Jakarta love Story

Jakarta love Story
Balapan


__ADS_3

Mereka berjalan-jalan alangkah senangnya kayla mempunyai sahabat sebaik Rizky dan stefanie, sebenarnya kayla enggan untuk pulang tapi bagaimana ibunya akan mencarinya, kayla sampai kerumah dengan bareng Rizky yah karena Rizky tetangga Lisa sesampainya di rumah kayla langsung masuk ke dalam kamar.


“Tumben kay pulang agak sorean dari mana?”tanya bi Aminah yang heran tidak biasanya kayla pulang tidak bareng dengan den Ervan dan Lisa


“Tadi kayla ketoko buku Bu”ucap kayla seraya berbohong kepada ibunya.


Sedangkan Lisa masih kesal terhadap kayla, kayla kecewa kenapa kayla tidak berkata jujur kalau dia suka sama Nathan, sedangkan Ervan berpikir bagaimana agar adiknya dan kayla tidak marahan terlalu lama.


****


Sedangkan ditempat lain Nathan, Kevin dan edwar yang tengah duduk bertiga di sebuah cafe.


“Kita balapan, kalau loe menang gue bakalan lepasin kayla, gue akan menjauh dari kayla, sedangkan kalau gue menang loe jauh in kayla”ucap Kevin kepada Nathan karena dia yakin Nathan akan kalau kalau melawan dia balap motor.


“Oke gue setuju, gue yakin bakalan menang lawan loe”ucap Nathan


“Kalian yakin mau balapan?tanya edwar


“Gue yakin”ucap Kevin


“Gue juga yakin”ucap Nathan


“Emng kayla barang dijadikan jaminan sama kalian”ucap edwar


“Berisik loe jangan protes”ucap Kevin


“Oke nanti kita balapan jam 23.00 jalanan xxxxx”ucap Nathan


Edwar yang bingung harus bagaimana, dia bingung harus berpihak kepada siapa?mereka semua sahabatnya, apakah persahabatan akan rusak dengan adanya cinta tapi ntahlah edwar pun mulai pusing.


“Jangan lupa loe datang yah, dan jangan kasih tau Ervan”ucap Kevin


“Iya iya”ucap edwar


“Lebih baik sekarang gue balik dulu”ucap Nathan meninggalkan mereka berdua


Dari percakapan mereka ada seseorang yang mendengarkan tanpa pikir panjang orang itu akan memberi tahu kayla bahwa mereka balapan.


Tak lama disusul oleh Kevin dan edwar mereka pulang karena nanti malam mereka akan bertanding balap motor.


***


Dirumah Lisa saat ini mereka sedang berada dimanja makan, sedangkan pak Farhan sedang berada diluar kota mengurus bisnisnya


Lis kenapa kamu cemberut terus sayang?tanya Bu wulan karena tidak biasanya anaknya tidak semangat biasanya anaknya ceria


“Gak apa-apa kok mah”ucap Lisa

__ADS_1


“Ervan beberan Lisa gak apa-apa?tanya mamah


“Enggak kok mah, paling dia pusing sama pelajaran”ucap Ervan yang tak mungkin dia akan mengatakan yang sebenarnya.


Selesai makan mereka menuju kamar.


Sedangkan kayla tengah membaca novelnya di kamar.


“Nak bagaimana sekolah kamu?”tanya bi Aminah


“Sekolah kayla baik kok mah lancar”ucap kayla


“Maaf yah kay, ibu gak bisa kasih kamu lebih”ucap bu Aminah


“Enggak bu kayla udah bahagia kok hidup seperti ini, asal ada ibu yang selalu ada buat kayla”ucap kayla seraya memeluk ibunya, yah harta yang paling berharga, orang yang kayla miliki hanya ibunya gak ada yang lain, bagaimana seandainya dia kehilangan ibunya, kayla akan hidup bersama siapa.


“Iya nak”bu Aminah pun membalas pelukan anaknya.


“Yaudah kamu tidur nak”, sudah malem yah waktu menunjukkan pukul 21.00 karena seperti biasa kayla suka tidur sebelum larut karena nanti shubuh kayla harus bangun.


Bu Aminah meninggalkan kayla di kamarnya, dan kayla pun tertidur.


Tepat pukul 23.00 kayla mendapatkan telpon dari seseorang, kalau Nathan dan Kevin akan mengadakan balapan, seseorang itu bilang bahwa taruhan mereka kalau menang adalah kayla.


