
Hari Demi hari telah di lalui, dari Ervan dan teman-temannya kuliah di jurusannya masing-masing begitupun kayla dan teman-temannya di SMA yang fokus dengan belajar serta kayla yang kembali bekerja.
Sedangkan hubungan percintaan Lisa dan Nathan masih tidak ada kemajuan sama sekali karena Nathan yang senantiasa cuek dan dingin serta Lisa yang malah tampak akrab dengan Adrian adik kelasnya yang pernah meminta nomor handphone dahulu, sedangkan kayla pun masih sama saja, Reynad yang masih berusaha untuk mengejar kayla dan mendekati kayla walaupun sampai sekarang respon kayla hanya tetap menganggap Reynad sebagai sahabatnya.
Hari ini kebetulan hari minggu yah semuanya terasa malas-malasan dan hanya berdiam diri saja di rumah, Bu wulan dan pak Farhan kebetulan sedang ada urusan di luar kota sehingga tidak ada di rumah, hanya ada Ervan, kayla dan Lisa yanh tengah menonton tv.
Kayla yang duduk karena hari minggu menjadi hari istirahatnya dan ia tak ingin pergi kemana pun. Tak lama suara bel terdengar dan di bukakan oleh bi inah yang terlihat sahabatnya Ervan yang datang ke rumahnya.
“Van? Kalian ngapain?”tanya edwar yang baru saja masuk ke dalam rumahnya Ervan dan berjalan menghampiri Ervan yang tengah terduduk.
“Ngapain kalian kesini?”tanya Ervan tak kala melihat sahabatnya yang datang berbarengan dan membuat Ervan tidak mood.
“Mainlah van, udah lama kita gak kumpul di rumah lo”ucap Nathan yang duduk di kursinya begitupun yang lainnya.
“Ganggu aja kalian, kita lagi butuh ketenangan”ucap Ervan yang merasa terganggu karena kedatangan sahabatnya itu. Padahal hari ini ia ingin istirahat dan tidak melakukan apapun.
“Ganggu apa van? Gue lihat kalian hanya nonton tv aja?”tanya edwar yang melihat Ervan dan kedua adiknya hanya sedang menonton televisi tidak yang lainnya.
“Ganggu istirahat gue sama adik gue”ucap Ervan ia yang kesal sahabatnya ke rumah karena ia takut mengganggu adiknya untuk istirahat.
“Kay? Emang kakak dan yang lainnya ganggu?”tanya Reynad dimana dia yang melihat kayla hanya diam saja sedari tadi tidak banyak bicara.
“Enggak kok kak, kalau mau main boleh”ucap kayla tersenyum.”kalian duduk aja, kayla bawain dulu makanan sama minuman”ucap kayla yang beranjak dari duduknya untuk berjalan menuju ke arah dapur, ia yang berniat untuk membawa makanan yah walaupun sebenarnya dia lagi malas karena kebetulan kayla yang lagi datang bulan.
“Aku bantuin yah”ucap Reynad mengikuti kayla dari belakang, ia yang merasa aneh saat melihat wajahnya kayla yang terlihat pucat.
__ADS_1
“Gue lihat Reynad kaya anak anjing yang mengikuti majikannya”ucap edwar sambil geleng kepalanya melihat itu semua.
“Namanya juga bucin”ucap Ervan yah walaupun ia belum merestui kayla dengan Reynad tetapi dia bersikap baik kepada Reynad setelah terus di nasehati oleh kedua orang tuanya.
Di dapur kayla sedang mengambil makanan dan minuman dari dalam kulkas, Reynad pun ikut membantu.
“Kay kenapa?”tanya Reynad saat melihat wajahnya kayla tampak pucat dan tidak banyak berkata-kata. Reynad pun menempelkan tangannya di jidatnya kayla karena takut kayla kenapa-kenapa.
“Enggak kak, kayla hanya lemes aja karena lagi datang bulan kak”ucap kayla dengan jujur karena memang ketika datang bulan rasanya malas dan sakit.
