
Sedangkan yang lainnya tengah membantu Lisa untuk membersihkan lapangan dan sampai akhirnya mereka pun beres dan hendak duduk di tepi lapangan.
“Kayla kemana?”tanya Kevin melihat sekeliling dan tidak terlihat adanya kayla.
“Gak tau kak”ucap stefanie yang tengah kelelahan.
Dan tak lama kayla dan bersama Reynad membawa minuman untuk mereka semua.
“Ini minum dulu”ucap kayla sambil memberikan minuman kepada teman-temannya.
“Kamu dari mana aja? Kenapa malah berduaan sama Reynad?”tanya Kevin yang kesal melihat kayla bersama dengan Reynad.
“Tadi kayla beli minuman dan ketemu sama kak Reynad di jalan”ucap kayla menjelaskan.
“Gue cuman mau bantuin kayla aja kasihan bawa minuman banyak”ucap Reynad
“Udahlah kak Vin jangan cemburuan terus gak baik tau, lagian gue yakin kok kayla setia sama lo”ucap Ervan yang berusaha untuk mendamaikan keadaan yang sebentar lagi akan memanas.
“Iya gue heran tiap kalian ketemu bawaannya berantem terus”ucap edwar sambil melihat ke arah Kevin dan Reynad.
“Kevin aja yang pikirannya negatif terus sama gue”ucap Reynad. Sebenarnya dia merasa kangen saat-saat bersama dengan sahabatnya hanya saja akibat kesalahan terdahulu sehingga sahabatnya meninggalkannya dan enggan berteman dengan dia.
“Iya kak Kevin bukannya kalian dulu sahabatan kan”ucap Rizky
“Sebelum dia berkhianat dari gue”ucap Kevin dengan marah ketika memikirkan masa lalunya dengan Reynad.
“Udahlah jangan di bahas lagi nanti ada perang lagi”ucap Nathan yang sudah tau kedepannya bakalan bagaimana.
“Iya bisa gak sih panas-panas gini jangan berantem pusing tau”ucap Lisa menyeka keringatnya.
“Udahlah yang lalu biarkan berlalu”ucap stefanie sambil meneguk air minumnya.
Sedangkan di sebrang sana geng nya Silvi merasa kesal dan marah bagaimana tidak mereka di bantuin para laki-laki sedangkan mereka hanya berempat.
“Sial banget hidup kita”ucap Sarah sambil melihat ke arahnya kayla dan teman-temannya.
“Gue heran apa bagusnya sih kayla sampai banyak laki-laki yang suka sama dia”ucap Rose yang sambil terduduk melihat ke arah kayla.
“Gue juga gak tau, gue udah ngejar Kevin selama 3 tahun tapi gak pernah sedikitpun Kevin melirik gue tapi saat kayla ada segampang itu kayla dapatkan hatinya Kevin”ucap Silvi memikirkan saat dulu mengejar-ngejar Kevin dengan berbagai cara agar sang pujaan menerima cintanya.
“Yah mungkin karena kayla cantik”ucap Nabila dengan polosnya.
__ADS_1
“Terus lo pikir gue gak cantik apa hah?”ucap Silvi yang marah atas ucapan sahabatnya.
“Bukan begitu ah salah lagi”ucap Nabila yang saat dia berbicara pasti saja selalu di salahkan oleh teman-temannya.
“Lo memang salah bukannya menghibur malah mengacaukan”ucap Sarah sambil menjitak jidatnya Nabila.
“Aww sakit”ucap nabila sambil memegang jidatnya.
“Tenang aja gue bakal balas sakit hati kalian”ucap Rose memikirkan ide yang cemerlang.
“Yaudah kita balik aja”ucap Silvi tak kala beranjak dari duduknya.
“Yaudah ayo”ucap Sarah dan mereka pun berjalan meninggalkan lapangan untuk pulang karena badannya merasa lelah bagaimana tidak disaat terik matahari harus membersihkan lapangan yang sangat luas dan untung saja ada yang bantuin.
Sedangkan kayla dan sahabatnya sedang asik ngobrol sambil menghilangkan hausnya.
“Kayla duluan yah udah telat nih mau kerja”ucap kayla sambil memandang jam yang melingkar di tangannya.
“Yaudah aku Anter”ucap Kevin tak kala beranjak dari duduknya.
