
Reynad yang mendengar ucapan dari Nathan seketika melihat ke arahnya kayla.
“Bobby siapa ? Gebetan?”tanya Reynad yang mana mungkin bisa kayla ada yang naksir padahal baru sehari dia pergi ke kampus. Apakah pesona kayla segitu hebatnya sampai orang yang melihat dia pun terpesona.
“Itu Rey, Bobby yang satu kelas sama gue”ucap Nathan menjelaskan.
“Udahlah kak, jangan ngobrol terus, lebih baik bikin makanannya cepet, udah lapar”ucap kayla yang mengalihkan pembicaraan, agar Reynad tidak terus bertanya dan marah kepadanya.
“Iya bentar lagi”ucap Nathan yang dimana dia sudah selesai masaknya dan membagi makanannya menjadi dua piring untuk kayla dan Lisa.
“Ini makanannya udah siap, punya kamu ini kayla yang pake pedes”ucap Nathan memberikan spageti nya kepada kayla karena dia tau bahwa kayla suka pedes. Dia juga memberikan makanannya kepada Lisa.
“Makasih kak”ucap kayla, sedangkan Lisa hanya melihat dan mendengar bahwa Nathan tau selera makanan kayla tapi Nathan tak tau selera makanan pacarnya sendiri yang dimana memang Lisa tidak terlalu menyukai spaghetti tapi apa boleh buat dia makan saja karena Nathan yang sudah memasak untuknya.
“Nath buat gue mana? Kok lo cuman masak 2 piring aja”ucap Reynad karena dia yang tak di berikan makanan oleh Nathan.
“Sorry Rey, tapi gue cuman masak buat Lisa dan kayla aja, kalau lo mau makan, masak aja sendiri”ucap Nathan yang enggan memasak banyak apalagi buat orang lain, kalau buat kayla beda lagi.
“Terus kak Nathan gak makan?”tanya kayla karena baru sadar bahwa Nathan hanya membuat dua porsi saja sedangkan dia sendiri tidak makan.
“Kakak udah kenyang, kamu makan aja yah”ucap Nathan yang perhatian kepada kayla.
“Kak Nathan makan punya aku aja, kita berdua”ucap Lisa yang kasihan Nathan tidak makan.
“Enggak lis. Gue udah kenyang”ucap Nathan sambil memainkan handphonenya karena memang dia sudah makan siang di kampus.
“Kak Reynad mau?”Tanya kayla saat melihat reynad yang tidak makan dan hanya diam saja.
“Kamu makan aja, nanti kakak makan di rumah aja yah”ucap Reynad karena tak ingin merepotkan kayla, takutnya kayla akan memasak untuknya.
__ADS_1
“Yaudah”ucap kayla, kayla memakan spaghetti nya dan tidak sengaja dia tersedak karena memakan makanan yang terlalu cepat dengan reflek Nathan membawakan minuman dan mendekat ke arahnya kayla.
“Ini minum dulu, pelan-pelan makannya”ucap Nathan sambil memberikan minumnya kepada kayla dan memastikan kayla baik-baik saja.
“Makasih Kak”ucap kayla mengambil air minumnya dari Nathan padahal Reynad pun sudah mengambil minum untuk kayla hanya saja, kecepatan Reynad lebih cepat di bandingkan dirinya.
Lisa yang melihat semua itu. Dia heran apakah Nathan masih ada rasa untuk kayla karena dia yang perhatian kepada kayla melebihi kepadanya.
“Nath gak usah perhatian sama kayla, perhatian aja sama pacar lo, kayla ada gue”ucap Reynad karena ia merasa cemburu melihat Nathan bersama kayla yang begitu perhatian.
“Tapi kan Rey, gue udah anggap kayla adik gue”ucap Nathan yang membela dirinya.
“Kayla ada gue dan kayla pacar gue jadi gue gak mau ada orang lain yang perhatian sama kayla melebihi gue”ucap Reynad memperingati Nathan takutnya Nathan kembali mencintai kayla lagi padahal dia yang sudah berusaha keras untuk mendapatkan kayla.
