
Kayla yang merasa tidak enak karena takutnya banyak orang yang melihat dirinya dan senior.
“Kayla pamit yah”ucap kayla yang jalan menarik tangannya stefanie karena dia yang enggan berada di sana.
“Tuh kan kayla nya pergi, lagian ngapain sih kalian kesini, pasti dia gak mau lah di samperin banyak laki-kali”ucap Reynad yang pergi juga dari sana.
“Yah kak gue juga mau tau kabarnya kayla, dasar aneh”ucap Ervan juga yang ikut pergi.
“Lag kok gue di tinggalin”ucap Nathan saat melihat temannya yang pergi meninggalkannya. Nathan pun pergi karena dia juga harus segera mempersiapkan kegiatan kedepannya.
**
Malam telah datang mereka yang tadi sudah pengenalan dan tertidur karena memang panitia yang memberikan mereka waktu tidur tapi ternyata apa di saat mereka sedang nyenyak tidur mereka di bangunkan oleh kakak senior.
“Bangun bangun”teriak kakak senior.
“Kayla dan yang lainnya terbangun walaupun ia enggan bangun karena badannya merasa sangat lelah tetapi dia terpaksa harus bangun.
“Fanie bangun yuk”ucap kayla membangunkan stefanie padahal ia sendiri matanya belum terbuka.
“Apaan sih kay, gue ngantuk banget, jangan ganggu gue”ucap stefanie yang masih saja terbaring dan tidak mau bangun.
“Ayo lah nanti senior marah, lo gak takut apa sama kak Angel yang tadi pagi marahin kita”ucap kayla agar stefanie mau bangun.
“Tapi gue masih ngantuk banget”ucap Stefanie yang tetap saja tidak mau bangun.
“Kalian yang di pojok sana cepat bangun”ucap Ervan dengan suara lantangnya dan seketika stefanie terbangun karena teriakan yang sudah ia ketahui. Bagaimana mungkin Stefanie tidak tau dengan teriakan itu, teriakan yang selalu dia dengar dan awal mengapa dia menyukai Ervan yah walaupun cinta nya hanya bisa dia pendamkan.
Iya siap kak”ucap stefanie yang langsung terbangun karena mendengar suara itu. Bukan hanya stefanie kayla pun ikut terkejut dan membuka matanya.
“Karena semuanya sudah bangun, semuanya keluar dan ikuti kelompok mading-masing”ucap Ervan menjelaskan dan semua mahasiswa baru pun beranjak dari tempatnya dan berjalan mengikuti panitia.
“Kenapa sih yah kay, harus ada acara beginian padahal tinggal masuk aja kan yah kuliah”ucap stefanie karena dia yang sangat merasa bosan dan kesal ketika harus adanya ospek.
“Yah mungkin biar perkenalan aja kali”ucap kayla menjawab pertanyaan stefanie, dengan stefanie yang terus memegang tangannya dan tak mau jauh dari dirinya.
__ADS_1
“Ayo itu yang belakang kayla dan stefanie jalannya lebih cepat”teriak Aiden karena memang kayla tidak bisa berjalan cepat karena stefanie yang jalannya lambat.
“Iya kak”ucap kayla sambil terus berjalan dan berusaha untuk lebih cepat.
Mereka sampai di pos pertama dengan pengenalan yah perkenalan dan ada beberapa materi yang di sampaikan di sana.
“Ayo coba perkenalkan nama kamu”ucap Angel yang berada di pos pertama yah bersama dengan Reynad ada di sana.
Kayla pun kedepan walaupun dia yang malu karena ada Reynad di sana.
“Perkenalkan nama saya, kayla Anatasya lulusan dari SMA bakti bangsa dan sekarang jurusan Manajemen bisnis, salam kenal”ucap kayla yang memperkenalkan diri.
“Kenapa kamu berniat ingin melanjutkan kekurusan itu?”tanya seorang senior.
“Saya melanjutkan ini karena saya ingin menjadi pengusaha dan pembisnis”ucap kayla yang padahal jurusan itu ia pilih karena pak Farhan yang menginginkan itu dan ia rela berkorban asal Ervan dan Lisa bahagia dengan jurusannya.
