
Kevin yang terbangun dengan cepat untuk mengejar kayla. Tapi kayla tak terkejar karena kayla yang berlari begitu cepat dan malah keluarga kayla melihat ia dengan tatapan bingung dan aneh.
“Nak Kevin sudah bangun?”tanya Bu wulan yang melihat Kevin tengah berdiri bengong sambil melihat ke arah mereka yang sedang berada di meja makan.
“Iya tante Kevin udah bangun. Maaf tante Kevin ganggu pagi-pagi”ucap Kevin yang merasa malu karena ia yang sudah berada di rumahnya Ervan pagi-pagi sekali dan membuat keributan dengan berteriak mengejar kayla.
“Bukannya lo udah biasa yah, ganggu keluarga gue dari dulu juga”ucap Ervan yang sedang makan sambil melihat ke arah Kevin yang berdiri tak jauh darinya.
“Jangan begitu van, ayo nak Kevin sarapan dulu sama-sama”ucap Bu wulan yang sudah menganggap Kevin seperti anaknya walaupun keluarga Kevin yang memperlakukan kayla tidak baik tapi Bu wulan bukan orang yang pendendam.
“Lagian lo kebiasaan setiap apa-apa selalu aja susahin kayla, ucap Nathan yang masih kesal karena Kevin yang lagi dan lagi menyusahkan adik iparnya.
“Iya bisa gak sih kak Kevin dewasa, jangan dikit-dikit begitu kasihan kayla, dia yang masih sedih mikirin kekasihnya yang meninggal ini mantannya bikin ulah terus”ucap Lisa yang sebal dan kesal dengan kelakuan Kevin.
“Kalian diam jangan bicara begitu gak baik, duduk Vin”ucap pak Farhan melihat ke arah anaknya yang berbicara kepada Kevin.
“Iya om, Kevin duduk”ucap Kevin yang duduk di kursi kosong dengan tatapan yang lain yang kesal kepadanya.
“Om Kevin, jangan buat mamah repot dong. Kan bukan anak kecil, Arsen aja gak pernah buat mamah repot”ucap Arsen yang melihat ke arah Kevin dengan tatapan sinisnya.
__ADS_1
“Iya enggak, Maafin om yah Arsen”ucap Kevin yang mencoba bersikap lembut kepada Arsen sambil mengusap rambutnya Arsen.
“Udah kalian makan, Vin nanti om mau bicara sama kamu, sekarang kamu sarapan dulu”ucap pak Farhan yang sudah tatapan menakutkan dan semua orang pun makan tanpa ada pembicaraan karena melihat wajah pak Farhan yang sudah tak ingin ada perdebatan.
“Hayo loh Vin, makannya lo jangan bikin masalah”ucap Ervan yang mencoba menakuti-nakuti Kevin.
“Udah van diam, makan saja”ucap pak Farhan dengan tegas.
Semua orang sudah selesai untuk makan, Lisa sudah pergi kuliah, Arsen di ambil oleh pengasuhnya, Ervan dan Nathan sudah berangkat bekerja begitupun dengan Bu wulan hanya tersisa pak Farhan dan Kevin yang masih berada di sana.
“Vin om mau bicara sama kamu”ucap pak Farhan dengan serius mereka sekarang sedang berbicara di ruang tamu.
“Kamu masih sayang dan cinta sama kayla?”tanya pak Farhan dengan tatapan yang mematikan.
“Kenapa om bertanya seperti itu?”tanya Kevin yang tidak tau apa maksudnya pak Farhan bertanya seperti itu.
“Jawab saja, om hanya ingin tau kok, kamu jangan malu dan sungkan”ucap pak Farhan yang hanya ingin tau bagaimana perasaan Kevin kepada kayla.
“Kevin masih sangat mencintai dan menyayangi kayla om, Kevin gak pernah bisa lupain kayla makannya sekarang Kevin berusaha mengejar kayla lagi”ucap Kevin dengan serius.
