
Pagi pun datang dengan sinar matahari yang sudah memasuki celah-celah jendela dan seperti biasa yang lainnya baru saja terbangun dari tidur indahnya sedangkan kayla yang sedang menyiapkan sarapan untuk mereka bersama dengan bi inah yah memang kayla yang tidak suka bangun siang karena menurutnya kalau bangun siang maka kepalanya akan pusing.
“Kayla kemana?”tanya stefanie tak kala bangun dan tidak melihat adanya sosok kayla di ranjangnya.
“Kayla biasanya lagi masak, Yaudah kita bersih-bersih dulu nanti sarapan”ucap Lisa yang berjalan menuju kamar mandinya.
Sedangkan para laki-laki pun sudah terbangun dan segera membersihkan diri setelah itu turun ke lantai bawah dan seperti biasa Kevin yang melihat kayla yang tengah menyiapkan makanan yang membuatnya terpesona dan jatuh cinta untuk kesekian kalinya.
“Lagi apa sayang?”tanya Kevin yang mendekat ke arahnya kayla.
“Lagi nyiapin sarapan, kak Kevin duduk dulu aja sambil nunggu yang lain”ucap kayla tak kala Kevin mendekat.
“Apa ada yang bisa Kakak bantu?”tanya Kevin
“Gak usah kak, udah mau selesai Kakak duduk aja”ucap kayla yang kembali mambwa makanannya.
Dan tak lama yang lainnya pun turun dari lantai atas dan berjalan menuju meja makan yang sudah banyak makanan yang terhidang.
“Oh yah bi mamah sama papah kemana?”tanya Ervan yang duduk di kursinya.
“Tuan sama nyonya ada urusan den keluar kota”ucap bi inah yang tengah menyiapkan makan.
“Ayo makan”ucap kayla setelah semuanya kumpul di meja makan.
“Nih lo yang masak?”tanya edwar yang duduk terpesona dengan begitu banyak makanan yang kayla hidangkan.
“Enggak kak, di bantuin bi inah”ucap kayla yang mengambil nasi untuk Kevin.
“Oh yah kak Kevin mau makan sama apa?”tanya kayla yang hendak mengambil makanan untuk Kevin.
“Ayam aja sama capcay”ucap Kevin dan kayla pun mengambil makanan yang di inginkan Kevin dan menaruhnya di dekat Kevin.
“Kalian kaya suami istri aja”ucap Lisa yang melihat pemandangan di depannya.
“Biarin yah memang gue udah lamar kayla dan gue lulus kuliah atau kalau perlu lulus SMA kayla gue nikahin”ucap Kevin yang terlihat ngebet ingin segera menikah dengan kayla.
“Jangan dong, ingat kayla adik gue dan lo jangan ngelangkahin gue”ucap Ervan yang tidak terima karena ucapannya Kevin bagaimana pun juga mereka yang sudah seperti adik Kakak dan memang benar yang menikah harus Ervan terlebih dahulu.
__ADS_1
“Iya bener tunggu kita berdua nikah baru kayla boleh nikah”ucap lisa yang ia pun tak mau kalau kayla menikah duluan.
“Lagian lo nya jomblo terus”ucap Kevin yang bagaimana tidak Lisa yang masih jomblo dan kapan akan mempunyai kekasih.
“Jangan dengerin kak Kevin dia bercanda lagian kayla juga masih banyak impian yang belum kayla capai”ucap kayla ia masih ingin sekolah dan meraih cita-cita yang lain.
“Iya kak Kevin pikirin juga masa depan kayla masa masih muda kayla nanti udah hamil kan kasihan”ucap stefanie yang memikirkan bagaimana kalau kayla hamil saat usianya masih muda.
“Memang kamu gak mau nikah muda?”tanya edwar yang melihat ke arahnya stefanie.
“Yah enggak, minimal aku lulus kuliah”ucap stefanie.
“Kok jadi bicara nikah lebih baik ayo makan nanti keburu dingin dan gak enak”ucap kayla yang mengambil makanannya dan menyuapkan ke mulutnya.
Mereka semua pun makan dan kadang di selingi oleh beberapa pembicaraan.
