Jakarta love Story

Jakarta love Story
Lagi dan lagi Kevin dan Ervan


__ADS_3

Kayla yang mendengar pertengkaran antara Kevin dan Ervan lama-kelamaan ia tampak muak.


“Stop kenapa kalian malah bertengkar disini? Gak malu apa di dengar oleh banyak karyawan”ucap kayla yang berbicara dengan nada tinggi biasanya ia tidak pernah berbicara seperti itu kepada kakaknya ataupun juga Kevin.


“Iya udah dong kak, malu”ucap stefanie juga yang berada di sana ia juga yang lama kelamaan mulai jengkel dengan pertengkaran di antara mereka.


”kay kakak cuma bela kamu aja, kakak gak ingin kamu dibicarakan yang tidak-tidak oleh orang lain, dan kakak hanya ingin apabila Kevin memang ingin memperbaiki hubungan sama kamu setidaknya dia selesaikan dulu hubungan dia dengan Rose”ucap Ervan yang sudah mulai berbicara pelan karena kayla yang marah kepadanya, Ervan melakukan semua ini untuk kayla, ia tak ingin kayla sedih atau terjadi sesuatu lagi.


“Van, udah gue bilang berapa kali sama lo, gue gak ada hubungan sama Rose, Rose aja yang selalu menganggap gue dan dia tunangan gara-gara orang tua gue yang bilang dan ingin kalau gue tunangan sama Rose”ucap Kevin berusaha menjelaskan apa yang terjadi.


“Tapi harusnya lo bilang dan berusaha meminta restu sama orang tua lo dan jelasin bahwa lo cinta sama kayla dan lo gak mau sama Rose”ucap Ervan yang masih berdiri berhadapan dengan Kevin, ia yang hanya ingin kayla bahagia.


“Gak semudah itu van, lo tau kan gimana orang tua gue, gue perlu waktu agar gue dapat restu dari mereka, sebelum gue dapat restu mereka gue lebih dahulu mengejar kayla, agar kayla tidak di rebut orang lain”ucap Kevin yang tampak ketakutan, takutnya kayla akan berpacaran dengan orang lain dan tidak kembali kepadanya.


“Tapi lo tetap percuma Vin, kayla gak akan mau sama orang tua lo gak merestui kalian”ucap Ervan yang dimana kayla tak ingin hubungan anak dan orang tua menjadi bertengkar dan menjauh hanya gara-gara dirinya.


“Gue usaha Vin, yang penting usaha dulu masalah itu nanti gue pikirin lagi”ucap Kevin yang masih tetap dengan pendiriannya.


“Kalian ngapain berdebat disini?”tanya pak Farhan yang datang keruangannya kayla.


“Ini pah, kita lagi bahas kayla. Iya kan kay?”tanya Ervan sambil melihat ke arah tempat duduk adiknya. “Loh kaylanya kemana pah?”tanya Ervan yang tidak melihat ada adiknya disana.

__ADS_1


“Papah yah harus bertanya, papah nyari kayla makannya papah datang kesini, tapi papah malah lihat kalian berdebat disini”ucap pak Farhan yang ada urusan kepada kayla tapi niat ingin bertemu kayla malah dua orang yang sedang berdebat.


“Tapi tadi kayla disini om, kapan kayla perginya”ucap Kevin yang heran padahal setau dia kayla tadi ada di kursi tempat duduknya bersama dengan stefanie.


“Gara-gara lo sih jadinya kan kayla kabur”ucap Ervan menyalahkan Kevin.


“Harusnya gue yang bilang begitu, kalau lo gak datang tiba-tiba kita gak akan berdebat dan kehilangan jejaknya kayla”ucap Kevin yang kesal karena kayla tidak ada di hadapannya.


