
Hari ini hari jeda setelah ujian, Kevin yang sedang sarapan bersama dengan orang tuanya. Tetapi tiba-tiba seseorang datang dan membuat mood Kevin menjadi jelek, karena orang tersebut yang tidak ia harapkan atas kehadirannya.
“Selamat pagi tante,om, Kevin”Rose yang masuk ke rumah Kevin seakan ia di rumah sendiri dan menghampiri keluarga Kevin yang tengah sarapan.
“Pagi sayang sini duduk”ucap bu liliana dengan ramahnya.
“Pagi Rose ada apa tumben pagi-pagi udah kesini?”tanya pak David bingung tidak seperti biasanya Rose sudah berada disini.
Sedangkan Kevin tidak merespon atas ucapan selamat pagi dari Rose malahan ia merasa jiji saat melihat Rose.
“Itu loh pah Kevin sama Rose mau jalan-jalan papah gak ngerti urusan anak muda”ucap bu liliana menjelaskan kepada suaminya sambil tersenyum.
“Siapa juga yang mau jalan-jalan sama dia”ucap Rose yang melihat ke arahnya Rose dengan juteknya.
“Vin kamu jangan bicara begitu kalian itu kan udah tunangan”ucap pak David yang tidak suka anaknya memperlakukan Rose dengan kasarnya.
“Pah, mah aku kan udah bilang kalau aku itu udah punya pacar”ucap Kevin yang marah karena orang tuanya yang memaksa dia untuk terus bersama Rose orang yang tidak lagi ia cintai dan sebatas masa lalu.
“Kamu mencintai perempuan kampungan itu yang tidak jelas asal usulnya”ucap bu liliana yang marah terhadap anaknya.
“Mah kayla itu baik dan jelas asal usulnya”ucap Kevin membela kayla.
“Vin dia itu anak yatim piatu tidak level dengan kamu yang seorang pewaris tunggal keluarga Cortizo”ucap bu liliana yang pokoknya Kevin harus menikah dengan orang yang sederajat dengannya.
“Vin kamu itu harus dengerin apa yang mamah kamu katakan, ini semua demi kebaikan kamu”ucap pak David yang ikut marah.
“Udah tante jangan marahin Kevin, Rose yakin Kevin bisa kembali lagi bersama dengan Rose”ucap Rose dengan begitu percaya dirinya bahwa Kevin akan kembali mencintainya.
“Jangan harap gue mau sama lo sampai kapanpun gue gak bakalan mau sama orang yang udah ninggalin gue”ucap Kevin membentak Rose.
“Vin jaga ucapan kamu”ucap pak David yang berdiri karena ia merasa kesal akan Kevin.
“Pokoknya Kevin gak mau sama Rose dan jangan paksa Kevin untuk kembali lagi sama Rose”ucap Kevin sambil berjalan meninggalkan kedua orang tuanya dan Rose, ia berjalan dengan kesalnya sambil memikirkan bagaimana caranya agar orang tuanya menyetujuinya dengan kayla.
__ADS_1
“Hiks hiks tante”tangis Rose tak kala Kevin membentak nya.
“Maafkan Kevin yah ros, tante janji pertunangan kamu dan Kevin akan terus berlanjut”ucap bu liliana memeluk Rose yang tengah terisak tangisannya.
“Papah gak tau harus bagaimana lagi membujuk Rose agar nurut sama perintah kita”ucap pak David sambil memegang keningnya yang pusing memikirkan Kevin yang tidak menurut apa kata orang tuanya.
“Yaudah tante, om kalau begitu Rose pamit dulu”ucap Rose berpamitan tak kala meninggalkan rumahnya Kevin.
Sedangkan orang tua Kevin hanya melihat kepergian Rose yang menangis terisak. Orang tua Kevin pun bagaimana caranya agar Kevin mau kembali bersama dengan Rose lagi.
***
Sedangkan di tempat lain hari ini kayla tengah bekerja seperti biasa, di hari liburnya kayla akan bekerja di pagi hari agar malamnya ia dapat istirahat.