__ADS_1
“Om mengerti Vin, hanya saja ketika kamu ingin kembali lagi sama kayla bukan harus melakukan hal seperti yang kamu lakukan tadi malam, om gak akan melarang kamu kalau kamu gak mencintai anak om, om hanya tak ingin anak om mempunyai pacar seperti itu ketika ada masalah, om hanya ingin ketika ada masalah kamu menyelesaikannya dengan tenang jangan kabur atau berbuat hal yang tidak baik seperti itu”ucap pak Farhan yang menasehati Kevin agar tidak seperti itu.
“Maafkan saya om. Saya tidak berpikiran seperti itu, saya hanya berpikiran sempit om, saya janji tidak akan melakukan hal seperti itu. Semalam saya hanya sedang berpikiran buntu saja”ucap Kevin yang merasa bersalah karena dia yang sudah berbuat seperti itu.
“Kalau kamu ada masalah dan butuh temen cerita atau apapun, kamu boleh kok datang ke rumah om dan bercerita Vin, jangan berbuat hal seperti itu karena itu bisa saja merugikan kamu atau juga orang lain, dan om minta kalau seandainya kamu masih menyayangi dan mencintai kayla kamu harusnya bisa berusaha lebih baik lagi agar kayla menerima kamu dan keluarga kamu menerima kayla dengan baik”ucap pak Farhan yang tak ingin ada permusuhan antara Kevin dan orang tuanya.
“Iya om Kevin minta maaf Kevin salah, hanya saja Kevin sudah lelah om sama orang tua Kevin yang selalu saja tidak mendengarkan apa kata Kevin”ucap pak Kevin yang prustasi.
“Om ngerti Vin. Tapi bukan begitu caranya agar keinginan kita di dengar, tapi kamu harus buktikan pada kedua orang tua kamu bahwa kamu ketika bersama kayla kamu menjadi orang yang lebih baik lagi dan kamu harus buktikan kepada orang tua kamu bahwa kamu tidak salah memilih kayla menjadi pendamping hidup kamu”ucap pak farhan yang ia tau mungkin karena kayla anak yatim jadinya keluarga Kevin tidak menerimanya walaupun sekarang kayla sudah menjadi anaknya.
“Iya om, Kevin akan berusaha buat buktiin sama papah dan mamah kalau kayla yang terbaik untuk Kevin. Asal om restuin Kevin kembali lagi kepada kayla”ucap Kevin yang dimana ia memerlukan dukungan dari orang lain untuk mengejar kayla.
“Om merestui kamu Vin, hanya saja om mohon kamu jangan memaksa kayla untuk kembali lagi sama kamu. Tunggu kayla sendiri yang memilih kamu kembali, karena bagaimana pun kayla baru saja kehilangan orang yang sangat ia cintai dan pasti gak mudah untuk kayla melupakannya”ucap pak farhan sambil melihat ke arah Kevin yang siduk mendengarkan ucapannya.
“Iya om, Kevin janji akan menunggu kayla sampai kayla kembali lagi sama Kevin, makasih yah om udah restui dan dukung hubungan Kevin dan kayla”ucap Kevin yang tersenyum bahagia mendengar ucapan dari pak Farhan.
“Om mohon titip kayla yah, karena tak ada orang yang lebih baik dan cocok untuk kayla kalau bukan kamu”ucap pak farhan yang memang sudah sangat yakin dan percaya kepada Kevin, tapi saat kayla memilih Reynad pun pak farhan tetap mendukung karena maupun Kevin atau Reynad pak farhan tau bagaimana mereka dewasa.
“Iya om terima kasih. Kevin akan berusaha menjaga kayla dan tidak akan pernah meninggalkan atau menyakiti kayla”ucap Kevin yang senang ia hanya perlu meyakinkan kayla dan kedua orang tuanya saja sedangkan masalah Rose Kevin tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan Rose karena sampai kapanpun Kevin tidak akan pernah menganggap mereka bertunangan.
__ADS_1