“Mengapa kamu ingin masuk kampus ini?”tanya Reynad karena di juga yang ada di sana dan harus memberikan pertanyaan.
“Karena ini kampus terbaik dan kampus impian saya”ucap kayla yang terus saja di tanya-tanya entah mengapa kakak senior selalu saja bertanya kepadanya.
Mereka melewati pos demi pos, dari ketemu Reynad, Ervan dan juga Nathan yah nasya dan Nabila juga ada hanya saja terlihat berbeda saat mereka yang sudah menjadi kakak senior.
Mereka terus melanjutkan kegiatannya dan akhirnya selesai juga dan akhirnya kayla juga bisa pulang ke rumah dan istirahat apalagi dia yang sudah kangen kepada Lisa.
“Kakak anterin yah”ucap Reynad saat kayla hendak pulang bersama dengan stefanie.
“Gak usah kak, kayla mau ke rumah sakit dulu, kakak lebih baik pulang aja”ucap kayla.
“Iya biar kakak anterin kamu ke rumah sakit”ucap Reynad yang lagi-lagi memohon.
“Gak usah kak, kayla bisa sendiri”ucap kayla dengan cuek.
“Kamu kenapa sayang, marah sama kakak?”tanya Reynad yang tidak biasanya kayla seperti ini.
“Yah bagaimana tidak marah yah kay. Melihat pacar sendiri memberi nomor ke perempuan lain”ucap stefanie yang dia tau bahwa kayla marah karena hal itu.
__ADS_1
“Enggak kok, aku gak ngasih no aku”ucap Reyand yang berbicara bahwa ia tidak memberikan nomornya kepada siapapun.
“Bohong, ayo Fanie aku duluan”ucap kayla yang berjalan lebih dahulu karena sudah ada taksi yang lewat di depannya.
“Kay tunggu dong”ucap Reynad saat melihat kayla pergi.
“Fanie kayla Kenapa sih? Gak biasanya dia begini?”tanya Reynad yang tidak tau salahnya karena mana mungkin kayla cemburu kepadanya.
“Pikir aja, udah yah bye”ucap stefanie yang sudah datang supir menjemputnya.
“Eh kok pada pergi sih”ucap Reynad yang melihat kayla dan stefanie pergi.
“Lo ngapain kaya orang bego disini? Bukannya mobil lo di parkiran?”tanya Nathan yang melihat Reynad berdiri.
“Iya mobil gue di sana”ucap Reynad yang berjalan kebelakang untuk membawa mobil dia tadi yang mengejar kayla karena takut kayla pulang duluan tetapi apa kayla tetap saja meninggalkannya.
“Rey lo lihat kayla gak?”tanya Ervan karena tidak melihat adiknya.
“Oh kayla tadi pulang duluan van naik taxi”ucap Reynad yang berjalan meninggalkan Ervan.
“Si Reynad aneh”ucap Ervan saat melihat Reynad yang pergi.
“Yaudah van, ayo pulang aja, jangan pikirin Reynad”ucap nasya karena dia juga merasa lelah dan akhirnya ia pergi bersama dengan Ervan.
Sedangkan saat Nabila tengah berjalan dengan terburu-buru ia malah bertabrakan dengan Rizky.
“Maaf kak”ucap Rizky yang tak sengaja.
“Iya gak apa-apa, lo lo makannya lihat kalau jalan jangan pake dengkul tapi pake mata”ucap Nabila yang awalnya ia biasa saja saat tau itu Rizky dia marah.
“Orang lo yang nabrak gue”ucap Rizky karena tidak terima di marahi oleh Nabila.
“Lo yang nabrak, tau gue lagi buru-buru harusnya lo minggir”ucap Nabila dengan kesal.
“Kok jadinya gue yang harus minggir, harusnya kan elo”ucap Rizky yang tak ingin salah.
__ADS_1
“Pokoknya lo salah”ucap Nabila pergi menjungkalkan Rizky.
“Dasar aneh. Amit-amit kalau gue punya pacar kaya lo”ucap rizky juga yang berjalan menuju ke arah mobilnya.