
Setelah kejadian dimana orang tua nya meninggalkannya kayla masih seperti biasa sekolah, tapi sekarang kayla lebih banyak diam tak lagi seceria dulu. Waktu jam istirahat pun berbunyi anak-akan berhamburan menuju kantin.
“Kay kita kekantin”ajak Lisa
“Kalian duluan aja”ucap kayla dengan tatapan yang kosong
“Atau loe mau kita bawain makanan aja”ucap stefanie
“Jangan buat kita khawatir”ucap Rizky yang begitu mengkhawatirkan sahabatnya.
“Kalian ke kantin aja, aku gak lapar”ucap kayla
“Yaudah kita kekantin dulu yah kay”ucap Lisa
Mereka pun meninggalkan kayla sendirian di dalam kelas. sedangkan di kantin.
“Sya Maafin aku yah”ucap Ervan karena tidak Mei masalah berlarut-larut
“Iya aku Maafin. Aku juga minta maaf udah cemburu”ucap nasya
“Cieee baikan”ucap edwar
“Hm mereka baikan, tidak ada lagi kesempatan”batin stefanie yang berjalan menuju tempat duduknya.
“Kenapa kalian bertiga?”tanya edwar
“Kemana kayla?”tanya nathan
“Kayla gak ikut makan kah?tanya Kevin
“Kenapa kayla gak ikut kekantin”tanya Ervan
“Satu-satu kalau tanya”ucap Lisa yang bosan mendengar pertanyaan
“Kayla dikelas kak”ucap stefanie
“Kayanya kayla gak nafsu makan deh”ucap Rizky”gue kasihan sama dia, di usia yang masih muda ditinggalkan keluarganya”
“Gue juga kasihan banget”ucap stefanie
“Apa lagi gue, gue udah anggap ibu kayla ibu gue sendiri”ucap Lisa
“Kok kalian malah nangis”ucap Nathan
“Seandainya kalau dia mau pacaran sama gue, gue bakalan jaga dia”ucap edwar
“Mimpi”ucap nathan, Kevin dan Ervan
“Kalian gitu banget sama temen tuh, gak rela banget gue sama kayla”ucap edwar
“Kasihan kalau kayla sama loe”ucap Ervan
“Gue pergi pamit yah”ucap Kevin
“Kemana Vin”tanya Ervan
“Nyamperin kayla”ucap Kevin seraya beranjak dari tempat duduknya
“Ada yang panas nih”ucap edwar
“Berisik loe”ucap nathan
**
Sedangkan kayla berjalan menuju roftop tanpa di sengaja berpapasan dengan geng flower tapi hari ini tidak terjadi apa-apa tidak ada pertengkaran biasa kayla bisa berjalan dengan tenang.
“Tumben loe, gak jailin kayla”tanya Sarah
__ADS_1
“Gue juga punya hati, orang masih berduka masa gue ganggu.
“ kasihan tah kayla jadi yatim piatu”ucap Nabila
“Yaudah lah Biarin aja, mending kita ke kantin.
Kayla terus berjalan menuju roftop dan duduk di kursi roftop seorang diri sambil mata berkaca-kaca, ingin menangis, ingin cerita,ingin bersandar tapi tidak ada sandaran hidup seorang diri tanpa keluarga di usianya yang masih muda, entah apa yang akan terjadi mampuhkah untuk hidup, mampuhkah untuk bertahan.
“Kalau mau nangis,nangis aja”ucap Kevin melihat kayla yang sudah berkaca-kaca
“Siapa juga yang mau nangis,ngapain kesini”ucap kayla
“Kelihatan kalau loe mau nangis,gue kesini mau nemuin bidadari gue”ucap Kevin
Sedangkan kayla hanya diam malas kalau harus berdebat dengan Kevin, badannya lemes gak ada tenaga buat berdebat.
“Makan dulu nih”sambil memberikan roti dan air putih
“Gak lapar kak”ucap kayla, karena semenjak kepergian ibunya kayla jadi tidak nafsu untuk makan.
“Makan sedikit aja, loe harus sehat”ucap Kevin
“Buat apa aku sehat, buat apa?, semangat hidup aku hilang kak, lebih baik aku nyusul ibu kak, aku udah gak punya siapa-siapa pagi kak, bagaimana aku bertahan”ucap kayla sambil menangis
“Loe punya gue, gue akan selalu ada buat loe, loe punya sahabat loe, loe punya Bu wulan dan pak Farhan yang akan menjaga loe”ucap Kevin seraya memeluk kayla.