“Gak usah kak kayla naik angkot aja kakak kan cape lebih baik kakak pulang”ucap kayla.
“Gak apa-apa kok kakak anterin aja ayo”ucap Kevin sambil menarik tangannya kayla.
“Gue hanya berharap kayla bahagia”ucap Nathan tanpa sengaja mengeluarkan ucapan tersebut. Sebenarnya ia masih ada rasa suka akan kayla hanya saja ia berusaha memendamnya agar tidak membuat hubungan kayla dan Kevin menjadi terganggu.
“Lo masih suka sama kayla?”tanya edwar tak kala mendengar ucapan Nathan.
“Enggak, lo ngaco aja”ucap Nathan dengan gelagapan karena dia keceplosan.
“Jangan-jangan lo mau tikung kayla juga”ucap Reynad yang sedari tadi berada di sana.
“Enak aja gak mungkin lah”ucap Nathan yang langsung meminum air minumnya.
“Gak kak Nathan hanya punya gue, lagian kak Nathan udah gak duka sama kayla kok”ucap Lisa sambil memeluk tangannya Nathan.
“Orang lain berpelukan lah kita jomblo”ucap Rizky menghela napas panjangnya.
“Makannya lo cari pacar dong, gak bosen apa jomblo terus”ucap stefanie mengejek Rizky.
“Jomblo jangan teriak jomblo dong, sendirinya aja jomblo”ucap Rizky
__ADS_1
“Gue jomblo terhormat, bukannya gak ada yang mau sama gue yah karena gue yang belum mau punya pacar aja”ucap stefanie yang tidak mau kalah dengan Rizky.
“Udah-udah kalian malah ribut”ucap Ervan melerai stefanie dan Rizky.
“Iya gue juga suka kok sama Fanie hanya saja gue takut di tolak haha”ucap edwar tertawa.
“Serius kak edwar suka sama Fanie?”tanya Lisa penasaran.
“Seriuslah”ucap edwar sedangkan stefanie yang mendengar itu semua merasa bingung sampai akhirnya ia terdiam sejenak memikirkan ucapan edwar.
“Fanie pulang duluan”ucap stefanie sambil melangkah terburu-buru.
“Fanie tungguin dong”teriak Lisa tak kala stefanie beranjak meninggalkan mereka yang tengah berada di pinggir lapangan.
“Yah kak edwar di tolak”ucap Rizky mengejek edwar.
“Yang penting berusaha dulu, kan apa-apa juga harus berusaha yah semoga aja kedepannya dia bakalan terima gue”ucap edwar.
“Otak lo bener kalau urusan cinta”ucap Nathan.
“Yaudah gue pulang duluan”ucap Reynad sambil meninggalkan mereka.
“Sebenarnya gue juga gak enak sama rey tapi yah bagaimana lagi itu kesalahan dia”ucap Ervan tak kala melihat ke arah Reynad yang berjalan meninggalkan mereka.
“Tapi kalau kata gue Reynad juga kan gak pacaran sama Rose dan mungkin keputusan Rose yang meninggalkan Kevin waktu itu”ucap Nathan.
“Yah semoga aja Kevin bisa memaafkan Reynad agar kita bisa bersama kemabali membangun persahabatan ini”ucap edwar yang lagi-lagi otaknya pintar dikit.
“Yaudah gue balik, lis mau bareng gue gak?”tanya Rizky tak kala beranjak dari duduknya.
“Enggak Ky gue balik bareng kak Nathan”ucap Lisa yang mudah-mudahan saja Nathan mau mengantarkan dirinya.
“Gue sibuk”ucap Nathan singkat.
“Pulang aja Ky biar Lisa sama gue”ucap Ervan.
“Pokoknya hari ini aku mau di anterin sama kak Nathan titik atau kalau enggak tangan kak Nathan gak bakalan aku lepasin”ucap Lisa yang menggenggam erat tangannya Nathan.
“Please anterin adik gue Nath”ucap Ervan memohon yang dia sudah tau kelakuan adiknya itu.
“Yaudah deh”ucap Nathan yang mau tidak mau ia mengantar Lisa.
__ADS_1
Dan akhirnya mereka semua pulang kerumahnya masing-masing setelah melepaskan dahaganya.