Jakarta love Story

Jakarta love Story
Posesif


__ADS_3

Hari-hari telah berlalu dan ujian akhir semester pun telah usai begitu pun dengan hati kayla yang mulai sedikit berusaha melupakan Kevin dan saat itulah ia juga semakin dekat dengan Reynad walaupun hanya sebatas teman saja.


Bel berbunyi tanda pulang pun telah tiba begitupun dengan ujian sekolah yang telah selesai dan semua siswa yang segera bersiap-siap untuk pulang dan melepaskan rasa lelah dan penat nya karena ujian.


Kayla yang masih di dalam kelas bersama sahabatnya karena ia tidak ingin terburu-buru untuk pulang.


“Gimana kalau kita jalan-jalan ke mall”ucap Lisa yang mengajak sahabatnya untuk berjalan-jalan karena sebagai refresing karena ujian yang telah selesai.


“Ayo, ide bagus, kita udah lama kan gak nonton”ucap stefanie yang memang beberapa minggu sebelum ujian mereka sibuk belajar.


“Kay lo ikut kan?”tanya Rizky yang melihat kayla hanya diam saja.


“Tenang aja Ky, aku ikut kok”ucap kayla tersenyum sambil membereskan barang-barangnya ke dalam tas.


“Tapi jangan ajak kak Reynad yah”ucap stefanie yang enggan melihat kayla bersama dengan Reynad.


“Kamu sensi banget Fanie sama kak Reynad, apa jangan-jangan kamu cemburu aku deket sama Reynad”ucap kayla menggoda sahabatnya yang sangat membenci Reynad padahal ia tau kalau stefanie membenci Reynad karena merasa Kevin di khianati olehnya.


“Enggak kayla, hanya saja aku gak mau kamu selingkuh sama kak Reynad dan lupain kak Kevin”ucap Stefanie yang masih tetap berpikir bahwa hubungan kayla dan Kevin memang masih baik-baik aja.


“Fenie, aku gak pernah sekali pun selingkuh dan khianati kak Kevin, hanya saja memang kita tidak bersama lagi”ucap kayla mencoba memberi pengertian kepada stefanie yang masih tidak mengerti.


“Tapi kan kay”ucap Stefanie tetapi terpotong oleh ucapannya Lisa.


“Udahlah Fanie ayo”ucap Lisa yang tak ingin kayla mengingat Kevin lagi walaupun ia tak tau apa yang terjadi antara Kevin dan kayla hanya saja ia tak ingin kayla sedih lagi walaupun kayla tidak pernah bercerita bahwa ia sedih dan sering menangis tetapi Lisa tau betul bagaimana hatinya kayla.


“Iya nanti keburu sore”ucap Rizky yang merasa kesal karena bukannya bersiap untuk pergi malah ngobrol yang gak penting.

__ADS_1


“Oke oke”ucap stefanie yang berjalan mengikuti Rizky begitu pun dengan kayla.


Mereka berjalan menyusuri koridor-koridor sekolah yang sudah tampak sepi hanya tinggal beberapa murid saja yang berada disana. Mereka sampai di parkiran dan betapa terkejutnya bahwa disana sudah datang para laki-laki ganteng yang siap menjemput seketika mereka pun berhenti.


“Ah kapan kita bebas”ucap stefanie yang kesal karena semenjak berpacaran bersama dengan edwar ia menjadi tidak bebas melakukan sesuatu.


“Gak punya ayang pun tetap ada kakak yang posesif”ucap Lisa yang melihat juga adanya Ervan disana.


“Lebih baik jomblo dan gak punya kakak”ucap Rizky tak kala melihat itu semua.


“Sabar Ky, kita satu server”ucap kayla yang tersenyum ke arah sahabatnya dan ia pun mulai memikirkan Kevin karena di saat seperti ini Kevin akan selalu ada untuk memberikan semangat dan menjemputnya.


“Jangan seneng dulu, itu kak Reynad juga datang”ucap Rizky sambil menunjuk Reynad yang baru saja datang.


