
Hari ini liburan tiba yah dimana kemarin telat dibagikan raportnya dimana dalam semester ini pun nilai kayla tetap paling besar tidak ada yang bisa mengalahkan. Yah mungkin orang main mempunyai keluarga yang sangat berharga tetapi kayla hanya mempunyai otak pintarnya yang akan selalu ada bersamanya.
Pagi hari ini berkumpul di ruang keluarga setelah mereka selesai sarapan yah seperti biasa saat sudah ujian pak Farhan dan Bu wulan selalu melihat raport.
“Makasih kayla sudah menjadi yang terbaik dan bisa bertahan dalam keadaan apapun”ucap pak Farhan
“Iya kayla nilai kamu buat kami bangga”ucap Bu wulan
“Dan buat kalian kalau Ervan gak usah diragukan lagi yah walaupun kali ini tidak jadi juara umum karena kayla gak apa-apa berusaha dan belajar lagi”ucap pak Farhan
“Buat Lisa nilai kamu sudah naik papah bangga sama kamu”ucap pak Farhan. Karena memang pak Farhan itu tidak menekankan anaknya untuk dapat nilai bagus tetapi yang penting anaknya sudah berusaha.
“Oh yah mamah punya hadiah spesial buat kalian”ucap Bu wulan
“Apa mah?”Tanya Lisa
“Kalian boleh liburan sepuasnya di Bali, tapi papah dan mamah tidak bisa ikut sayang soalnya banyak kerjaan banget”ucap pak Farhan
“Yaudah gak apa-apa kok kita ngerti mah pah”ucap Ervan
“Tapi kita boleh ajak teman-teman kita kan mah?”tanya Lisa
“Boleh kok sayang”ucap Bu wulan
“Makasih mah,pah”ucap kayla
Dan mereka hari ini pergi untuk liburan ke Bali bersama teman-temanya. Mereka sudah memasuki pesawat. Dimana Kevin yang duduk di sebelah kayla.
“Sayang ngantuk?”tanya Kevin
“Iya”ucap kayla sambil tertidur
“Gue gak boleh kehilangan loe, gue gak mau sakit kedua kalinya”batin Kevin.
Setelah beberapa jam akhirnya mereka pun sampai di Bali dan sudah sampai di vila milik keluarga aditama.
“Ah lelah gue”ucap edwar
“Gue juga sama lelahnya”ucap Rizky
“Kalian istirahat dulu aja, kalian pilih kamar”ucap Ervan
“Ayo sayang kita cari kamar”ucap Kevin sambil menarik tangan kayla
“Kesempatan dalam kesempitan”ucap Ervan
“Enak aja loe main bawa-bawa kayla ke kamar”ucap Ervan
“Maksud gue, gue mau anterin dulu kayla ke kamar, otak kalian mesum”ucap Kevin
“Kita dikamar yang deket balkon sana”ucap Lisa
“Oke bebas kalian mau tidur dimana aja, asal jangan tidur laki-laki sama perempuan”ucap Ervan
“Nanti loe yang khilaf”ucap Nathan dengan wajah datarnya
“Gak mungkinlah”ucap Ervan”ajak nasya Lisa”
__ADS_1
“Iya sini kak Lisa”ajak Lisa
stefanie yang sebenarnya malas untuk bersama nasya yah mau tidak mu harus bersama nasya,
“Aku istirahat dulu yah sayang, kalau ada apa-apa hubungi aku”ucap Kevin kepada kayla
“Kulkas pun kalau sudah ada pawangnya jadi anget”ucap stefanie
“Jadi ingin juga diperhatiin sama kak Nathan”cap Lisa
“Jangan ngarep”ucap Nathan dengan muka datarnya.
“Fanie mau diperhatiin aa kah?”tanya edwar
“Gak usah”ucap stefanie
“Stop. Kalian gak lihat disini gue yang gak punya pasangan”ucap Rizky
“sabar-sabar ky”ucap Lisa
“Yaudah istirahat dulu”ucap Ervan
Dan mereka pun beristirahat dikamar masing-masing laki-laki di kamar bawah sedangkan perempuan di kamar atasnya.
