
Setelah berpamitan dengan yang lainnya kayla pun memutuskan untuk pulang ia merasa sedih bagaimana tidak ia sudah sangat nyaman bekerja di sini karena ia yang sudah hampir satu tahun setengah dan untung saja kayla selalu menabung hasil kerjanya jadi ia masih mempunyai tabungan.
Kayla berjalan dengan lesunya ia berpikir apakah ia harus pulang ke rumah atau bagaimana sehingga ia memutuskan untuk pergi ke toko buku untuk membeli beberapa buku dengan menaiki angkot sampai tak lama kayla pun sampai di toko buku tersebut.
Kayla yang tengah melihat-lihat buku di toko tersebut sampai ada sebuah buku yang sangat ia inginkan sehingga ia mengambilnya tetapi saat ia hendak mengambil bukunya ada seseorang yang hendak mengambil juga.
“Maaf”ucap kayla tak kala tangannya bersentuhan dengan seseorang.
“Gak apa-apa”ucap seseorang tersebut tak lama mereka yang saling melihat.
“Kak Reynad?”tanya kayla saat melihat orang tersebut yang tak lain adalah orang yang ia kenal.
“Kayla beli buku juga?”tanya Reynad yang melihat ke arah kayla juga.
“Iya kak, kakak beli buku juga disini?”tanya kayla yang ia tak menyangka bisa bertemu dengan Reynad.
“Iyalah kayla kakak beli buku masa beli bakso”ucap Reynad sambil tersenyum kepada kayla dengan tatapan yang penuh dengan kasih sayang, Reynad pun heran kenapa ia bisa mencintai kayla padahal ia waktu itu hanya menakut-nakutin Kevin saja tapi nyatanya cinta yang tumbuh.
“Yah kirain kak Reynad gak pernah beli buku karena gak kelihatan orang yang suka belajar, biasanya kan kak Reynad cuek cuek aja sama pelajaran”ucap kayla yang ia berpikir bahwa Reynad adalah orang yang cuek terhadap pendidikan karena yang ia tau Reynad orangnya yang suka bermain-main saja.
“Harus belajar dong, kakak kan juga harus belajar buat Tes kuliah jadi tadi lewat sini sekalian mampir”ucap Reynad yang memang ia tadi mampir tetapi ia yang selalu mendengar orang tuanya agar ia belajar sehingga ia memutuskan untuk beli buku.
“Yaudah bagus, jadi ini bukunya mau sama kakak atau kayla?”tanya kayla yang tengah memegang bukunya.
“Kamu aja kakak bisa ambil yang lain, oh yah lebih baik kita ngobrolnya di cafe aja gak enak kalau disini”ajak Reynad yang akhirnya ia mempunyai kesempatan untuk berbicara dengan kayla.
“Yaudah kak kayla bayar dulu”ucap kayla berjalan menuju ke arah kasirnya dan diikuti oleh Reynad dari belakang yang hendak membayar beberapa buku juga.
“Totalnya Rp.150.000”ucap kasir toko tersebut.
“Pake ini aja mbak”ucap Reynad memberikan kartu ATMnya untuk membayar buku kayla.
__ADS_1
“Gak usah kak kayla bayar sendiri aja”ucap kayla yang mengambil uang dari dompetnya.
“Gak apa-apa sekalian sama yang punya kakak”ucap Reynad dan kasir pun menghitung dan di totalkan dengan buku kayla.
“Kayla gak enak kak, ini uangnya”ucap kayla yang merasa tak enak karena buku yang ia beli di malah di bayar oleh Reynad.
“Gak apa-apa terima aja”ucap Reynad yang kemasukan ATMnya ke dalam dompet dan ia berjalan dengan membawa bukunya meninggalkan kayla yang tengah terdiam.
“Eh tunggu kak”ucap kayla berlari menghampiri Reynad yang berjalan lebih dulu”kak kayla gak enak”ucap kayla
“Kalau merasa gak enak gimana kalau kamu teraktir Kakak makan aja”ucap Reynad yang berjalan berdampingan dengan kayla sambil tersenyum.
