
Matahari pagi telah menyinari dan masuk ke celah-celah rumah untuk memberitahukan bahwa hari ini pagi telah datang.
Seperti biasa di rumah kekuarga Ervan mereka sekarang tengah sarapan di ruang makan.
“Gimana semalem sayang?”tanya Bu wulan ingin tahu cerita kayla tentang pertemuan dengan keluarga Kevin.
“Baik mah”ucap kayla simpel karena bingung harus menjelaskan apa yang terjadi.
“Mereka gimana memperlakukan kamu? Apa mereka menerima kamu”tanya pak Farhan yang tengah melihat ke arah kayla.
“Baik pah, papah jangan khawatir”ucap kayla sambil tersenyum menyimpan kesedihan nya.
“Tapi tumben lo pake kacamata?”tanya Lisa heran.
“Mata aku lagi sakit jadi malu kelihatan bengkak”ucap kayla semoga aja keluarga nya tidak bertanya yang lain-lain.
“Oh oke”ucap Lisa sambil melanjutkan makannya.
“Kalau ada apa-apa lo cerita sama kita yah”ucap Ervan yang merasa bahwa kayla menyembunyikan sesuatu.
“Iya kak”ucap kayla
Mereka pun melanjutkan makannya tanpa diselingi dengan obrolan, setelah selesai makan mereka bergegas untuk berangkat sekolah sedangkan pak Farhan dan Bu wulan pun berangkat untuk bekerja.
Setelah sekitar 30 menit akhirnya mereka sampai kesekolah dan benar saja sudah ada teman-temannya yang menunggu.
“Aku masuk dulu yah”ucap kayla seraya meninggalkan mereka yang berada di parkiran.
“Tunggu kita”ucap stefanie sambil berlari menuju ke arah kayla.
“Lo buru-buru banget”tanya Rizky yang merasa heran.
“Lagi ada tugas yang belum aku kerjakan”ucap kayla sambil terus berjalan ke kelasnya tapi tiba-tiba ada seseorang yang berdiri di depan kayla.
“Gue harap lo gak ganggu Kevin lagi, lo jauhin Kevin”ucap Rose sambil mendekat ke arah kayla.
“Harusnya kakak yang gak boleh deket-deket sama kak Kevin, kak Kevin punya kayla”ucap Lisa dengan tatapan penuh kebencian.
“Kalau udah putus yah putus aja”ucap Rizky
“Gue kasih tau yah, gue sama Kevin itu udah tunangan dan kayla juga tau bahwa gue semalem bertunangan sama Kevin jadi gue berhak buat gue memperingati lo agar lo jauhin Kevin”ucap Rose sambil menunjuk-nunjuk ke arah kayla.
__ADS_1
“Lo gak gitu juga kali main tunjuk-tunjuk orang aja”ucap Lisa yang penuh dengan amarah.
“Udah, udah lis lebih baik kita ke kelas aja”ucap kayla sambil meninggalkan Rose dan diikuti oleh teman-temannya.
“Awas aja lo, gue gak bakal Biarin lo rebut Kevin lagi”ucap Rose sambil berjalan menuju ke arah kelasnya.
***
Di kelas XII
“Gue mau tany kenapa tadi malam kayla di anterin sama Reynad?”tanya Ervan yang terlihat penasaran.
“Sama Reynad? Gue pikir di naik taksi semalam ada kesalahpahaman”ucap Kevin menjelaskan.
“Kalau lo gak bisa Anter kayla setidaknya lo telpon gue buat jemput dia, kenapa lo malah Biarin dia pulang sendiri”ucap Ervan
“Kayanya van, kevin udah gak bisa jagain kayla lebih baik kayla buat gue aja”ucap Reynad yang tengah berdiri di samping Ervan dan ikut campur dalam pembicaraan.
“Lo pikir kayla barang hah”ucap Nathan yang ada di sebelahnya.
“Lo bilang apa barusan? Sampai kapanpun gue gak bakalan lepasin kayla”ucap kevin yang langsung beranjak dari duduknya ketika mendengar ucapan Reynad.