“Kenapa jadi semua kumpul disini?”tanya kayla
“Gue pengen sekamar dengan kalian berdua”ucap stefanie
“Iya memang lebih nyaman bertiga”ucap Lisa
“Eh lupa kak nasya dimana?”tanya kayla
“Oh mungkin kak nasya canggung kalau bareng-bareng sama kita”ucap Lisa
“Diantara kita hanya loe kay yang kisah cinta nya berjalan dengan baik”ucap stefanie
“Tapi aku masih tidak terlalu yakin? Apakah Kevin suka sama aku atau bagaimana? Aku takut sakit hati, sebenarnya aku itu suka sama Kevin pas awal ketemu dia, tapi makin lama makin takut”ucap kayla
“Takut kenapa?”tanya Lisa
“Kalian tau kan aku udah dua kali dikerjain oleh kak Silvi, karena Kevin itu banyak yang suka jadi aku gak pantes”ucap kayla
“Loe pantes kok”kalau ada apa-apa bilang kita aja”ucap stefanie
Mereka pun asik mengobrol sampai ketiduran. Sedangkan dikamar sebelah ada nasya seorang diri.
“Salahnya kesini gak bawa temen jadinya di kamar sendiri”gumam nasya
Dia yang merasa bosan sendirian akhirnya menuju kelantai bawah yang dimana di lantai bawah sudah ada para laki-laki sedang bermain game diruang keluarga.
“Kalian asik banget”ucap nasya
“Yang lain kemana?”tanya Ervan
“Gak tau, mereka bertiga di kamar sebelah”ucap nasya
“Masa liburan gini-gini aja, lebih baik kita jalan-jalan”ucap edwar
__ADS_1
“gue bosen disini terus”ucap Nathan
“Iya bosan, kalau main game gak usah ke Bali”ucap Rizky
“kalau gue ikut kesini karena ada kayla, jadi kalau kayla ada disini gak masalah gue disini terus juga”ucap Kevin
“Bucin”ucap edwar
“Andai gue kesini aja kak Silvi pasti gue ada pasangan”ucap Rizky
“Kalau Silvi kesini, dia pasti ngejar Kevin bukan loe”ucap Nathan dengan muka datarnya.
“Sirik aja”ucap Rizky
”Daripada kalian berdebat lebih baik kita jalan-jalan, bangunin Lisa dan yang lainnya Ki”ucap Ervan
“Tapi loe jangan lupa jangan pegang-pegang kayla”ucap Kevin
“Males”ucap Rizky, Rizky pun berjalan menuju ke atas untuk membangunkan ketiga sahabat perempuannya.
Mereka pun bangun dan segera bersiap-siap dan selang beberapa waktu mereka turun ke bawah.
“Tidur terus”ucap edwar
“Ngantuk”ucap stefanie
“Kalau mau tidur jangan liburan dirumah aja”ucap Nathan
“Sayang udah gak ngantuk lagi?”tanya Kevin
“Udah enggak kak”jawab kayla
“Seraya dunia milik berdua”ucap Rizky
“Dan kita hanya ngontrak”ucap stefanie
“Kalau gue diperhatiin kaya gini sama kak Nathan gue pasti bahagia”ucap Lisa
“Mimpi”ucap edwar
“Yaudah jangan berdebat lebih baik kita jalan-jalan nanti keburu malam”ucap Ervan
Mereka pun berjalan menuju kepantai yah sebentar lagi akan malam jadi mereka berjalan-jalan yang tidak jauh dari vila tersebut.
“Sayang, kamu suka?”tanya Kevin sambil terus memegang tangan kayla.
“Suka kak”ucap kayla
“Nanti kalau suatu saat kita menikah kakak bakal bawa kayla keliling dunia”ucap Kevin
“Makasih kak, udah baik sama kayla”ucap kayla
“Aku yang harusnya berterima kasih kepada kamu, karena kamu datang jadi mewarnai hidup aku, kamu membawa kebahagiaan”ucap Kevin wajahnya mulai mendekat menuju wajah kayla niat hati ingin mencium.
“Jangan berani-berani loe sama adik gue”ucap Ervan
“Kaya loe yang gak pernah aja”ucap Kevin
__ADS_1
“Adik gue masih polos, berani loe macam-macem adik gue nanti loe gak gue restuin”ucap Ervan
“Ya ya”Kevin yang enggan berdebat dengan Ervan