“Kalian pacaran sejak kapan?”tanya Nathan yang keget karena kayla yang berpacaran bersama dengan Reynad.
“Udah kak rey, kak Nathan cuman ini aku baik-baik aja, jangan malah berantem dong”ucap kayla yang takutnya kedepannya mereka akan berantem dan semakin bertegangan.
“Iya kak, perhatiin aku aja, aku juga butuh perhatian”ucap Lisa sambil melihat ke arah Nathan yang hanya memperhatikan sahabatnya dan bukan dirinya.
“Yaudah Sorry Rey. Gue gak akan perhatian sama kayla lagi, makannya abisin kay”ucap Nathan yang dimana dia harus ikhlas kayla bersama dengan Reynad dan dia juga harus berusaha perhatian dan selalu ada untuk lisa.
“Yaudah gue Maafin, tapi kedepannya jangan perhatian lagi sama kayla, dan kamu kayla jangan pernah makan masakan orang lain lagi, kalau lapar panggil aku atau suruh ART”ucap Reynad yang semakin protektif kepada kayla.
“Iya kak”ucap kayla menjawab dengan singkat karena ia yang malas mendengarkan Reynad berbicara karena kedepannya akan semakin pusing saja.
“Kalian disini, gue kira dimana”ucap Ervan yang baru saja datang dan melihat teman-temannya dan kedua adiknya berada di rumah.
“Iya kak baru sampai”ucap kayla yang tengah makan.
__ADS_1
“Mamah sama papah kemana sepi?”tanya Ervan sambil melihat ke kiri dan ke kanan.
“Mamah belum pulang kak”ucap Lisa yang menjawab.
“Pasti kalian nyari kesempatan dalam kesempitan sama adik gue”ucap Ervan sambil melihat ke arah kedua temannya.
“Apaan sih van, Enggaklah gue gak sebajingan itu”ucap Reynad yang bisa-bisanya Ervan berpikiran negatif kepadanya.
“Jangan bicara gitu van, mereka juga orang baik gak bakalan begitu”ucap nasya yang juga ikut ke rumahnya Ervan.
“Gue bercanda kok, kalian serius amat”ucap Ervan yang sambil melihat ke arahnya yang lain yang tampak serius.
**
Sedangkan di tempat lain di belahan dunia lain, hari ini Kevin tengah marah sejadi-jadinya karena dia mendengar kayla dan Reynad sudah pacaran dari orang yang dia suruh untuk mengikuti dan memantau keadaan kayla, dia kecewa kepada kayla yang bisa-bisanya kayla mengkhianatinya dengan berpacaran dengan orang yang paling dia benci, apakah selama ini perasaan dia terhadap kayla tidak kayla aggap lagi.
Kevin melempar barang-barang yang ada disana dan seketika Rose yang sedang berada di kamarnya pun kaget dan menghampiri kevin yang tengah marah.
“Ahh sialan”ucap kevin yang memukul kaca.
“Vin kamu kenapa?”tanya Rose yang berlari menghampiri kevin yang tengah marah serta kamar yang berantakan.
“Lo ngapain kesini? Lo pergi sana”ucap kevin yang merasa terganggu atas kehadirannya Rose.
“Tapi Vin, kamu kenapa? Ada masalah apa?”Ucap Rose yang tidak tega meninggalkan kevin sendirian apalagi dia yang sedang emosi dan marah takutnya terjadi sesuatu kepadanya.
“Lo pergi jangan ganggu gue”ucap kevin yang mendorong Rose keluar, pokoknya hari ini dia tak ingin di ganggu oleh siapapun, ia ingin meluapkan emosinya.
“Jangan harap kalian bahagia, gue akan hancurin kalian”ucap Kevin dengan penuh amarah dan dia ingin segera pulang ke tanah air ia ingin segera membalaskan dendamnya kepada kayla dan sahabatnya.
__ADS_1