“Aku gak mau jadi beban semua orang kak, orang lain hanya repot kalau ada aku”ucap kayla
“Loe sabar, loe harus bangkit”ucap Kevin dengan perasaan sedih melihat orang yang dicintainya terpuruk.
“Gue sayang sama loe kayla, gue bakalan jagain loe”ucap Kevin.
Tidak terdengar ada ucapan balasan ternyata kayla sudah pingsan dipelukan Kevin.
“Kayla bangun kay”ucap Kevin yang khawair terhadap kayla, lalu membawa kayla dari roftop dengan perasaan yang tak bisa di ungkapkan.
“Dok tolong periksa teman saya”ucap Kevin kepada seorang dokter di sekolah
“Baik, tunggu sebentar”ucap dokter, langsung memeriksa keadaan kayla.
“Bagaimana dok?“Tanya Kevin
“Hanya kelelahan, stress sama kurang asupan makanan saja”ucap dokter”lebih bagus lagi kalau dirawat dulu dirumah sakit, agar kesehatannya cepat pulih
“Baik dok, terima kasih”ucap Kevin
“Sama-sama”ucap dokter
Lalu Kevin menelpon Ervan yang tengah berada di kantin.
Drt drt
“Telpon dari siapa?”tanya nasya
“Dari Kevin”ucap Ervan mengangkat telpon
“Hallo Vin”ucap Ervan
“Van, ini kayla pingsan lagi, harus di bawa kerumah sakit”ucap Kevin
“Oke gue kesana”ucap Ervan mematikan telpon
“Gue ke UKS dulu yah”ucap Ervan seraya beranjak dari kursinya
“Siapa yang sakit kak?”tanya Lisa
“Kayla”ucap Ervan dengan singkat
__ADS_1
“Gueikut kak”ucap Lisa
“Gue juga ikut”ucap Nathan
“Semuanya aja ikut”ucap edwar
Mereka berjalan keluar dari kantin
“Tumben mereka keluar bareng, kaya yang mau demo”tanya Nabila
“Iya mau demo di depan”ucap Silvi
“Demo apa?”tanya Nabila
“Demo bbm”ucap Sarah
“Kok disekolah”ucap Nabila
“Gue gak mau bicara sama loe pusing”ucap Silvi
“Tinggal minum obat aja”ucap Nabila
“Berisik loe bila”ucap Sarah
“Kita ikutan aja mereka mau ngapain?”ucap Silvi seraya beranjak dari tempat duduknya.
Sedangkan di uks mereka berkumpul untuk melihat keadaan kayla.
“Kenapa Vin kayla?”tanya Ervan
“dia pingsan tadi waktu gue samperin”ucap Kevin
“Gak loe apa-apain kan Vin? Tanya edwar
“Gak lah, emng sama gue diapain”ucap kevin
“Udah kalian Diem”ucap Lisa
“Tapi kenapa dia belum sadar?”tanya Nathan
“Tapi menurut dokter, kayla harus dibawa kerumah sakit, biar cepet sembuh”ucap Kevin
“kayla bangun”ucap stefanie
“Kayla jangan sakit terus”ucap Lisa
“Kayla nanti loe sembuh sama gue ajak jalan-jalan”ucap Rizky
“Kayla bangun, nanti kalau udah bangun aku nikahin”ucap Kevin
“Enak aja, tidak semudah itu”ucap Nathan
“Kalian mulai deh”ucap edwar
Dan terdengar bel tanda masuk kelas.
“Kalian masuk kelas aja nanti kayla sama gue bawa ke rs”ucap Ervan
“Gue aja yang bawa dia ke rs”ucap Nathan
“Gue aja yang bawa dia, kan dari tadi dia sama gue”ucap Kevin menyombongkan diri
“Berisik kalian, gue aja yang bawa,jangan cemburu yah sya”ucap Ervan karena nasya yang super super cemburuan
“Iya enggak kok”ucap nasya, sebenarnya dia cemburu tapi harus bagaimana lagi keadaan yang tidak memungkinkan untuk cemburu
Dengan perdebatan panjang akhirnya mereka memasuki kelas, mau tidak mau Nathan dan Kevin juga ikut ke kelas niat nya ingin ikut tapi Ervan yang tidak bisa nego.
__ADS_1