“Ada yang kamu butuhin? Biar kakak beliin?”tanya Reynad sambil melihat wajahnya kayla yah walaupun pucat tapi masih terlihat cantik alaminya.
“Enggak kak, kayla gak butuh apa-apa, ayo kesana lagi kasihan yang lainnya nunggu”ucap kayla tak enak karena yang lainnya menunggu minuman.
“Yaudah biar kakak yang bawa semuanya”ucap Reynad sambil membawa nampan berisi makanan dan minuman.
“Ini makanannya”ucap Reynad sambil menaruh makanannya di meja sedangkan kayla duduk kembali di sofanya dan tak lupa Reynad pun duduk di samping kayla maklum saja dia bucin yang selalu ingin berada di dekatnya kayla terus.
“Gak main sama stefanie kak?”tanya kayla yang seharusnya kan yanh pacaran itu ada libur bermain bersama menghabiskan waktunya apalagi mereka yang jarang bertemu.
“Main?, gue lupa kay gue ada janji makasih lo udah ngingetin gue”ucap Lisa yang berlari terburu-buru karena ia sampai saja lupa, padahal ia memiliki janji untuk jalan bareng bersama dengan Adrian.
“Lis jangan lari terburu-buru”ucap Ervan yang melihat adiknya berlari ia takut kalau adiknya jatuh.
“Lo janjian mau main sama Lisa Nath?”tanya Reynad penasaran kenapa Lisa terburu-buru.
__ADS_1
“Enggak, gue kan mau kumpul sama kalian semua”ucap Nathan dimana ia memang tidak ada janji bersama siapapun.
“Mungkin gebetan baru kali Rey, yakali Lisa ngejar-ngejar terus Nathan”ucap edwar sambil melihat ke arahnya Nathan.
“Kay kamu tau Lisa mau kemana?”tanya Ervan yang penasaran karena ia yang tidak tau gerak gerik adiknya selama ini karena mereka yang sudah tidak satu sekolah lagi.
“Enggak kak, tapi kayanya Lisa janjian sama Adrian deh, soalnya belakangan ini Lisa akrab sama Adrian”ucap Lisa karena semakin kesini melihat Lisa akrab dengan Adrian dan sudah tidak memikirkan Nathan lagi.
“Kayanya Lisa beneran move on deh”ucap edwar sambil melihat ke arahnya Nathan yang masih saja diam.
“Baguslah, biar dia gak malu-maluin ngejar laki-laki terus”ucap Ervan yang merasa tenang karena adiknya setidaknya telah melupakan Nathan.
Tak lama datang pak satpam untuk memberi tahukan bahwa ada tamu yang sedang menunggu di luar sana.
“Non kayla di luar ada den Adrian nyari non Lisa dan ada den Steven juga katanya mau ketemu non kayla”ucap pak satpam tersebut kepada kayla.
“Steven? Yaudah pak bilang tunggu yah”ucap kayla yang tengah berdiri begitu pun pak satpam yang kembali ke depan.
“Steven siapa kay?”tanya Ervan yang tidak mengetahui.
“Adik tingkat baru kak”ucap kayla.
“Ciee kayla doyan brondong”ucap edwar mengejek kayla sambil tertawa kecil.
“Diam lo”ucap Reynad yang panas mendengar itu semua, belum juga dia mendapatkan kayla sudah ada tang menggoda kayla.
__ADS_1
“Lo pacaran kay sama dia?”tanya Nathan juga yang penasaran.
“Enggak kak, cuman adik kelas aja kok, Yaudah kayla kedepan dulu”ucap kayla yang berjalan menuju ke depan karena tidak enak kalau Steven menunggunya, sambil berjalan ia pun bingung karena buat apa Steven kesini satainya dia Enggak ada janji dengan siapapun, dari pada terus berpikir dan tak menemukan jalannya akhirnya kayla pun berjalan keluar untuk menemui Steven.