sambil melihat wajah adiknya tersebut.


“Kak kayla udah dewasa dan kalau kayla udah menemukan calonnya kayla juga akan menikah tapi kayla mohon jangan mengabaikan kebahagiaan Kakak gara-gara kayla dan kayla juga tau bagaimana perasaan kak nasya dimana pacarnya lebih perduli terhadap orang lain dari pada dirinya”ucap kayla yang tau bagaimana perasaan nasya dari saat dia melihat wajahnya yang seperti menyimpan rasa kesal dan kecewa kepada Ervan.


“Tapi kay, kakak akan menikah apabila kamu menikah lebih dulu titik gak akan bisa di ganggu gugat”ucap Ervan yang tidak ingin membahas masalah itu lagi karena keputusannya sudah bulat.


“Tapi kak, tapi apa kakak gak kasihan sama kak nasya yang sudah menunggu kakak?”tanya kayla kembali.

__ADS_1


“Udah yah kay jangan bahas lagi, Kakak pergi lagi kebelakang kamu masuk ke rumah nanti masuk angin”ucap Ervan yang beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke taman belakang meninggalkan kayla sendirian yang sedang duduk kebingungan.


__ADS_2