Kayla yang bingung harus datang bersama siapa lalu menghubungi Ervan melalui telpon nya karena tidak mungkin kayla mengetuk pintu Ervan nanti semua yang ada dirumah terbangun lalu Ervan mengangkat telpon dimana Ervan memang belum tidur karena mengerjakan tugas sekolah, setelah mendengar telpon kayla, Ervan keluar kamar dan sudah ditunggu kayla di luar rumah.


“Entahlah kak, kayla juga kurang tau”ucap kayla yang memang belum tahu apa yang terjadi


Ervan dan kayla pun masuk ke dalam mobil menuju jalanan xxx untungnya dijalan sepi mungkin karena malam sehingga jalanan kosong jadi tak perlu waktu lama kayla dan Ervan pun sampai.


Yah mereka sedang balapan entah siapa yang menang belum tau.


“Ada apa ed?”tanya Ervan


“Kalian ngapain kesini?”tanya edwar


“Kayla minta gue anterin dia kesini”ucap Ervan


Selang beberapa waktu akhirnya selesai dengan Kevin yang unggul lalu mereka melihat ke arah kayla, lalu mereka turun dari motor.


“Kamu ngapain kesini malem-malem”ucap Kevin


“Lihat yang balapan”ucap kayla.


“Kalian ngapain balapan liar kaya gini”tanya Ervan


“Kita udah lama gak balapan”ucap Nathan berbohong

__ADS_1


”jadi siapa yang menang?siapa yang harus jadi pacar gue?”tanya kayla dengan rasa sakitnya.


“Dari mana loe tau?tanya Kevin


“Gak usah tanya dimana gue tau ini”ucap kayla


“Maafin kita kay”ucap Nathan


“Kalian pikir gue ini barang bisa seenaknya kalian ambil dan buang begitu saja, gue ini manusia gue punya hati, gue gak nyangka kalian kaya gini sama gue, gak mau ketemu sama kalian berdua, gue benci sama kalian berdua, jangan harap gue mau sama salah satu dari kalian”ucap kayla seraya menangis.


“Ayo kak kita pergi”ucap kayla kepada ervan sedangkan ervan mengikuti apa kata kayla.


Sedangkan seseorang yang memberi tahu kepada kayla pun tersenyum, dia bahagia bahwa kayla membenci kedua lelaki itu sehingga dia mempunyai kesempatan untuk mendekati lelaki itu, sedangkan Kevin dan Nathan bingung dari mana kayla tau mereka balapan.


“Ed apa loe yang ngasih tau ke kayla?”tanya Kevin


“Enggak kok gue gak ngasih tau siapa-siapa malahan gue kaget saat kayla sama ervan ada disini”ucap edwar yang merasa heran


“Kira-kira siapa yang ngasih tau”ucap Nathan


“Kalian juga sih pake balapan segala kan sekarang jadi begini, kayla gak akan mau sama salah satu dati kalian”ucap edwar


“Berisik loe”ucap Kevin


Kevin yang bingung harus berbuat apa lagi, kesempatan buat memenangkan hati kayla semakin tipis karena kejadian hari ini.


“Sepertinya kita harus minta maaf sama dia”ucap Nathan


“Gak semudah itu Nath”ucap Kevin


“Yaudah lah balik aja gue ngantuk udah malam”ucap edwar


Akhirnya mereka bertiga pun pulang menuju rumah, dengan perasaan bingung bagaimana caranya kayla akan memaafkannya, sedangkan diperjalanan kayla terus menangis sehingga membuat ervan bingung harus bagaimana.


“Jangan nangis terus dong kay”ucap ervan


“Maafin Kaka gak bisa jaga kamu dari sahabat Kaka, Maafin Kaka yang kurang tegas terhadap sahabat Kaka”ucap ervan


“Bukan Kaka yang salah, ini mungkin hidup kayla harus gini kak”ucap kayla


Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya ervan dan kayla sampai dirumah nya ervan segera kayla dan ervan turun dari mobil.


“Cepet tidur, jangan bagus terus”ucap ervan


“Baik kak”seraya berjalan ke kamar belakang untung menya Bu Aminah tidak bangun dan tidak mengetahui kayla keluar rumah


Sedangkan ervan sampai di kamarnya dan segera merebahkan badannya diranjang.

__ADS_1


__ADS_2