“Yah”ucap kayla berjalan menghampiri para laki-laki ganteng tersebut dan diikuti oleh teman-temannya.


“Gimana ujiannya lancar”tanya Reynad tak kala kayla mendekat ke arah mereka.


“Ini buat kamu”ucap Reynad yang memberikan sebuket bunga untuk kayla.


“Makasih kak”ucap kayla yang menerima bunga tersebut karena kalau ia menolak kasihan Reynad.


“Eumm Eumm”ucap edwar yang mengejek kayla dan Reynad.


“Ayo pulang”ajak Ervan tak kala melihat kedua adiknya yang sudah berada disana dan ia juga ingin menjauhkan kayla dari Reynad, ia yang masih takut kalau Reynad hanya akan menyakiti kayla dan hanya mempermainkan kayla di saat Kevin tidak ada di samping kayla.


“Kak kita mau jalan-jalan dulu, lagian kita bukan anak kecil udah dewasa ini”ucap Lisa yang kesal karena kakaknya yang selalu membuat ia terlihat seperti anak kecil.

__ADS_1


“Tapi dimata kakak kamu memang terlihat seperti anak kecil”ucap Ervan sambil mengacak-ngajak rambutnya Lisa.


“Yah jadi ini kita gak jadi gitu?”tanya Rizky yang melihat sahabatny sudah di jemput.


“Jadi dong Ky”ucap Lisa yang memang ia ingin berjalan-jalan karena merasa sumpek karena beberapa minggu ini ia terpaksa berdiam diri di rumah karena harus belajar untuk ujian agar ia mendapatkan nilai bagus dan di berikan hadiah oleh ayahnya.


“Kak edwar kita sebenernya mau jalan-jalan dulu”ucap stefenie yang merasa tidak enak berbicara tetapi kalau tidak ia akan gagal untuk jalan-jalan dan hanya berduaan bersama dengan edwar yang sama sekali tidak ia sukai.


“Kak kita mau jalan-jalan ke mall yah”ucap Lisa meminta izin kepada kakaknya. Hari ini Nathan memang tidak ikut datang menjemput karena dia yang tidak ada alasan untuk menjemput siapa dan dia juga yang memang berusaha menghindar dari Lisa karena ketika dia bersama Lisa jantungnya tidak berhenti berdebar-debar.


“Tapi Kakak ikut yah”ucap Ervan yang merasa sia-sia menjemput dari pada tidak berhasil menjemput Lisa dan kayla dia memilih ikut ke mall.


“Yaudah deh bebas”ucap Lisa yang sangat kesal karena niatnya ingin menghabiskan waktu bersama sahabatny dan masih di ganggu oleh para lelaki.


“Oke”ucap Ervan tersenyum karena berhasil Untuk ikut bersama dengan adiknya.


“Kakak boleh ikut?”tanya Reynad yang tidak mau berjauhan dengan kayla walaupun kayla hanya menganggapnya lebih dari seorang teman tetapi kayla yang merupakan penguat hidupnya.


“Boleh kok kak”ucap kayla yang tidak berani menolak Reynad.


”yah kalau gini, kayanya gue yang terlihat jomblo”ucap Rizky yang kesal karena lagi-lagi ia hanya akan menjadi jomblo sendirian.


“Makannya cari pacar”ucap edwar yang mengejek Rizky.


“Udahlah ayo”ucap berangkat”ucap Lisa yang masuk ke dalam mobilnya Ervan.


Sedangkan kayla yang mau tidak mau masuk ke dalam mobilnya Reynad karena ia tidak ingin Reynad merasa tidak di hargai. Kayla yang masuk ke dalam mobil dan masih saja dalam hatinya memikirkan Kevin tetapi saat ia memikirkan Kevin rasa sakit itu masih akan tetap membekas.

__ADS_1


“Kay, sabuk pengamannya”ucap Reynad karena kayla yang tak kunjung memakai sabuk pengaman.


“Kay”tanya Reynad lagi tetapi kayla masih tetap diam sampai akhirnya ia memasangkannya dan seketika membuat kayla kaget.


__ADS_2