“Yaudah kakak mau makan apa?”tanya kayla
“Terserah kamu aja, kalau kakak bebas”ucap Reynad yang menyerahkan semuanya kepada kayla.
“Kayla gak tau tempat yang bagus kak, Soalnya kayla jarang banget makan di luar”ucap kayla yang memang selama ia di Jakarta ia sangat jarang untuk makan di luar ia lebih sering makan di rumah kecuali saat teman-temannya yang meminta ia untuk makan diluar.
“Yaudah oke”ucap kayla dan mereka pun berjalan menghampiri Restoran tersebut.
Mereka yang telah sampai di Restoran tersebut dengan telah memesan ayam goreng serta cola akhirnya pun duduk di kursi dengan berhadapan.
“Oh yah kak kayla minta maaf yah atas kejadian dimana kak Kevin memukul kakak”ucap kayla yang merasa bersalah atas kejadian terakhir ujian.
“Gak apa-apa kay, lagian itu bukan salah kamu kok, kakak udah tau Kevin bagaimana jadi kamu tenang aja”ucap Reynad memaklumi Kevin yang memang dari dulu juga Kevin memang suka begitu.
“Terima kasih kak”ucap kayla tersenyum.
“Yaudah makan nanti keburu dingin gak enak”ucap Reynad yang memakan makanannya. Serta kayla pun ikut makan walaupun ia tidak nafsu makan.
Tetapi ia masih tidak nafsu makan karena memikirkan ia yang di pecat dari pekerjaannya, kayla yang dalam hatinya pun merasa sedih berusaha untuk menahan.
__ADS_1
“Kenapa? Gak enak?”tanya Reynad saat kayla yang makannya terlihat tidak berselera.
“Enggak kok kak”ucap kayla mencoba memakan makanannya.
“Kalau ada masalah cerita jangan di pendam”ucap Reynad tak kala melihat Ke arah kayla yabg seperti tengah ada masalah.
“Enggak kok kak, mungkin kayla kecapean aja”bohong kayla.
“Yaudah ayo makan”ucap Reynad yang kembali makan begitu pun dengan kayla. Mereka makan dan tak lama akhirnya selesai juga.
“Yaudah ayo pulang kita istirahat”ucap Reynad beranjak dari tempat duduknya dan berdiri.
“Biar kayla pulang sendiri aja kak”ucap kayla menolak ajakan Reynad ia merasa tidak enak karena kalau sampai Kevin tau bisa-bisa terjadi baku jangan lagi.
“Pokoknya gak ada kata enggak”ucap Reynad menarik tangannya kayla.
“Masuk”ucap Reynad membuka pintu mobilnya dan untung saja ia membawa mobilnya hari ini sehingga kayla yang gak usah kepanasan dan terkena debu.
Mau tidak mau kayla masuk kedalam mobil Reynad karena Reynad yang memaksanya.
Reynad menjalankan mobilnya dengan menyusuri kota Jakarta yang padat.
***
Sedangkan di tempat lain dimana sore ini kayla pulang sehingga Kevin berinisiatif untuk menjemput kayla ia pun tidak memberi tahu kayla dahulu.
Kevin yang berdiri di luar menunggu kayla ia tidak masuk karena ia yakin sebentar lagi kayla akan keluar dari dalam tetapi sampai beberapa lama pun kayla tak kunjung keluar dan kavin hanya melihat Nadya teman kerja kayla yang keluar dari sana.
“Mbak Nadya”tanya Kevin saat Nadya keluar ia sudah kenal dengan Nadya karena yang yang telah mengenalkannya.
“Eh Kevin, apa apa yah?”tanya Nadya saat Kevin menyapanya.
__ADS_1
“Kevin mau jemput kayla kak”ucap Kevin yang memang ia berniat untuk meminta maaf dengan menjemput kayla.