Jakarta love Story

Jakarta love Story
Rose datang


__ADS_3

Kayla yang akan tetap mencari pekerjaan, karena bagaimana pun dia tidak mau merepotkan Bu wulan dan pak Farhan.


“Tapi kan kay, ayahnya Lisa kan juga bisa ngebiayain lo”ucap Rizky yang tau bahwa keluarga Lisa yang iya raya dan pasti akan sanggup kalau harus membiayai kayla.


”aku udah biasa kerja Ky, gak enak kalau harus terus-terusan merepotkan mereka. Apalagi yang aku makan dan tinggal di sana dengan gratis”ucap kayla yang merasa tidak enak.


“Gimana kalau lo, ngajar kita les aja”ucap stefanie tersenyum dan memberikan ide. Apalagi ia yang juga sangat membutuhkan guru les apalagi mereka yang akan segera kelas XII.


“Aku pikirin lagi, tapi aku gak enak kalau ngambil uang kalian”ucap kayla yang memang tidak enak karena temannya harus bayar ketika dia mengajarkan pada temannya.


“Udah-udah jangan bahas kerjaan terus, jadinya kalian mau makan apa? Apa kalian gak laper?”tanya edwar yang sedari tadi hanya mendengarkan ucapan stefanie dan sahabatnya sedangkan dia malah seperti nyamuk.


“Iya iya maaf kak”ucap edwar yang merasa bersalah karena sejak tadi mereka malah asik berbicara.


“Kayla mau makan apa?”tanya Reynad dengan nada lembutnya.


“Samain aja sama kakak”ucap kayla yang enggan untuk berpikir dan memilih untuk di samakan saja dengan Reynad karena ia yakin Reynad akan tau makanan apa yang ia suka.


“Yaudah kalian mau makan apa?”tanya Reynad kepada yang lain.


Mereka pun menyebutkan makanan apa yang mereka inginkan dan Reynad pun berjalan menuju ke arah depan untuk memesan makanan yang sudah sahabatnya nanti sebutkan dan tak lama ia kembali.


“Rey lo mau kuliah dimana?”tanya edwar yang mencoba kembali mengakrabkan diri kepada Reynad walaupun bagaimana pun mereka pernah menjadi sahabat walaupun Reynad yang memilih untuk pergi meninggalkan persahabatan karena sebuah kesalahan.

__ADS_1


“Sepertinya gue mau kuliah di universitas A biar deket dengan kayla, soalnya gue kayanya gak bakalan bisa hidup tanpa dia”ucap Reynad yang memang kayla merupakan penyemangat hidupnya dan ia mampu bangkit dengan mencoba memikirkan masa depan.


“Bucin kak”ucap Rizky yang mendengar itu semua merasa jijik karena bagaimana mungkin orang-orang akan sangat bucin.


“Kalian pacaran?”tanya edwar sekali lagi karena masih penasaran dengan apa hubungan antara keduanya.


“Enggak kak”ucap kayla simpel yang dimana dia masih sangat bingung, di satu sisi dia masih sangat mencintai Kevin bagaimana tidak Kevin adalah orang yang sudah berada di hidupnya selama hampir 2 tahun walaupun perpisahan mereka yang begitu menyakitkan karena hanya sebatas pesan yang kayla terima.


Kevin sampai sekarang masih tetap tidak ada kabar kepada teman-temannya sedangkan kepada kayla. Kayla tak tau karena ia yang tidak mengaktifkan ponselnya karena ketika dia membuka ponsel lamanya makan akan terus teringat kepada Kevin dan rasa sakit hati yang ia terima, apalagi Kevin yang berpamitan karena lebih memilih untuk bersama dengan Rose.


“Enggak kok ed. Gue belum pacaran sama kayla, tapi gue bakalan terus mengejar kayla sampai kayla”ucap Reynad yang sampai kapanpun dia akan terus mengejar kayla selagi ada kesempatan.


“Kak kevin gak ada kabarnya?”tanya Rizky yang penasaran.


Sedangkan kayla tidak banyak komentar sama sekali, memikirkannya pun sudah membuat dia sakit hati dan untungnya tak lama makanan pun datang sehingga menghentikan pembicaraan mereka.


***


Sedangkan di sebrang sana Kevin tengah duduk di balkon rumahnya sambil terus memandang fotonya kayla, dia merasa kangeun akan kayla tapi bagaimana lagi dia harus mencoba bertahan disini karena mungkin dengan begini mereka akan mendapatkan restu dari orang tua Kevin yang memang sudah berjanji.


Kevin sangat yakin bahwa kayla akan selalu setia kepadanya dan dia yang tidak meragukan cinta di antara mereka. Ketika Kevin yang terus memandang fotonya kayla tiba-tiba datang Rose menghampirinya dan membuat Kevin yang begitu kaget.


“Apaan sih”ucap Kevin yang kaget karena tiba-tiba di belakang ada yang memeluknya.

__ADS_1


“Kevin aku kangen”ucap Rose sambil memeluk Kevin.


“Apaan sih lo? Ngapain lagi disini”ucap Kevin yang merasa bingung karena tiba-tiba rose yang muncul di hadapannya.


“Gue kan mau kuliah juga disini”ucap Rose yang memang dari awal memang dia yang sudah berniat untuk kuliah disana.


Kevin yang merasa kesal dan tidak di beritahu sama sekali bahwa rose yang akan berkuliah juga disini akhirnya berjalan untuk bertanya kepada orang tuanya, begitu pun dengan rose yang mengikuti Kevin dari belakang. Sedabgkan orang tuanya tengah duduk di ruang keluarga.


“Mah”ucap Kevin menghampiri kedua orang tuanya yang tengah asik menonton televisi.


“Iya Vin”ucap Bu liliana tak kala melihat Kevin dengan tatapan marahnya.


“Kenapa mamah gak pernah bilang kalau rose juga akan berkuliah disini”ucap Kevin marah yang Dimana lagi-lagi keluarganya selalu mengambil keputusan tanpa bertanya terlebih dahulu kepadanya.


“Vin, mamah lupa beluk bicara sama kamu, tapi tante meylani menitipkan rose sama kita dan mamah harap kamu bisa menjaga rose dengan baik”ucap Bu liliana mencoba berbicara dengan lembut.


“Iya Vin, papah harap kamu bisa menjaga rose dengan baik karena bagaimana pun kita sudah di berikan amanah oleh kedua orang Tua rose”ucap pak David yang bagaimana kedua orang tua rose sudah menitipkan rose kepada mereka karena ini juga adalah cara yang bagus agar Kevin melupakan kayla dan kembali lagi kepada rose yang memang satu level dengan mereka.


“Tapi mamah dan papah gak bisa begini dong. Lagian kenapa sih papah mau buat jaga Rose dan mau-mau aja di suruh-suruh oleh keluarga mereka”ucap Kevin yang semakin marah karena orang tuanya yang seakan Selalu menuruti apa yang orang tua rose katakan.


“Kevin jangan berkata seperti itu, bagaimana pun keluarga rose selalu membantu kita, dan papah harap kamu harus akur sama rose”ucap pak David yang mereka memang mempunyai balas budi kepada keluarga itu.


“Mah, pah, Kevin mau pulang kembali ke Indonesia”ucap Kevin yang enggan untuk berada disini apalagi bersama rose orang yang sangat dia benci.

__ADS_1


“Kevin gak ada penolakan pokoknya papah sudah memutuskan kamu gak akan pernah pergi dari sini sebelum kamu lulus kuliah”ucap pak David yang marah karena anaknya terus saja berdebat sesuatu yang memang tidak seharusnya.


__ADS_2