“Enak masakan lo”ucap edwar yang menyuap makanannya.
“Padahal sayang kamu jangan masak jadinya kan laki-laki lain merasakan masakan kamu yang begitu enak pokoknya masakan kamu hanya untuk aku seorang”ucap Kevin yang tak terima kayla memasak untuk orang lain.
“Yah gak apa-apa dong kak”ucap kayla bagaimana bisa ia harus bisa memasak untuk Kevin sedangkan ia setiap hari memasak.
“Yah bukannya begitu tapi”ucap Kevin tapi terpotong oleh Ervan.
“Gue suka banget sama masakan kayla teringat masakan Bu Aminah bagaimana pun juga gue seumur hidup paling sering makan masakan Bu Aminah”ucap Ervan menyuap makanannya.
“Udah kak nanti kayla sedih lagi”ucap Lisa yang sudah melihat kayla berkaca-kaca.
“Udah kay jangan sedih”ucap stefanie sambil mengusap pundaknya kayla.
“Enggak kok, kalau kak Ervan kangen masakan ibu biar kayla yang masak buat kakak”ucap kayla yang mencoba tegar.
“Maafin kakak yah kay”ucap Ervan yang merasa tak enak karena membuat kayla menangis.
“Enggak apa-apa ayo makan lagi”ucap kayla dan mereka pun akhirnya makan kembali sampai semua yang ada di meja makan habis tak bersisa.
“Ed lo laper?”tanya Kevin yang melihat edwar yang makan begitu banyaknya.
__ADS_1
“Bukan enak makanannya kapan lagi Kan gue makan masakan kayla”ucap edwar yang menyuap lagi sisa makanannya.
“Kalau Kakak mau cobain makanan kayla lagi boleh kok main ke rumah ini, boleh kan kak Ervan?”tanya kayla
“Boleh aja, memang mereka kesini hanya minta makan aja”ucap Ervan yang memang tiap datang kerumahnya sahabatnya hanya minta makan saja bagaikan di rumahnya tidak ada makanan saja.
“Gak boleh, pokoknya edwar jangan nyobain makanan kamu lagi”ucap Kevin begitu cemburu orang lain hanya makan masakan kayla pun bagaimana kalau orang lain ngejar kayla babak belur.
“Kak Kevin cemburuan gak pandang bulu, tenang kak edwar nanti aku masakin buat Kakak”ucap stefanie yang memang ia kesal akan tingkahnya Kevin.
“Memangnya lo bisa masak?”tanya Kevin sambil mengejek sang sepupu.
“Bisa kak, waktu itu kan stefanie buatin kakak spaghetti”ucap stefanie tak mau kalah.
“Spaghetti rasa garam”ejek Kevin lagi dan membuat wajahnya stefanie memerah karena begitu marahnya dan kesalnya atas ucapan Kevin yang mengejeknya.
“Udah lo jangan ejek pacar gue, gue yakin masakan Fanie gak kala enak dari masakan kayla”ucap edwar yang menghibur pacarnya.
”iya pasti enak kok, kak Kevin udahan jangan ejek Fanie deh”ucap kayla
“Udah lah, kalian udah kenyang kan? Udah nyenyak tidur sekarang kalian pulang berisik”ucap Ervan yang bagaimana bisa sahabatnya berdiam terus di rumahnya.
“Tapi van gue masih kangen kayla”ucap Kevin yang memang ia ingin bersama dengan kayla.
“Lebih baik kakak pulang aja nanti orang tua kakak nyariin kakak”ucap kayla memberi pengertian.
“Iya kak Kevin kita pulang nanti dimarahin lagi”ucap stefanie
“Yaudah deh kita pamit yah”ucap Kevin berpamitan.
“Hati-hati gue gak Anter”ucap Ervan dengan nada dinginnya.
“Gue pulang yah kay”ucap stefanie.
“Gue juga balik”ucap edwar berpamitan.
“Yaudah hati-hati”ucap kayla melambaikan tangannya
__ADS_1
Dan mereka bertiga pun pulang dengan mengendarai mobil sedangkan Kevin dengan motor kesayangannya.