“Gimana sekolahnya?”tanya Nadya yang ini tau bagaimana kayla di sekolah karena ia yang melihat kayla tidak semangat pasti kayla ada masalah.
“Baik kak”ucap kayla dengan singkat.
“Ini kak”ucap kayla yang baru saja hendak berbicara tetapi terpotong oleh kedatangan Sonya.
“Malah asik ngobrol bukannya kerja”ucap Sonya yang juteknya minta ampun dan terlihat tidak menyukai kayla.
“Iya kak maaf”ucap kayla
“Yaudah ayo kita kerja lagi”ucap nadya dan akhirnya mereka pun bekerja dan tidak berbicara sedangkan Nadya yang hendak melayani pembeli tetapi pembeli tersebut tidak ingin ia layani tetapi ingin kayla yang melayani.
“Silahkan ini menunya”ucap Nadya sambil memberikan menunya ke segerombolan gadis-gadis.
“Mbak boleh kita minta kayla yang melayani”ucap Rose dengan sopan yang mencoba berbicara baik-baik.
“Maaf mbak kaylanya lagi banyak kerjaan”ucap Nadya yang memang kayla tengah mengerjakan pekerjaan yang lain yang ada di belakang.
“Pokoknya saya gak mau tau saya ingin di layani oleh kayla tidak ada kata menolak”ucap Silvi yang marah karena Nadya yang enggan untuk memanggil kayla.
__ADS_1
Sedangkan kayla yang melihat ribut-ribut menghampiri Nadya yang tengah berdiri dengan takutnya.
“Ada apa kak?”tanya kayla saat melihat Nadya yang ketakutan karena bentakan dari Silvi.
“Mereka ingin dilayani oleh kamu”jawab Nadya terbata-bata karena isak tangis.
“Yaudah kak Nadya kebelakang aja biar kayla yang melayani mereka”ucap kayla yang tidak ingin ada keributan.
“Tapi kay”ucap Nadya yang yakin bakalan ada udang di balik batu.
“Gak apa-apa kak”ucap kayla mencoba membuat Nadya tenang agar Nadya tidak tertimpa masalah atas dirinya yang kayla yakin mereka kesini hanya ingin merundung kayla.
Yang mau tidak mau Nadya pergi meninggalkan kayla dan segerombolan orang-orang tersebut.
“Ini menunya Silahkan kalian mau pisan apa?”tanya kayla dengan sopannya sambil memberikan buku menunya.
“Kita pesan es jeruk 2 sama spageti ya 2 dan juga kentang goreng 2 sama jus alpukat nya 2”ucap Sarah yang memesan makanannya.
“Silahkan tunggu sebentar yah”ucap kayla yang berjalan meninggalkan Rose dan yang lainnya.
“Tumben baik sama kayla?”tanya nabila yang bingung saat melihat temannya baik terhadap kayla.
“Permainan belum di mulai”ucap Rose sambil tersenyum jahatnya memikirkan bagaimana caranya agar bagaimana menjahili kayla agar di pecat dari cafe tersebut dan menderita.
Tak lama kayla yang membawa minumannya dengan sangat hati-hati karena ia tidak mau terjadi masalah tetapi apa daya kaki Silvi yang selonjoran sehingga membuat kayla terjatuh dan minumannya yang tumpah ke baju yang di gunakan oleh Rose dan Sarah.
“Lo bisa lihat-lihat gak kalau kerja”ucap Silvi yang marah karena kejadian tersebut.
“Maaf kak tapi tadi”ucap kayla yang berdiri dari posisi duduknya berusaha menjelaskan bahwa tadi ia terpeleset oleh kakinya Silvi.
“Tapi apa?”tanya Rose yang marah karena kayla yang menumpahkan minuman ke bajunya dia.
“Maaf kak, kayla bantu bersihkan”ucap kayla sambil mengambil tisu yang ada di mejanya untuk membersihkan bajunya Rose yang terkena noda.
__ADS_1