“Lo tenang dulu Vin”bujuk edwar agar kevin kembali duduk.
“Haii guys ada pengumuman”ucap Rose yang tengah berdiri di tengah-tengah kantin.
“Pengumuman apa?”tanya siswa yang lain.
“Ganggu orang makan aja lo”ucap edwar sewot.
“Hari ini gue traktir kalian semua yang ada di kantin bebas mau makan apa aja, sebagai bentuk bahwa tadi malam gue dan kevin sudah resmi bertunangan jago gue harap kalian jangan pernah ganggu dan deketin kevin lagi oke”ucap Rose sambil melihat ke arah kevin.
“Wow selamat”ucap para siswa
“Bukannya kevin masih pacaran sama kayla yah?”tanya Nabila yang mendengarkan ucapan Rose.
“Yah lo di tikung sil”ucap Sarah mengejek Silvi.
“Diam lo, sampai kapan pun gue bakalan terus deketin kevin apapun yang terjadi”ucap Silvi
Sedangkan Ervan yang mendengar pengumuman dari Rose merasa marah dan tidak menyangka bahwa sahabatnya itu akan menyakiti kayla.
__ADS_1
“Gue gak ngerti maksud ucapan Rose”ucap edwar yang merasa bingung.
“Lo jelasin ke kita, kenapa bisa begini”tanya Nathan
“Gue gak nyangka lo bakal khianati kayla, dasar brengsek”ucap Ervan seraya memukul kevin
Brugg
“Van gue bisa jelasin”ucap kevin seraya memegang bibirnya.
“Gue gak bakalan lagi percaya sama lo, gue tau kenapa malam kayla nangis itu semua karena lo, kalau lo memang gak serius dan cuman nyakitin kayla kenapa lo suruh dia datang ke ulang tahun orang tua lo hah”ucap Ervan yang sambil memukul kembali.
“Lo tenang dulu van”ucap Nathan melerai.
“Kak udah jangan berantem, udah jangan di permasalahkan”ucap kayla seraya berusaha melerai.
“Lo brengsek Vin, kayla sama orang lain gak boleh tapi lo sendiri tega khianati dia”ucap Reynad.
”van stop lo jangan pukul tunangan gue lagi, kayla yang gak sadar diri dia bukan levelnya kevin”ucap Rose seraya memegang tangan kevin.
“Kak udah, kayla gak mau lihat kakak ribut hanya karena kayla”ucap kayla yang merasa bersalah.
“Kak nasya bawa kak Ervan biar dia tenaganya diri dulu”ucap kayla
“Oke, ayo van terbangun diri kamu”ucap nasya sambil menarik tangan Ervan.
Sedangkan kayla pun berjalan meninggalkan kantin dan disusul oleh Nathan yang berusaha untuk menenangkan kayla.
“Urusan lo sama gue belum selesai”ucap Ervan sambil berjalan meninggalkan kantin.
“Kayla aku bisa jelasin, sial lo kenapa siapa juga yang bertunangan sama lo, sampai kapan pun gue gak bakalan pernah tunangan sama lo”ucap kevin seraya meninggalkan kantin.
“Gak tau malu”ucap stefanie
“ayo Fanie, gue udah gak nafsu”ucap Lisa, lalu mereka berjalan meninggalkan kantin.
“Woy tunggu gue”ucap Rizky yang segera berlari menuju kepada kedua sahabatnya.
“Fanie gue mau tanya mereka beneran tunangan?”tanya Lisa sambil berjalan
“Orang Tua kak Kevin yang maksa buat mereka tunangan, gue juga merasa kecewa sama tante gue, tapi apa boleh buat gue pun gak bisa berbuat apa-apa”ucap stefanie yang merasa bersalah.
__ADS_1
“Lo jangan sedih, bukan salah lo kok, kita hanya bisa berdoa yang terbaik aja”ucap Lisa agar stefanie tidak merasa bersalah.