“Udah-udah kalian malah berdebat, menganggu pekerjaan kantor saja, lebih baik kalian pulang aja, atau kamu van kalau gak mau pergi kamu disini aja gantian kayla”ucap pak Farhan mengancam sang anak agar mereka berhenti berdebat


“Gak gitu pah. Yaudah Ervan pamit yah pah”ucap Ervan yang keluar dari ruangannya kayla ia tak ingin kalau sampai ia yang bekerja di perusahaan, karena ia tak ingin pusing mengurus sesuatu yang bukan hobbynya.


“Yaudah om, Kevin juga pamit, selamat siang”ucap Kevin yang juga pamit kepada orang tuanya Ervan.


Kayla yang sudah berada di jalan, ia Sedang menyetir mobil bersama dengan stefanie.


“Kay gak apa-apa mereka kita tinggalin?”tanya stefanie yang takut terjadi sesuatu.


“Enggaklah, mereka gak akan saling pukul kok paling terus debat aja, aku pusing Fanie dengerin mereka, aku butuh suasana tenang”ucap kayla yang dimana kepalanya sudah pusing gara-gara Rose yang tiba-tiba datang dan ini malah kakaknya yang berdebat dengan Kevin di ruangannya.


“Iya kay, tapi kay maaf sebelumnya gue cuman mau tanya aja sama lo”ucap stefanie yang masih dengan ragu-ragu.

__ADS_1


“Tanya apa Fanie?”ucap kayla sambil menoleh sebentar dan tak lama ia kembali menyetir.


“Lo masih suka dan ada niatan untuk kembali lagi sama kak Kevin? Maaf gue lancang”ucap stefanie yang walaupun takut kayla marah tapi ia tetap bertanya.


Kayla yang kaget ia tiba-tiba nge rem mendadak untuk saja jalanan sedang sepi jadinya tidak menabrak mobil.


“Kay”ucap Stefanie kaget karena kayla yang tiba-tiba ngerem.


“Maaf Fanie”ucap kayla yang merasa bersalah karena ia ngerem tapi ia juga yang kaget dengan pertanyaan dari sahabatnya itu.


“Lo kaget gara-gara pertanyaan gue, kalau lo gak mau jawab, gak apa-apa kok gue ngerti”ucap stefanie yang tau perasaan kayla bahwa ia yang memang tak ingin membalas Kevin.


“Enggak kok Fanie, masalah itu aku masih belum terpikirkan, Sekarang aku hanya mengikuti arus saja bagaimana dan entah kapan juga aku bakal buka hati buat orang lain”ucap kayla menjelaskan, karena kepergian orang yang ia sayang sangat menyimpan banyak luka, ia yang trauma ketika harus berhubungan lagi dengan orang lain takut mereka akan meninggalkannya.


“Yaudah gak usah di bahas kay, Yaudah biar gue yang nyetir aja yah, lo istirahat aja”ucap stefanie yang melihat kayla sangat lelah.


“Gak usah Fanie, tapi Fanie aku mau ke rumahnya kak Reynad, kamu mau ikut?”tanya kayla ia yang sudah sangat rindu dengan Reynad, ketika dia ingin bercerita ia selalu datang ke makam atau rumahnya Reynad.


“Gue ikut aja kay, lagian gue juga gak ada kerjaan”ucap stefanie yang ingin ikut karena dia yang takut kalau sampai terjadi apa-apa dengan kayla apalagi kayla yang fisiknya terlihat tidak baik-baik saja.


“Yaudah kalau gitu, gue nyetir lagi”ucap kayla yang menyetir kembali dengan fokus sampai dimana ia menyetir sang kakak menelponnya mungkin kakaknya baru sadar bahwa adiknya tidak ada disana.

__ADS_1


“Kay kak Ervan ini telpon”ucap stefanie yang terlihat di layar handphone yang menelpon adalah Ervan.


“Bilang aja, kita lagi jalan-jalan”ucap kayla ia yang tak ingin menambah keribetan dengan mengangkat telpon sang Kakak.


__ADS_2